BOSDA 2026 Diperkuat, Pemkot Mojokerto Pastikan Pendidikan Gratis Tepat Sasaran dan Transparan Pasca Longsor Gondang, 146 Warga Terima Bantuan: Pemkab Mojokerto Percepat Pemulihan Akses Air Bersih Disumpah Jadi Advokat, Hadi Purwanto Didorong Perkuat Peran Hukum untuk Kepentingan Publik DPRD Kota Mojokerto Soroti Optimalisasi PAD dalam 18 Rekomendasi LKPJ 2025 Gangguan Pendengaran pada Anak Sering Terabaikan, RSUD Jombang Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Sidang Paripurna DPRD Mojokerto Tetapkan Arah Baru Pajak dan Retribusi Daerah

Advertorial

Jangan Anggap Sepele, Dokter Spesialis Urologi RSUD Jombang Beberkan Bahaya Testis Terpelintir pada Pria

badge-check


					Jangan Anggap Sepele, Dokter Spesialis Urologi RSUD Jombang Beberkan Bahaya Testis Terpelintir pada Pria Perbesar

Jangan Anggap Sepele, Dokter Spesialis Urologi RSUD Jombang Beberkan Bahaya Testis Terpelintir pada Pria

Jombang, majalahdetektif.com — Torsio Testis merupakan sebuah kondisi dimana ketika testis atau buah zakar terpelintir yang dapat memicu rasa nyeri hebatpada testis. Ketika mengalami kondisi tersebut, penangananharus segera dilakukan sebelum 6 jam.

Dokter Spesialis Urologi RSUD Jombang dr Sonny AgusSantoso, Sp.U dalam acara Talk Show Humas RSUD JombangMenyapa menjelaskan kepada siapapun yang mengalami testis terpelintir agar segera berkunjung ke UGD untuk dilakukanpemeriksaan.

dr Sonny pun menjelaskan bahwa torsio testis bisa terjadi akibat kelainan bawaan, karena cedera pada testis dan akibat aktivitasfisik yang cukup berat.

“Pertama terjadi kelainan pada organ vital, pada struktur testis dan skrotumnyya jadi mudah berputar, ketika testis berputar dantidak kembali lagi berbahaya. Secara klinisnya merasakan nyerisecara mendadak dan tiba tiba bengkak,” jelasnya.

Beberapa gejala umum yang bisa ditandai yakni ketika testis menyusut, posisi testis yang terpelintir lebih tinggi daribiasanya, bengkak di salah satu skrotum (kantong buah zakar), hingga terasa nyeri yang hebat.

“Ketika ada nyeri mendadak di bagian testis jangan menunda-nunda untuk datang ke UGD saat itu juga, tidak perlu menunggulama. Jangan sampai lebih dari 6 jam. Jika memang sudahterpelintir maka tindakan yang dilakukan adalah dilakukanoperasi. Operasinya itu kita balikan lagi ke posisi semula,” lanjutdr Sonny.

Ketika lebih dari enam jam belum tertangani, ia membeberkanbahwa resiko kematian dari testisnya akan lebih tinggi, sehinggadilakukan tindakan operasi pengangkatan testis.

“Selain itu dampak yang ditimbulkan dari torsio testis adalahgangguan terhadap kualitas sperma dan hormon yang sudahrusak atau normal, bahkan bisa menyebabkan infertil ataukemandulan,” tegasnya.

Jika sudah mengalami gejala yang disebutkan, dr Sonny menghimbau agar segera berkunjung ke Poli Urologi RSUD Jombang atau ke UGD. Karena hal itu butuh tindakan medisyang cepat dan tepat. (Den/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BOSDA 2026 Diperkuat, Pemkot Mojokerto Pastikan Pendidikan Gratis Tepat Sasaran dan Transparan

20 April 2026 - 14:23 WIB

BOSDA 2026 Diperkuat, Pemkot Mojokerto Pastikan Pendidikan Gratis Tepat Sasaran dan Transparan

DPRD Kota Mojokerto Soroti Optimalisasi PAD dalam 18 Rekomendasi LKPJ 2025

9 April 2026 - 09:58 WIB

DPRD Kota Mojokerto Soroti Optimalisasi PAD dalam 18 Rekomendasi LKPJ 2025

Gangguan Pendengaran pada Anak Sering Terabaikan, RSUD Jombang Tekankan Pentingnya Deteksi Dini

2 April 2026 - 10:30 WIB

Gangguan Pendengaran pada Anak Sering Terabaikan, RSUD Jombang Tekankan Pentingnya Deteksi Dini

Tekan Konsumsi BBM, Ning Ita Hidupkan Kembali Gerakan “Jumat Gowes” untuk ASN

26 Maret 2026 - 08:33 WIB

Tekan Konsumsi BBM, Ning Ita Hidupkan Kembali Gerakan “Jumat Gowes” untuk ASN

Pariwisata Jadi Mesin Baru Ekonomi Kota Mojokerto, Pemkot Genjot Kolaborasi dan Investasi

17 Maret 2026 - 12:32 WIB

Pariwisata Jadi Mesin Baru Ekonomi Kota Mojokerto, Pemkot Genjot Kolaborasi dan Investasi
Trending di Advertorial