PU Kota Mojokerto Perkuat Pemeliharaan Jalan, Pastikan Infrastruktur Aman Bagi Warga Sinergi DPRD–Kejari Mojokerto, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pengelolaan APBD Direktur Perumdam Mojopahit Mojokerto Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H Ramadhan Tetap Produktif, Bapenda Mojokerto Gelar Aksi Bersih dan Perkuat Strategi PAD RDP TPA Randegan, Warga Kedundung Soroti Dampak Lingkungan hingga Kesehatan DPRD Kabupaten Mojokerto Tegaskan Dukungan Relokasi Ibu Kota, Anggarkan Rp100 Miliar dengan Syarat Perencanaan Matang

Advertorial

Budiarto Dukung Dinsos Kota Mojokerto Adakan Workshop Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak

badge-check


					Budiarto Perbesar

Budiarto

Mojokerto – majalahdetektif.com :Anggota DPRD Kota Mojokerto, Budiarto mengapresiasi Dinsos P3A Kota Mojokerto yang telah mengadakan workshop Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak.

Budiarto berharap acara seperti seperti itu bisa rutin dilakukan setiap bulan.

“Dengan adanya workshop, peserta workshop bisa mengedukasi masyarakat sehingga semakin banyak yang faham pentingnya melaporkan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” pesan Budiarto Ketua PKS Kota Mojokerto, Jumat (27/10/2023) di Kantor DPD PKS Kota Mojokerto.

Ia berpesan jika terjadi kejadian tersebut setiap warga Kota Mojokerto segera bisa melakukan pengaduan padanya atau via Call center 112 selama 24 jam penuh agar segera ada penanganan dan penyelesaian masalah Ibu dan Anak.

“Warga Kota Mojokerto jika ada masalah khususnya Ubu dan Naka dapat menghubungi kami atau memanfaat call center 112. Sebuah layanan bebas pulsa yang siap selama 24 jam,” ujar Politikus muda ini.

Seperti kita ketahui Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Mojokerto mengadakan workshop Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak.

Kegiatan tersebut diikuti Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Dharma Wanita Persatuan (DWP) serta anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Senin (23/10/2023) di Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari dalam sambutannya menyampaikan, saat ini kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi sesuatu yang ditutupi tetapi faktanya jumlahnya sangat banyak.

“Inilah ibu-ibu yang harus kita kampanyekan secara masif. Lebih baik mengadu dan segera kita tangani, daripada diam-diam tapi jadi bom waktu,” kata perempuan yang akrab disapa Ning Ita.

Masih kata Ning Ita, kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat berlangsung selama bertahun-tahun dikarenakan tidak ada keberanian untuk mengadu, sehingga ada banyak korban.

“Supaya korban tidak bertambah banyak, maka ajaklah untuk jangan takut, untuk berani berbicara, berani mengadu. Itu sangat penting supaya ini tidak menjadi semakin banyak korban. Karena rata-rata pelaku itu kalau melakukan kejahatan seksual itu ketika tidak terbongkar maka akan terus dilakukan. tetapi kalau ada yang berani melaporkan maka akan kita buat efek jera,” imbau Ning Ita.

Disamping itu, saat ini Pemerintah Kota Mojokerto tengah berproses untuk membentuk UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak.

“Kalau UPTD sudah terbentuk maka insyaallah concern kami terhadap perlindungan perempuan dan anak akan lebih fokus. Karena ada unit pelaksanan teknis yang khusus ngurusi perlindungan perempuan dan anak,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinsos P3A Kota Mojokerto, Choirul Anwar menambahkan, dengan dilaksanakannya workshop ini anggota TP PKK, Dharma Wanita dan GOW Kota Mojokerto nantinya mampu berkontribusi untuk menurunkan kasus kekerasan kepada perempuan dan anak di Kota Mojokerto.

“Setelah para peserta diberikan pelatihan paling tidak mampu menjadi narasumber dalam mengkampenyekan pencegahan kekerasan kepada perempuan dan anak,” kata Anwar.

Dalam workshop yang berlangsung selama dua hari (23-24 Oktober 2023) tersebut para peserta mendapatkan materi tentang berbagai jenis kekerasan terhadap perempuan dan anak serta bagaimana cara menghadapinya yang disampaikan oleh Ketua Ikatan Psikolog Klinis Indonesia wilayah Jawa Timur, Toetiek Septriasih, MPsi, Psikolog. (Mar/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PU Kota Mojokerto Perkuat Pemeliharaan Jalan, Pastikan Infrastruktur Aman Bagi Warga

11 Maret 2026 - 09:59 WIB

PU Kota Mojokerto Perkuat Pemeliharaan Jalan, Pastikan Infrastruktur Aman Bagi Warga

Sinergi DPRD–Kejari Mojokerto, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pengelolaan APBD

11 Maret 2026 - 08:45 WIB

Sinergi DPRD–Kejari Mojokerto, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pengelolaan APBD

Ramadhan Tetap Produktif, Bapenda Mojokerto Gelar Aksi Bersih dan Perkuat Strategi PAD

9 Maret 2026 - 12:55 WIB

Ramadhan Tetap Produktif, Bapenda Mojokerto Gelar Aksi Bersih dan Perkuat Strategi PAD

RDP TPA Randegan, Warga Kedundung Soroti Dampak Lingkungan hingga Kesehatan

4 Maret 2026 - 13:05 WIB

RDP TPA Randegan, Warga Kedundung Soroti Dampak Lingkungan hingga Kesehatan

DPRD Kabupaten Mojokerto Tegaskan Dukungan Relokasi Ibu Kota, Anggarkan Rp100 Miliar dengan Syarat Perencanaan Matang

3 Maret 2026 - 09:10 WIB

DPRD Kabupaten Mojokerto Tegaskan Dukungan Relokasi Ibu Kota, Anggarkan Rp100 Miliar dengan Syarat Perencanaan Matang
Trending di Advertorial