Semangat Kemerdekaan, Perumdam Mojopahit Mojokerto Terus Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Dorong Olahraga Inklusif, Kemenpora Latih 115 Penggerak Olahraga Disabilitas di Mojokerto Realisasi PAD Mojokerto Capai 59,95 Persen, Pemkab Apresiasi Wajib Pajak Lewat Undian PKB Satpol PP Mojokerto Sisir 15 Titik, Peredaran Rokok Ilegal Nihil, Pedagang Diminta Tolak Tawaran Murah Serapan Anggaran Dinsos P3A Baru 37,9 Persen, Komisi III DPRD Kota Mojokerto Dorong Percepatan dan Penguatan Perlindungan Sosial Harkopnas ke-79, Pemkab Mojokerto Dorong Koperasi Lebih Modern, Berdaya Saing dan Berbasis Kolaborasi

KALSEL

Kabut Asap Tebal Selimuti Kota Rantau Akibat Karhutla di Tapin Meningkat

badge-check


					Kabut Asap Tebal Selimuti Kota Rantau Akibat Karhutla di Tapin Meningkat Perbesar

Kabut Asap Tebal Selimuti Kota Rantau Akibat Karhutla di Tapin Meningkat

TAPIN, KALSEL – majalahdetektif.com : Kabut asap mulai menyelimuti kota Rantau Kabupaten Tapin. Menyusul terjadinya Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) di Tapin beberapa pekan terakhir tentunya membuat anggota personil letih kewalahan. Kondisi kabut asap terjadi sejak Sabtu (23/9) petang kemarin hingga Minggu (24/9) pagi.

 

Kabut asap juga disertai debu hitam berterbangan diduga berasal dari Karhuta (Kebakaran Hutan dan Lahan) di daerah kawasan konservasi hutan lindung Bakantan milik PT.AGM (Antang Gunung Meratus) perusahaan tambang di desa Lawahan Kecamatan Tapin Selatan pada Kamis (21/9) pekan kemarin. Hingga desa Kalumpang Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin pada Jum’at (22/9) malam kemarin.

 

Bahkan warga yang membawa anaknya ke Posyandu merasa kuatir di jalan, mengingat cuaca terasa berbeda setelah terjadinya kebakaran. Apalagi daun semak belukar yang terbakar ikut berterbangan dan masuk mengotori dapur dan halaman rumah warga.

 

“Kuatir anak baru berusia 1 tahun terhirup asap tebal ini dan tentunya bisa mengganggu saluran pernafasan dan mata. Ini belum apa-apa sudah batuk,”kata warga yang menggendong anaknya kepada Majalah ini.

 

Dikonfirmasi Kepala BPBD Tapin Raniansyah membenarkan terjadinya Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) di kawasan konversasi hutan lindung milik PT.AGM yang membakar 10 hektar pohon galam dan semak belukar di Tapin Selatan. Dan api yang terjangkau sudah berhasil dipadamkan petugas kita dan selebihnya pihak pemadam dari perusahaan.

 

Kawasan konservasi hutan lindung Bakantan ini milik PT.AGM perusahaan tambang batu bara yang sejak lama inginkan kawasan itu dijadikan areal tambang mereka. Namun terbentur kawasan hutan lindung yang banyak dihuni satwa bakantan (monyet hutan) dan lainnya. Pihak BPBD Tapin belum mengetahui sumber api dari mana berasal, apakah akibat cuaca panas atau ada oknum yang sengaja menyulut membakar.

 

Juga keesokan harinya di Kelumpang, Bungur Kabupaten Tapin. “Sekitar 1,5 hektar lebih perkebunan karet dan semak belukar terbakar. Bahkan apinya nyaris merambat ke salah satu bangunan sekolah dasar Kelumpang yang posisinya berdekatan dengan lahan terbakar,”katanya.

 

Namun akhirnya bangunan sekolah bisa diselamatkan petugas BPBD Tapin dibantu masyarakat yang cepat bereaksi menerobos ke lokasi kebakaran untuk memadamkan titik api yang menjalar dari semak belukar dan batang pohon karet ke bangunan sekolah.(Nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Tapin Gelar Apel Operasi Lilin 2024 NATARU

20 Desember 2024 - 07:05 WIB

Polres Tapin Gelar Apel Operasi Lilin 2024 NATARU

PT.BRE Salurkan Bantuan Beasiswa Prasejahtera

18 Desember 2024 - 21:15 WIB

PT.BRE Salurkan Bantuan Beasiswa Prasejahtera

Apel Hari Kesadaran Nasional Sekaligus Penyerahan Reward Dan Hadiah

17 Desember 2024 - 21:11 WIB

TAPIN EXPO 2024 Dinas Perindustrian Tampilkan Produk Lokal UMKM Warga Binaannya

17 Desember 2024 - 20:30 WIB

Event Bakar Ikan Lingkup SKPD Se-Kabupaten Tapin

16 Desember 2024 - 21:35 WIB

Event Bakar Ikan Lingkup SKPD Se-Kabupaten Tapin
Trending di KALSEL