RDP TPA Randegan, Warga Kedundung Soroti Dampak Lingkungan hingga Kesehatan DPRD Kabupaten Mojokerto Tegaskan Dukungan Relokasi Ibu Kota, Anggarkan Rp100 Miliar dengan Syarat Perencanaan Matang Bapenda Jadi Motor Digitalisasi Fiskal, Dorong Kemandirian Pembangunan Kabupaten Mojokerto DPRD Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pertanian, Tekan Pengangguran Mojokerto DKPP Kota Mojokerto dan Bulog Cabang Mojokerto Dukung Gerakan Pangan Murah Nasional Jelang Musim Haji 2026, Pemkot Mojokerto Perkuat Pembinaan dan Layanan bagi 224 Jamaah

Uncategorized

IKBAR Sampaikan Hal ini Saat Kampanye di Desa Sumbergirang

badge-check


					IKBAR Sampaikan Hal ini Saat Kampanye di Desa Sumbergirang Perbesar

Mojokerto – Calon Bupati Mojokerto, Hj.dr.Ikfina Fahmawati, M.Si atau yang akrab yang disapa Bu Dokter Ikfina menggelar kampanye di Dusun Tempuran RT 1 RW 1, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Rabu (18/11/2020).

 

Bu Dokter Ikfina dalam kampanyenya mengatakan ada 114.000 warga Kabupaten Mojokerto yang masuk kategori miskin atau. Mungkin diantaranya ada di Desa Kesemen. Karena hal ini merata di seluruh Kabupaten Mojokerto

 

“Karena dari 1,1 Juta Warga Kabupaten Mojokerto, ada 600 ribu warga yang merupakan tenaga kerja dan ternyata diantaranya adalah pengangguran sebanyak 22.000,” ujarnya.

 

Disinggung warga Desa terkait kelangkaan pupuk, Dokter Ikfina menjelaskan bahwa pupuk bersubsidi itu yang ngatur pusat dan provinsi. Jadi ada program dari pusat yakni kartu pra tani, dimana dengan kartu pra tani tersebut semua petani di Indonesia di data langsung secara elektronik untuk mempercepat pemasukan data semua petani yang membutuhkan pupuk subsidi.

 

“Yang jadi masalah pertanian saat ini tergantung pada pupuk Kimia, yang membuat hasil panen menurun dan meningkatkan keasaman tanah. Nah itu yang menjadi program kita, agar para petani tidak tergantung lagi pada pupuk kimia yaitu dengan memakai bibit unggul. Agar ada nilai tambah, tanaman padi dan jagung jangan di jual dalam bentuk mentahan. Jadi beras dan jagung tersebut di olah dulu. Contohnya beras diolah jadi nasi briani, nah itu dijual di Timur tengah mahal. Kemudian jagung itu di olah rasa-rasa. Semua itu akan jadi angan belaka saat IKBAR belum jadi juara Pilkada. Supaya ini semua terwujud saya dan Gus Barra butuh dukungan panjenengan semua untuk mencoblos IKBAR pada 9 Desember 2020,” tutup Dokter Ikfina. (Agung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Pers Nasional 2026, PWMR Gelar Turnamen Mini Soccer, Sosialisasi Jurnalistik, dan Diskusi KUHP

30 Januari 2026 - 14:03 WIB

Peringati Hari Pers Nasional 2026, PWMR Gelar Turnamen Mini Soccer, Sosialisasi Jurnalistik, dan Diskusi KUHP

Pemkab Mojokerto Berikan Apresiasi Wajib Pajak & Perangkat Daerah Dalam Upaya Perkuat PAD

19 Desember 2025 - 05:54 WIB

Pemkab Mojokerto Berikan Apresiasi Wajib Pajak & Perangkat Daerah Dalam Upaya Perkuat PAD

Pemkot Mojokerto Tuan Rumah Pertemuan Bakorwil Bojonegoro: Sinergi Perempuan, Angkat Budaya Lokal

23 Mei 2025 - 00:31 WIB

Pemkot Mojokerto Tuan Rumah Pertemuan Bakorwil Bojonegoro: Sinergi Perempuan, Angkat Budaya Lokal

Melalui Dana Kelurahan, Ning Ita Dorong Warga Aktif Usulkan Kebutuhan Lingkungan Lewat Musbangkel

22 Mei 2025 - 10:14 WIB

Melalui Dana Kelurahan, Ning Ita Dorong Warga Aktif Usulkan Kebutuhan Lingkungan Lewat Musbangkel

788 GTT dan PTT di Kabupaten Mojokerto Terima Insentif, Bukti Apresiasi atas Dedikasi Mendidik

22 Mei 2025 - 08:24 WIB

788 GTT dan PTT di Kabupaten Mojokerto Terima Insentif, Bukti Apresiasi atas Dedikasi Mendidik
Trending di Uncategorized