Semangat Kemerdekaan, Perumdam Mojopahit Mojokerto Terus Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Dorong Olahraga Inklusif, Kemenpora Latih 115 Penggerak Olahraga Disabilitas di Mojokerto Realisasi PAD Mojokerto Capai 59,95 Persen, Pemkab Apresiasi Wajib Pajak Lewat Undian PKB Satpol PP Mojokerto Sisir 15 Titik, Peredaran Rokok Ilegal Nihil, Pedagang Diminta Tolak Tawaran Murah Serapan Anggaran Dinsos P3A Baru 37,9 Persen, Komisi III DPRD Kota Mojokerto Dorong Percepatan dan Penguatan Perlindungan Sosial Harkopnas ke-79, Pemkab Mojokerto Dorong Koperasi Lebih Modern, Berdaya Saing dan Berbasis Kolaborasi

KALSEL

Antisipasi Bencana & Kerawanan Sosial, Masyarakat Dalam FKDM Kalsel Ikuti Pelatihan Dasar Intelijen

badge-check


					Antisipasi Bencana & Kerawanan Sosial, Masyarakat Dalam FKDM Kalsel Ikuti Pelatihan Dasar Intelijen Perbesar

Antisipasi Bencana & Kerawanan Sosial, Masyarakat Dalam FKDM Kalsel Ikuti Pelatihan Dasar Intelijen

“Aku Akan Tahu, Sebelum Orang Lain Mengetahui, Sukses Jangan Dipuji, Gagal Jangan Dicari”

 

TAPIN, KALSEL – majalahdetektif.com : Maayarakat yang tergabung dalam Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Kota Se-Kalsel mendapatkan teori dasar intelijen menjadi aparat hukum terdepan di lingkungan profesinya dengan prinsip dan motto intelijen “Aku Akan Tahu, Sebelum Orang Lain Mengetahui, Sukses Jangan Dipuji, Gagal Jangan Dicari”.

 

Sesuai pantauan media ini , Peserta selama tiga hari penuh mengikuti pelatihan disertai praktek lapangan bersama 12 Taruna Siswa STIN, sejak hari Kamis (24/11) sampai dengan Sabtu (26/11), bertempat di Hotel Batung Batu Tulis Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

 

Bupati Tapin melalui perwakilan Asisten Administrasi Umum dan Kesra H.Fikri Irmawan.SSTP.MAP menghadiri acara Pelatihan Intelijen Dasar Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kabupaten Kota Se-Kalimantan Selatan.

 

FKDM Kabupaten Tapin salah satu pesertanya bersama tenaga lapangan Badan Intelijen Nasional Propinsi Kalsel mendapatkan tantangan intelegensi menjadi aparat terdepan dalam menghadapi perkembangan teknologi yang sudah memasuki era Revolusi 4.0 dapat menjadi peluang gangguan ancaman stabilisasi yang perlu diwaspadai, terlebih lagi diselipkan dengan isu-isu aktual memiliki pengaruh dahsyat dapat memicu timbulnya kerawanan sosial.

 

Sebagaimana disampaikan Gurbenur Kalimantan Selatan H.Sahbirin Noor dalam arahannya untuk bisa menjadi terdepan.

 

“Kewaspadaan dini perlu lebih ditekankan karena mencegah akan lebih baik dari pada mengobati, isu isu yang menciptakan keresahan di masyarakat perlu ditelaah lebih lanjut. Seperti bencana alam khususnya banjir di Kalsel yang merupakan siklus 100 tahunan pun perlu selalu diwaspadai apalagi Kalimantan khususnya Kalimantan Selatan terkenal dengan wilayah seribu sungainya,”katanya.

 

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Badan Kesbangpol Propinsi Kalsel Heryansyah, Perwakilan dari KA BINDA Propinsi Kalsel (Kabag Pls.BINDA Prop Kalsel Kol.Laut Akhmad Syaifuddin, SH), Para Pejabat Tinggi Pratama Kabupaten Kota Se Kalsel, Ketua FKDM Propinsi Kalsel serta diikuti oleh semua pejabat, mitra dan istitusi yang terkait.(Nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Tapin Gelar Apel Operasi Lilin 2024 NATARU

20 Desember 2024 - 07:05 WIB

Polres Tapin Gelar Apel Operasi Lilin 2024 NATARU

PT.BRE Salurkan Bantuan Beasiswa Prasejahtera

18 Desember 2024 - 21:15 WIB

PT.BRE Salurkan Bantuan Beasiswa Prasejahtera

Apel Hari Kesadaran Nasional Sekaligus Penyerahan Reward Dan Hadiah

17 Desember 2024 - 21:11 WIB

TAPIN EXPO 2024 Dinas Perindustrian Tampilkan Produk Lokal UMKM Warga Binaannya

17 Desember 2024 - 20:30 WIB

Event Bakar Ikan Lingkup SKPD Se-Kabupaten Tapin

16 Desember 2024 - 21:35 WIB

Event Bakar Ikan Lingkup SKPD Se-Kabupaten Tapin
Trending di KALSEL