MOJOKERTO | Majalahdetektif.com — Optimalisasi penerimaan pajak daerah di Kabupaten Mojokerto menjadi perhatian Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Tidak hanya mengevaluasi capaian penerimaan, Bapenda juga membenahi kinerja internal melalui pembinaan pegawai yang dirangkaikan dengan rapat evaluasi optimalisasi pajak daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bapenda Kabupaten Mojokerto tersebut diikuti seluruh jajaran pegawai, mulai dari pejabat struktural hingga staf lapangan. Forum ini menjadi ruang evaluasi untuk melihat capaian penerimaan pajak sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi berbagai tantangan dalam pemungutan pajak daerah.

Kepala Bapenda Kabupaten Mojokerto menekankan bahwa optimalisasi penerimaan membutuhkan keterlibatan seluruh pegawai. Menurutnya, pajak daerah merupakan salah satu sumber utama pendapatan yang digunakan untuk membiayai pembangunan daerah.
Karena itu, sinergi antarpegawai dan kinerja yang optimal dinilai penting untuk memastikan target penerimaan dapat dicapai.
“Dengan pembinaan yang tepat dan evaluasi rutin, kita dapat memastikan strategi yang lebih baik untuk optimalisasi pajak daerah,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, sejumlah persoalan yang muncul selama tahun berjalan turut menjadi bahan pembahasan. Evaluasi mencakup aspek teknis pelayanan, sosialisasi kepada masyarakat hingga proses penagihan.
Salah satu perhatian yang dibahas adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak. Di sisi lain, kendala teknis dalam sistem pembayaran digital juga menjadi bagian dari evaluasi.
Berbagai solusi mulai dirumuskan untuk menjawab persoalan tersebut. Di antaranya melalui peningkatan kapasitas pegawai dalam pemanfaatan teknologi perpajakan berbasis digital serta penguatan pendekatan persuasif kepada wajib pajak.
Pembinaan tidak berhenti pada aspek teknis. Peningkatan kompetensi dan integritas pegawai juga menjadi bagian penting dalam forum tersebut.
Kepala Bapenda mengingatkan agar jajaran pegawai mampu menjadi teladan bagi masyarakat, terutama dalam hal kedisiplinan, pelayanan prima dan transparansi.
“Dengan integritas yang tinggi dan profesionalisme yang terjaga, kita bisa membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah, khususnya dalam urusan perpajakan,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Bapenda Kabupaten Mojokerto mendorong penguatan sinergi di internal organisasi sekaligus mempertegas komitmen untuk mencapai penerimaan pajak daerah secara optimal.
Evaluasi yang dilakukan secara berkala diharapkan menjadi ruang untuk memperbaiki kinerja, menyesuaikan strategi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Bapenda Kabupaten Mojokerto dalam mendukung penerimaan daerah sekaligus menunjang pembangunan Kabupaten Mojokerto yang berkelanjutan. (Den/Adv)














