Paripurna HUT ke-733, DPRD dan Pemkab Mojokerto Perkuat Komitmen Bangun Daerah yang Inklusif dan Berdaya Dari Ruang Sidang ke Jakarta, Ery Purwanti Bawa Semangat Kartini dalam Aksi Nyata Bela Wong Cilik BOSDA 2026 Diperkuat, Pemkot Mojokerto Pastikan Pendidikan Gratis Tepat Sasaran dan Transparan Pasca Longsor Gondang, 146 Warga Terima Bantuan: Pemkab Mojokerto Percepat Pemulihan Akses Air Bersih Tanpa Denda hingga Akhir Juni! Pemkab Mojokerto Buka “Jalan Ringan” Lunasi Pajak di HUT ke-733 Disumpah Jadi Advokat, Hadi Purwanto Didorong Perkuat Peran Hukum untuk Kepentingan Publik

Uncategorized

IKBAR Sampaikan Hal ini Saat Kampanye di Desa Sumbergirang

badge-check


					IKBAR Sampaikan Hal ini Saat Kampanye di Desa Sumbergirang Perbesar

Mojokerto – Calon Bupati Mojokerto, Hj.dr.Ikfina Fahmawati, M.Si atau yang akrab yang disapa Bu Dokter Ikfina menggelar kampanye di Dusun Tempuran RT 1 RW 1, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Rabu (18/11/2020).

 

Bu Dokter Ikfina dalam kampanyenya mengatakan ada 114.000 warga Kabupaten Mojokerto yang masuk kategori miskin atau. Mungkin diantaranya ada di Desa Kesemen. Karena hal ini merata di seluruh Kabupaten Mojokerto

 

“Karena dari 1,1 Juta Warga Kabupaten Mojokerto, ada 600 ribu warga yang merupakan tenaga kerja dan ternyata diantaranya adalah pengangguran sebanyak 22.000,” ujarnya.

 

Disinggung warga Desa terkait kelangkaan pupuk, Dokter Ikfina menjelaskan bahwa pupuk bersubsidi itu yang ngatur pusat dan provinsi. Jadi ada program dari pusat yakni kartu pra tani, dimana dengan kartu pra tani tersebut semua petani di Indonesia di data langsung secara elektronik untuk mempercepat pemasukan data semua petani yang membutuhkan pupuk subsidi.

 

“Yang jadi masalah pertanian saat ini tergantung pada pupuk Kimia, yang membuat hasil panen menurun dan meningkatkan keasaman tanah. Nah itu yang menjadi program kita, agar para petani tidak tergantung lagi pada pupuk kimia yaitu dengan memakai bibit unggul. Agar ada nilai tambah, tanaman padi dan jagung jangan di jual dalam bentuk mentahan. Jadi beras dan jagung tersebut di olah dulu. Contohnya beras diolah jadi nasi briani, nah itu dijual di Timur tengah mahal. Kemudian jagung itu di olah rasa-rasa. Semua itu akan jadi angan belaka saat IKBAR belum jadi juara Pilkada. Supaya ini semua terwujud saya dan Gus Barra butuh dukungan panjenengan semua untuk mencoblos IKBAR pada 9 Desember 2020,” tutup Dokter Ikfina. (Agung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Pers Nasional 2026, PWMR Gelar Turnamen Mini Soccer, Sosialisasi Jurnalistik, dan Diskusi KUHP

30 Januari 2026 - 14:03 WIB

Peringati Hari Pers Nasional 2026, PWMR Gelar Turnamen Mini Soccer, Sosialisasi Jurnalistik, dan Diskusi KUHP

Pemkab Mojokerto Berikan Apresiasi Wajib Pajak & Perangkat Daerah Dalam Upaya Perkuat PAD

19 Desember 2025 - 05:54 WIB

Pemkab Mojokerto Berikan Apresiasi Wajib Pajak & Perangkat Daerah Dalam Upaya Perkuat PAD

Pemkot Mojokerto Tuan Rumah Pertemuan Bakorwil Bojonegoro: Sinergi Perempuan, Angkat Budaya Lokal

23 Mei 2025 - 00:31 WIB

Pemkot Mojokerto Tuan Rumah Pertemuan Bakorwil Bojonegoro: Sinergi Perempuan, Angkat Budaya Lokal

Melalui Dana Kelurahan, Ning Ita Dorong Warga Aktif Usulkan Kebutuhan Lingkungan Lewat Musbangkel

22 Mei 2025 - 10:14 WIB

Melalui Dana Kelurahan, Ning Ita Dorong Warga Aktif Usulkan Kebutuhan Lingkungan Lewat Musbangkel

788 GTT dan PTT di Kabupaten Mojokerto Terima Insentif, Bukti Apresiasi atas Dedikasi Mendidik

22 Mei 2025 - 08:24 WIB

788 GTT dan PTT di Kabupaten Mojokerto Terima Insentif, Bukti Apresiasi atas Dedikasi Mendidik
Trending di Uncategorized