DKPP Kota Mojokerto dan Bulog Cabang Mojokerto Dukung Gerakan Pangan Murah Nasional Jelang Musim Haji 2026, Pemkot Mojokerto Perkuat Pembinaan dan Layanan bagi 224 Jamaah DPRD Kota Mojokerto Kunci Akses Layanan Kesehatan Warga, JKN Nonaktif Jadi Sorotan Serius Harumkan Nama PWMR, Ketua PWMR Jadi Pembina Upacara dan Narasumber Seminar di SMKN 1 Sooko Mojokerto DPRD Kota Mojokerto Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional, Apresiasi Peran Strategis Insan Pers Enam Proyek Prioritas Pemkot Mojokerto 2026, Dari Kantor BPBD hingga Revitalisasi Gelora A. Yani

KALSEL

Pemerintah Daerah Se-Kalsel Rakor Bersama KPK Untuk Cegah Korupsi Di Pelayanan Publik

badge-check


					Pemerintah Daerah Se-Kalsel Rakor Bersama KPK Untuk Cegah Korupsi Di Pelayanan Publik Perbesar

TAPIN, KALSEL, majalahdetektof.com : Sekretaris Daerah Tapin Dr.Sufiansyah, MAP didampingi Kepala Inspektorat Unda Absori SH, MH bersama Penjabat dari 13 Kabupaten kota se Kalimantan Selatan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberantasan Korupsi pada Pencegahan korupsi skala kecil (Petty Corruption) dalam penyelenggaraan pelayanan publik di wilayah Kalimantan Selatan oleh KPK RI. Kamis (27/06), bertempat di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Kalsel.

 

Tujuan rakor ini menekankan pentingnya pencegahan korupsi skala kecil, khususnya dalam pelayanan publik. Hal ini dikarenakan petty corruption dapat menghambat akses masyarakat terhadap pelayanan publik yang berkualitas dan berakibat pada hilangnya kepercayaan publik terhadap pemerintah.

 

Gurbernur Kalsel Sahbirin Noor dalam sambutannya menyatakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyambut baik dan mendukung terhadap Penyelenggara Rapat Kordinasi Pencegahan Korupsi di Kalsel oleh KPK RI. Diharapkan, 13 Kabupaten Kota se Kalsel dapat meningkatkan kualitas pelayanan yang bersih dan bebas korupsi.

 

“Sehingga perlu adanya identifikasi daerah-daerah rawan korupsi pada pelayanan publik di 13 Kabupaten Kota di Kalimantan Selatan. Melalui rakor ini, peserta yang hadir dapatkan strategi pencegahan korupsi di pelayanan publiknya.Untuk itu, mari berikan pelayanan publik yang cepat, bersih, dan tuntutan masyarakat agar bebas dari korupsi,”katanya.

 

Sementara Pelaksana Tugas Pimpinan KPK Alexander mengatakan dalam rapat kordinasi mengajak seluruh jajaran untuk tidak korupsi. “Kami mengajak seluruh kepala daerah, ASN, dan SKPD di Kalimantan Selatan. Mari bersama-sama kita tidak melakukan tindakan korupsi di lingkungan kerja masing-masing,” katanya.

 

Selain itu, Pemanfaatan Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK kami gunakan untuk memantau pelaksanaan program pencegahan korupsi di daerah. Dalam Rakor ini, dibahas bagaimana MCP dapat dioptimalkan untuk meningkatkan efektivitas pencegahan korupsi di Kalsel. Penguatan Peran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki peran penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang bersih dan bebas dari korupsi. Karena itu, Rakor ini juga tak terlepas membahas tentang bagaimana upaya untuk memperkuat integritas dan profesionalisme ASN di Kalimantan Selatan.

 

Selain itu juga diperlukan kerjasama yang kuat antar instansi terkait untuk memberantas korupsi di Kalsel. Rakor ini mendorong koordinasi yang lebih baik antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat sipil.(Nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Tapin Gelar Apel Operasi Lilin 2024 NATARU

20 Desember 2024 - 07:05 WIB

Polres Tapin Gelar Apel Operasi Lilin 2024 NATARU

PT.BRE Salurkan Bantuan Beasiswa Prasejahtera

18 Desember 2024 - 21:15 WIB

PT.BRE Salurkan Bantuan Beasiswa Prasejahtera

Apel Hari Kesadaran Nasional Sekaligus Penyerahan Reward Dan Hadiah

17 Desember 2024 - 21:11 WIB

TAPIN EXPO 2024 Dinas Perindustrian Tampilkan Produk Lokal UMKM Warga Binaannya

17 Desember 2024 - 20:30 WIB

Event Bakar Ikan Lingkup SKPD Se-Kabupaten Tapin

16 Desember 2024 - 21:35 WIB

Event Bakar Ikan Lingkup SKPD Se-Kabupaten Tapin
Trending di KALSEL