BOSDA 2026 Diperkuat, Pemkot Mojokerto Pastikan Pendidikan Gratis Tepat Sasaran dan Transparan Pasca Longsor Gondang, 146 Warga Terima Bantuan: Pemkab Mojokerto Percepat Pemulihan Akses Air Bersih Disumpah Jadi Advokat, Hadi Purwanto Didorong Perkuat Peran Hukum untuk Kepentingan Publik DPRD Kota Mojokerto Soroti Optimalisasi PAD dalam 18 Rekomendasi LKPJ 2025 Gangguan Pendengaran pada Anak Sering Terabaikan, RSUD Jombang Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Sidang Paripurna DPRD Mojokerto Tetapkan Arah Baru Pajak dan Retribusi Daerah

Berita Mojokerto

20 Becak Listrik Disalurkan di Kota Mojokerto, Ning Ita Usulkan Penyesuaian Batas Usia Penerima

badge-check


					20 Becak Listrik Disalurkan di Kota Mojokerto, Ning Ita Usulkan Penyesuaian Batas Usia Penerima Perbesar

20 Becak Listrik Disalurkan di Kota Mojokerto, Ning Ita Usulkan Penyesuaian Batas Usia Penerima

Kota Mojokerto, Majalahdetektif.com – Sebagai bagian dari program ekonomi hijau yang digagas Presiden Prabowo Subianto, Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) menyalurkan 20 unit becak listrik kepada para tukang becak di Kota Mojokerto. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka serta mendukung pengurangan emisi karbon di sektor transportasi.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, bersama Wakil Wali Kota Rachman Sidharta Arisandi, turut menjajal langsung becak listrik dengan berkeliling di halaman Rumah Rakyat, Jalan Hayam Wuruk, Magersari, Kota Mojokerto, Selasa (12/3/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita menyampaikan apresiasinya atas program ini. Namun, ia juga mengusulkan adanya evaluasi terhadap batas usia penerima manfaat yang saat ini ditetapkan minimal 60 tahun.

“Batas usia penerima yang minimal 60 tahun membuat jumlah penerima manfaat menjadi terbatas. Padahal, banyak tukang becak di Kota Mojokerto yang usianya sekitar 50 tahun dan mereka juga berminat. Saya telah menyampaikan usulan agar syarat usia ini dapat ditinjau kembali,” ujarnya.

Ning Ita juga menyoroti keunggulan becak listrik dibandingkan becak motor berbahan bakar bensin. Menurutnya, penggunaan becak listrik jauh lebih hemat, karena biaya pengisian daya listrik lebih murah dibandingkan bahan bakar minyak, sehingga dapat meningkatkan pendapatan para pengemudi becak.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program ini merupakan langkah konkret menuju ekonomi hijau dan pengurangan polusi udara.

“Jika program ini terus diperluas ke berbagai daerah, maka kita akan semakin dekat dengan cita-cita Indonesia yang lebih bersih, ramah lingkungan, dan bebas polusi di masa depan,” tutupnya. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SMKN 1 Jatirejo Berbagi Kasih Sayang di Bulan Ramadan

12 Maret 2026 - 22:43 WIB

DKPP Kota Mojokerto dan Bulog Cabang Mojokerto Dukung Gerakan Pangan Murah Nasional

13 Februari 2026 - 14:30 WIB

DKPP Kota Mojokerto dan Bulog Cabang Mojokerto Dukung Gerakan Pangan Murah Nasional

Harumkan Nama PWMR, Ketua PWMR Jadi Pembina Upacara dan Narasumber Seminar di SMKN 1 Sooko Mojokerto

9 Februari 2026 - 13:26 WIB

Harumkan Nama PWMR, Ketua PWMR Jadi Pembina Upacara dan Narasumber Seminar di SMKN 1 Sooko Mojokerto

Membanggakan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Pratama

29 Januari 2026 - 00:53 WIB

Membanggakan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Pratama

SMKN 1 Mojokerto Gelar Career Match & Campus Fest 2026: Cari Kerja atau Kuliah?

23 Januari 2026 - 15:04 WIB

SMKN 1 Mojokerto Gelar Career Match & Campus Fest 2026: Cari Kerja atau Kuliah?
Trending di Berita Mojokerto