DPRD Kota Mojokerto Tekankan Percepatan APBD Perubahan 2026, OPD Diminta Matangkan Program dan Anggaran PKDI Mojokerto Juara PKDI Cup II 2026, Gol Arif Rahman Antar Trofi ke Bumi Majapahit POHON TUMBANG GANGGU LALU LINTAS DI PEREMPATAN JAYANEGARA–PAHLAWAN, POHON KEROPOS JADI SOROTAN Wawali Mojokerto Dorong Perusahaan Lindungi Pekerja, Bukan Sekadar Takut Sanksi Tekan Kriminalitas dari Lingkungan Terkecil, Ning Ita Perkuat Gerakan Kelurahan Sadar Hukum Ning Ita Minta Siskamling Tak Hanya Aktif Saat Lomba, Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

Advertorial

Jangan Anggap Sepele, Dokter Spesialis Urologi RSUD Jombang Beberkan Bahaya Testis Terpelintir pada Pria

badge-check


					Jangan Anggap Sepele, Dokter Spesialis Urologi RSUD Jombang Beberkan Bahaya Testis Terpelintir pada Pria Perbesar

Jangan Anggap Sepele, Dokter Spesialis Urologi RSUD Jombang Beberkan Bahaya Testis Terpelintir pada Pria

Jombang, majalahdetektif.com — Torsio Testis merupakan sebuah kondisi dimana ketika testis atau buah zakar terpelintir yang dapat memicu rasa nyeri hebatpada testis. Ketika mengalami kondisi tersebut, penangananharus segera dilakukan sebelum 6 jam.

Dokter Spesialis Urologi RSUD Jombang dr Sonny AgusSantoso, Sp.U dalam acara Talk Show Humas RSUD JombangMenyapa menjelaskan kepada siapapun yang mengalami testis terpelintir agar segera berkunjung ke UGD untuk dilakukanpemeriksaan.

dr Sonny pun menjelaskan bahwa torsio testis bisa terjadi akibat kelainan bawaan, karena cedera pada testis dan akibat aktivitasfisik yang cukup berat.

“Pertama terjadi kelainan pada organ vital, pada struktur testis dan skrotumnyya jadi mudah berputar, ketika testis berputar dantidak kembali lagi berbahaya. Secara klinisnya merasakan nyerisecara mendadak dan tiba tiba bengkak,” jelasnya.

Beberapa gejala umum yang bisa ditandai yakni ketika testis menyusut, posisi testis yang terpelintir lebih tinggi daribiasanya, bengkak di salah satu skrotum (kantong buah zakar), hingga terasa nyeri yang hebat.

“Ketika ada nyeri mendadak di bagian testis jangan menunda-nunda untuk datang ke UGD saat itu juga, tidak perlu menunggulama. Jangan sampai lebih dari 6 jam. Jika memang sudahterpelintir maka tindakan yang dilakukan adalah dilakukanoperasi. Operasinya itu kita balikan lagi ke posisi semula,” lanjutdr Sonny.

Ketika lebih dari enam jam belum tertangani, ia membeberkanbahwa resiko kematian dari testisnya akan lebih tinggi, sehinggadilakukan tindakan operasi pengangkatan testis.

“Selain itu dampak yang ditimbulkan dari torsio testis adalahgangguan terhadap kualitas sperma dan hormon yang sudahrusak atau normal, bahkan bisa menyebabkan infertil ataukemandulan,” tegasnya.

Jika sudah mengalami gejala yang disebutkan, dr Sonny menghimbau agar segera berkunjung ke Poli Urologi RSUD Jombang atau ke UGD. Karena hal itu butuh tindakan medisyang cepat dan tepat. (Den/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Kota Mojokerto Tekankan Percepatan APBD Perubahan 2026, OPD Diminta Matangkan Program dan Anggaran

23 September 2026 - 22:51 WIB

242 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan di Mojokerto, Pemkab dan BPN Perkuat Perlindungan Aset Umat

8 September 2026 - 12:06 WIB

Kepatuhan Wajib Pajak Diguyur Apresiasi, Bapenda Mojokerto Catat PAD Rp621,06 Miliar

5 September 2026 - 06:42 WIB

Bambang Widjanarko Serap Aspirasi Warga Trowulan melalui Reses Tahap II 2026

4 September 2026 - 18:48 WIB

SMAN 2 Kota Mojokerto Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Semangat Nasionalisme Generasi Muda

31 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Trending di Advertorial