Bapenda Kabupaten Mojokerto Evaluasi Kinerja Pegawai, Strategi Optimalisasi Pajak Daerah Diperkuat DPRD Kota Mojokerto Tekankan Percepatan APBD Perubahan 2026, OPD Diminta Matangkan Program dan Anggaran PKDI Mojokerto Juara PKDI Cup II 2026, Gol Arif Rahman Antar Trofi ke Bumi Majapahit POHON TUMBANG GANGGU LALU LINTAS DI PEREMPATAN JAYANEGARA–PAHLAWAN, POHON KEROPOS JADI SOROTAN Wawali Mojokerto Dorong Perusahaan Lindungi Pekerja, Bukan Sekadar Takut Sanksi Tekan Kriminalitas dari Lingkungan Terkecil, Ning Ita Perkuat Gerakan Kelurahan Sadar Hukum

Berita Pemkot Mojokerto

Ning Ita: Kota Sehat Bukan Sekadar Penghargaan, Tapi Bukti Komitmen Nyata

badge-check


					Ning Ita: Kota Sehat Bukan Sekadar Penghargaan, Tapi Bukti Komitmen Nyata Perbesar

Ning Ita: Kota Sehat Bukan Sekadar Penghargaan, Tapi Bukti Komitmen Nyata

Mojokerto, Majalahdetektif.com — Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa predikat Kota Sehat tidak boleh dipandang hanya sebagai ajang seremonial atau pencapaian simbolik. Menurutnya, predikat tersebut merupakan bentuk nyata komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Hal itu disampaikan Ning Ita, sapaan akrabnya, dalam kegiatan pembinaan dan pendampingan Program Kota Sehat yang digelar di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Rabu (16/4/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi penilaian Kota Sehat tingkat nasional tahun depan.

“Kota Sehat bukan tujuan akhir. Ini adalah wujud dari keseriusan kita menjadikan Mojokerto sebagai kota yang sehat dan layak huni,” tegas Ning Ita.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI, dr. Then Suyanti, M.M., yang memberikan pembekalan teknis kepada seluruh pemangku kepentingan terkait implementasi sembilan tatanan Kota Sehat.

Ning Ita turut mengapresiasi kerja sama lintas sektor yang sudah berjalan baik di Mojokerto, mulai dari tingkat kota hingga kelurahan. Ia menyebut keberhasilan Mojokerto tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media.

“Kekuatan Mojokerto ada pada kekompakan dan sinergi semua pihak. Ini yang menjadi modal utama kita,” ujarnya.

Pada tahun 2023, Kota Mojokerto berhasil meraih Swasti Saba Padapa, penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI, setelah memenuhi 9 tatanan dalam penilaian Kota Sehat. Tahun ini, Pemkot Mojokerto kembali bersiap mengikuti penilaian nasional dengan total 146 indikator yang harus dipenuhi.

Ning Ita optimistis Mojokerto mampu meraih predikat tertinggi, Swasti Saba Wistara, melalui komitmen dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

“Dengan semangat kolaboratif yang terus kita jaga, semoga Mojokerto bisa meraih Swasti Saba Wistara tahun ini,” harapnya. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wawali Mojokerto Dorong Perusahaan Lindungi Pekerja, Bukan Sekadar Takut Sanksi

11 September 2026 - 10:14 WIB

Tekan Kriminalitas dari Lingkungan Terkecil, Ning Ita Perkuat Gerakan Kelurahan Sadar Hukum

9 September 2026 - 08:50 WIB

Ning Ita Minta Siskamling Tak Hanya Aktif Saat Lomba, Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

8 September 2026 - 16:50 WIB

PBB 90 Persen hingga Lingkungan Bersih, Ini Lima Kriteria Kelurahan Sadar Hukum

8 September 2026 - 10:16 WIB

Dibekali Keterampilan Kuliner, 60 Warga Binaan Lapas Mojokerto Disiapkan Mandiri Usai Bebas

7 September 2026 - 17:20 WIB

Trending di Berita Pemkot Mojokerto