PKDI Mojokerto Juara PKDI Cup II 2026, Gol Arif Rahman Antar Trofi ke Bumi Majapahit POHON TUMBANG GANGGU LALU LINTAS DI PEREMPATAN JAYANEGARA–PAHLAWAN, POHON KEROPOS JADI SOROTAN Wawali Mojokerto Dorong Perusahaan Lindungi Pekerja, Bukan Sekadar Takut Sanksi Tekan Kriminalitas dari Lingkungan Terkecil, Ning Ita Perkuat Gerakan Kelurahan Sadar Hukum Ning Ita Minta Siskamling Tak Hanya Aktif Saat Lomba, Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama 242 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan di Mojokerto, Pemkab dan BPN Perkuat Perlindungan Aset Umat

Advertorial

DPRD Kota Mojokerto Gedok Perda Retribusi Pasar & Kebersihan

badge-check


					DPRD Kota Mojokerto Gedok Perda Retribusi Pasar & Kebersihan Perbesar

DPRD Kota Mojokerto Gedok Perda Retribusi Pasar & Kebersihan

Mojokerto – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Wali Kota Mojokerto akhirnya menyetujui raperda tentang perubahan keempat atas peraturan daerah nomor 8 tahun 2011 tentang retribusi jasa umum, melalui Rapat Paripurna yang digelar pada Senin malam (26/10/2020).

Juru bicara gabungan Komisi DPRD Kota Mojokokerto, Febriana Meldyawati, SH menyatakan bahwa, pada dasarnya pembahasan raperda dengan tim eksekutif berjalan dengan baik dan semua fraksi DPRD Kota Mojokerto menyatakan raperda tersebut dapat disetujui untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah.

”Perubahan yang dilakukan terhadap perda tersebut meliputi perubahan obyek pada retribusi pengujian kendaraan, khususnya bukti uji, keterlambatan uji, penyesuaian tarif, dan besarnya denda retribusi,” ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut didasarkan pada peraturan Menteri Perhubungan nomor 133 tahun 2016 tentang pengujian berkala kendaraan bermotor dan peraturan Dirjen Perhubungan Darat nomor 2874/aj.402/drjd/2017 tentang pedoman teknis lulus uji berkala kendaraan bermotor beserta perubahannya.

“Selain itu, pada retribusi pasar terdapat penambahan obyek baru yaitu retribusi kebersihan di area pasar dan retribusi parkir kendaraan bermotor di wilayah pasar. demikian juga pada tarif retribusi pelayanan kesehatan diperlukan perubahan untuk disesuaikan berdasarkan tingkat inflasi,” kata Febriana.

Febriana menambahkan, retribusi pelayanan pasar ada perubahan dan usulan baru kaitannya dengan kebersihan pasar. Pengenaan tarif retribusi yang awalnya dikenakan per hari pada perubahan ini menjadi per bulan.

Dalam rinciannya sebagai berikut,

Untuk pasar Kelas I :

Kebersihan pelataran menjadi Rp 6.000 per bulan.

Kebersihan los menjadi Rp 8.000 per bulan.

Kebersihan kios menjadi Rp 12.000 per bulan.

Kebersihan togu menjadi Rp 15.000 per bulan.

Pasar Kelas II :

Kebersihan pelataran menjadi Rp 6.000 per bulan.

Kebersihan los menjadi Rp 6.000 per bulan.

Kebersihan kios menjadi Rp 10.000 per bulan.

Parkir sepeda motor menjadi Rp 2.000.

Kendaraan pengangkut untuk bongkar muat sekali masuk, yang sebelumnya tidak dikenakan retribusi, dikenakan retribusi Rp 7.000.

“Proses selanjutnya raperda tersebut disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur,” tutup Febriana. (Mar/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PKDI Mojokerto Juara PKDI Cup II 2026, Gol Arif Rahman Antar Trofi ke Bumi Majapahit

14 September 2026 - 18:06 WIB

POHON TUMBANG GANGGU LALU LINTAS DI PEREMPATAN JAYANEGARA–PAHLAWAN, POHON KEROPOS JADI SOROTAN

13 September 2026 - 12:43 WIB

242 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan di Mojokerto, Pemkab dan BPN Perkuat Perlindungan Aset Umat

8 September 2026 - 12:06 WIB

Kepatuhan Wajib Pajak Diguyur Apresiasi, Bapenda Mojokerto Catat PAD Rp621,06 Miliar

5 September 2026 - 06:42 WIB

Bambang Widjanarko Serap Aspirasi Warga Trowulan melalui Reses Tahap II 2026

4 September 2026 - 18:48 WIB

Trending di Advertorial