PKS Dorong Raperda Kesejahteraan Sosial Berpihak pada Rakyat Kecil HUT ke-733 Mojokerto, Gus Barra Tegaskan Perang Melawan Rokok Ilegal: 11 Juta Batang Dimusnahkan Bapenda Mojokerto Perketat Penagihan Pajak, Lima Perusahaan Kena Surat Paksa Rp 4,9 Miliar Paripurna HUT ke-733, DPRD dan Pemkab Mojokerto Perkuat Komitmen Bangun Daerah yang Inklusif dan Berdaya Dari Ruang Sidang ke Jakarta, Ery Purwanti Bawa Semangat Kartini dalam Aksi Nyata Bela Wong Cilik BOSDA 2026 Diperkuat, Pemkot Mojokerto Pastikan Pendidikan Gratis Tepat Sasaran dan Transparan

KALSEL

Haulan Abah Guru Sekumpul Semarak Shalawat Dan Jalur Padat

badge-check


					Haulan Abah Guru Sekumpul Semarak Shalawat Dan Jalur Padat
Perbesar

Haulan Abah Guru Sekumpul Semarak Shalawat Dan Jalur Padat

TAPIN, KALSEL – majalahdetektif.com : Warga Kalimantan Selatan dari berbagai daerah Kabupaten di Kalsel, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur hingga dari pulau Jawa berdatangan ke Majelis I’lm di Mushollah Ar Raudhah Sekumpul Martapura untuk menghadiri acara peringatan haulan Abah Guru Sekumpul KH.Abdul Ghani.Ra ke-19 di tahun 2024 yang berlangsung pada Minggu (14/1) malam pekan kemarin.

 

Para Habib, Ulama Arifinbillah, dan Alimbillah, Hafidz Qur’an berkumpul bersama puluhan ribu jamaah lain yang berdatangan untuk berdoa bersama sekaligus bersholawat sebagai tanda kecintaan mereka kepada Baginda Rasulullah.Saw semata-mata karena Allah ta’ala. Atas dasar kecintaan mereka terhadap Baginda Rasulullah.Saw, para jamaah mengikuti anjuran Rasulullah untuk menghormati para pewarisnya yang diantaranya adalah Ulama Kharismatik di Kalsel KH.Abdul Ghani.Ra atau akrab disapa Abah Guru Sekumpul.

 

Di perbatasan Kabupaten Tapin-Banjar, sehari sebelum acara haul dimulai sampai arus balik keesokan hari setelah acara, situasi jalan padat macet. Petang hari setelah ashar para jama’ah mulai berangkat dari berbagai arah, mereka secara Ikhlash datang ke Majelis I’lm Ar Raudhah Sekumpul Martapura untuk menghadiri haul guna memetik barokah maqamat Abah Guru Sekumpul KH.Abdul Ghani.Ra yang memiliki derajat maqamat Al Qutub atau sejajar Aulia Allah Wali Qutub.

 

Sepanjang jalan di perbatasan kabupaten Tapin Banjar terlihat padat dan macet. Para relawan mengatur secara sukarela demi gurunya ikut mengatur areal parkir di sekitar lokasi hingga sepanjang jalan disediakan rest area tempat peristirahatan dan makanan minuman gratis termasuk tambal ban gratis dari para wakil Allah atau dermawan bagi para jamaah menuju lokasi haulan.

 

“Macet sepanjang jalan dari Martapura, Tungkap, hingga Perbatasan Tapin jalan padat. Namun untungnya ada rest area bagi para jamaah untuk mereka istirahat dan disediakan makan dan minum gratis bila keletihan di jalan,”kata Acil Ibur salah seorang jamaah asal Tanjung.

 

Para pejabat di lingkungan Pemkab Tapin seperti Pj.Bupati Tapin memantau rest area di Tapin mulai dari rest area di Candi Laras Selatan hingga rest area di Rantau Baru.

 

KH.Abdul Ghani Ra atau Abah Guru Sekumpul adalah seorang yang sangat mencintai Baginda Rasulullah.Saw hingga beliau selalu mengajak jamaah para murid-muridnya untuk selalu bershalawat kepada Rasulullah.Saw dan menjadikan ruhani adalah Noor Muhammad. Syariat mulai dari fiqih rukun sholat sesuai pandangan 4 imam disampaikan secara arif bijaksana kepada para jamaahnya agar tidak taqlif ikut-ikutan, Tasawuf pengenalan sifat 20.Tak heran Abah Guru Sekumpul menjadi Ulama Kharismatik dan Arifin Billah yang dicinta, kasih, sayang para murid-muridnya semata-mata karena Allah ta’ala.

 

Pendidikan Agama sekarang yang sudah dianaktirikan, era modern ditengah kemajuan teknologi informasi Internet dan ujaran kebencian di media sosial sampai sempat ada yang meragukan kewilayahan Abah Guru Sekumpul dan mencibirnya melalui data digital video YouTube.

 

Di zaman politik, banyak orang ngaku ulama tapi di ranah politik pemerintahan rela jual agamanya demi seekor sapi dan umrah naik haji, simbol akhir zaman sudah timbul, kuasa sudah diatas hukum, dan anak generasi milineal emas sudah terpengaruh games visual artifisial intelegensi dasar.

 

Fokus melihat struktur pendidikan agama dan pendidikan formal seseorang dari tingkat jenjang Sekolah Dasarnya sampai tingkat berikutnya di Sekolah Menengah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas hingga S1.Untuk meraih ini, ayo semangat belajar dan rajin ke sekolah syaratnya. Pada pendidikan agama rajinlah beribadah sholat mengaji ke majelis. Jangan main games aja.

 

Dari jenjang Maqamat disini rajin beribadah kepada Allah.SWT menjadi sosok Abidin, Alim Billah, dan Arifin Billah.vApa itu maqamat ? Maqamat adalah jenjang tingkat mengenal Allah Rasulullah.Saw. Karena syarat untuk mendapatkan anugerah Allah ta’ala berupa maqamat adalah melalui Inabah kembali kepada Allah dengan cara tobat. Berkat tobat tadi, lalu Allah menganugerahkan maqamat. Ayo introspeksi diri dimana maqamat mu sekarang ? Ada yang maqam diam, seorang yang introvert dan pendiam. Bahkan sampai maqamat Khauf Takut Kepada Allah hingga cucurkan air mata dan kejang-kejang setiap malam kalahkan orang Jepang, atau harapkan Maqamat Abah Guru Sekumpul di tingkat Al Qutub setara Al Ghaust. Tapi hati-hati sakit perut di maqam ini kalau tak selaras cocok.

 

Selanjutnya ada jenjang struktur hallikhwal (keadaan hati), hallikhwal ini juga merupakan anugerah Allah ta’ala. Karena syarat untuk mendapatkan anugerah hallikhwal di jenjang ini melalui cinta yang disandarkan semata-mata karena Allah. Berkat hallikhwal cinta ini lalu Allah anugerahkan hallikhwal lainnya seperti hallikhwal kasih, sayang, rindu, anggun (pemalu), khauf takut, dan lainnya.

 

Baginda Rasulullah Saw juga memiliki putri kesayangan Fatimah Azhara.Ra. Allah menganugerahkan beliau seorang anak berjenis kelamin wanita, jangan heran Rasulullah.Saw menjamin umatnya pada setiap orang tua yang memiliki anak perempuan dengan Surga.

 

Jenjang laduni disinilah para Khawash (Muridun) dan Khawashul Khawash (Muradun) mendapatkan anugerah Allah ta’ala berupa Ilmu yang langsung dari Allah. Seperti Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sebelum diangkat jadi nabi mereka mendapatkan ujian dari Allah ta’ala untuk merelai umat. Ujian berupa perintah Allah ta’ala untuk berkorban dan akhirnya dilaksanakan lalu Allah mengangkat mereka menjadi nabi dan dianugerahi ilmu hukum (Rabbaniyatul Hukum) dan Rabbaniyatul I’lm Nya.

 

Pesan Abah Guru Sekumpul. Jangan bepergian jikalau tak ada faedahnya, lebih baik di rumah dalam khalwat bershalawat. Harta yang kita miliki bakal diwarisi anak cucu. Jasad tubuh bakal diwarisi cacing. Yang kita bawa hanya dosa dan amal untuk menghadap Allah. Janganlah merasa paling hebat dengan kemampuan kalian dengan mengenakan selendang kebesaran Allah ta’ala, karena ilmu bakal kembali kepada Allah.(Nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Tapin Gelar Apel Operasi Lilin 2024 NATARU

20 Desember 2024 - 07:05 WIB

Polres Tapin Gelar Apel Operasi Lilin 2024 NATARU

PT.BRE Salurkan Bantuan Beasiswa Prasejahtera

18 Desember 2024 - 21:15 WIB

PT.BRE Salurkan Bantuan Beasiswa Prasejahtera

Apel Hari Kesadaran Nasional Sekaligus Penyerahan Reward Dan Hadiah

17 Desember 2024 - 21:11 WIB

TAPIN EXPO 2024 Dinas Perindustrian Tampilkan Produk Lokal UMKM Warga Binaannya

17 Desember 2024 - 20:30 WIB

Event Bakar Ikan Lingkup SKPD Se-Kabupaten Tapin

16 Desember 2024 - 21:35 WIB

Event Bakar Ikan Lingkup SKPD Se-Kabupaten Tapin
Trending di KALSEL