Pemkot Mojokerto Hadirkan Combo Diskon PBB-P2 2026 Membanggakan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Pratama Pemkot Mojokerto Kembali Sabet UHC Awards 2026, Akses Layanan Kesehatan Warga Kian Terjamin Optimisme PAD Mojokerto 2026: Target Rp 881,7 Miliar, Pajak dan Retribusi Jadi Andalan PKD Kabupaten Mojokerto Matangkan Persiapan Mini Soccer PWMR CUP 2026 Istiqomah Selawatan, Menanam Doa untuk Masa Depan Generasi

Berita Pemkot Mojokerto

Pemkot Mojokerto Gelar Acara Puncak Hakordia 2024

badge-check


					Pemkot Mojokerto Gelar Acara Puncak Hakordia 2024 Perbesar

Pemkot Mojokerto Gelar Acara Puncak Hakordia 2024

Mojokerto, majalahdetektif.com : Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menggelar Acara Puncak Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2024, Kamis (5/12/2024) di Sabha Mandala Madya Pemkot Mojokerto.

 

Pj Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro menerangkan, sengaja ia meminta tepat waktu pukul 08.30 WIB agar tidak ada korupsi waktu

 

“Hari Anti Korupsi Sedunia diperingati setiap tanggal 9 Desember. Korupsi itu bukan hanya mencuri. Suap juga termasuk korupsi dan hal itu sering terjadi. Contohnya ada seseorang yang memberikan sesuatu kepada kita agar apa yang dikehendaki itu segera dilakukan. Termasuk pemerasan itu juga bagian dari korupsi,” ungkap Pj Wali Kota Mojokerto.

 

Ditambahkannya, seluruh Pemerintah Daerah itu berupaya untuk melatih, memitigasi, dan meminimalisir terjadinya korupsi di masing-masing wilayah.

 

“Termasuk serangan fajar atau money politic juga merupakan bagian dari korupsi. Harusnya peraturannya dirubah dengan melegalkan serangan fajar dengan batasan nominal tertentu disesuaikan dengan kondisi infrastruktur daerah masing-masing. Jika serangan fajar melebihi aturan maka paslon akan didiskualifikasi. Dengan begitu, setiap paslon pasti mematuhi aturan serangan fajar dan akan fokus sosialisasi program-programnya,” ucap Pj Wali Kota Mojokerto.

 

Ketua Forum Penyuluh Anti Korupsi Jawa Timur, Laili Fitria Adithama menambahkan, di berita-berita itu semua tidak ada satupun koruptor yang miskin di mana dia memang nggak bisa makan dan nggak punya tempat tinggal.

 

“Jadi semua koruptor yang ada di negara kita ini adalah orang-orang yang sangat cukup, punya kewenangan, punya kekayaan, dan lain sebagainya,” jelas Laili.

 

Masih kata Laili, gratifikasi itu disebut sebagai akar korupsi karena di awal dia tidak mengharapkan apapun tetapi karena terbiasa ada maka akan menjadi korupsi.

 

“Menjadi penyuluh anti korupsi adalah takdir. Kita harus menjalankan takdir itu dengan baik dan bisa bermanfaat untuk orang lain dan semaksimal mungkin,” terang Laili.

 

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Mojokerto, Ery Purwanti menerangkan, korupsi itu sangat merugikan orang banyak. Bukan hanya dampak ekonomi tapi juga dampak-dampak yang lainnya.

 

“Korupsi itu biasanya merugikan anggaran yang seharusnya digunakan untuk pelayanan masyarakat. Selain itu ada dampak sosial yang terlihat dari kesenjangan si miskin dan si kaya,” terang Ery.

 

Selain itu, korupsi juga akan memberikan dampak menurunnya integritas publik kepada pemerintah atau lembaga negara.

 

“Jika pejabat atau lembaga negara melakukan korupsi maka otomatis tata kelola pemerintahan daerah itu ada yang kurang atau ada yang tidak maksimal. Jadi saya rasa kita disini sepakat ayo bareng-bareng melawan tindakan korupsi melalui gratifikasi, suap atau yang lainnya,” jelas Ery. (Mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Mojokerto Hadirkan Combo Diskon PBB-P2 2026

29 Januari 2026 - 04:04 WIB

Pemkot Mojokerto Hadirkan Combo Diskon PBB-P2 2026

Pemkot Mojokerto Kembali Sabet UHC Awards 2026, Akses Layanan Kesehatan Warga Kian Terjamin

28 Januari 2026 - 06:01 WIB

Pemkot Mojokerto Kembali Sabet UHC Awards 2026, Akses Layanan Kesehatan Warga Kian Terjamin

Apel Pembukaan Maraton, Wawali Ingatkan untuk Manfaatkan Listrik dengan Bijak

29 Oktober 2025 - 03:44 WIB

Apel Pembukaan Maraton, Wawali Ingatkan untuk Manfaatkan Listrik dengan Bijak

Festival Pemuda 2025, Ning Ita Serahkan Beasiswa dan Bonus bagi Pemuda serta Atlet Berprestasi

29 Oktober 2025 - 02:33 WIB

Festival Pemuda 2025, Ning Ita Serahkan Beasiswa dan Bonus bagi Pemuda serta Atlet Berprestasi

Festival Pemuda Kota Mojokerto 2025 Meriah, Wali Kota: “Pemuda Adalah Pewaris Kejayaan Majapahit”

29 Oktober 2025 - 02:13 WIB

Festival Pemuda Kota Mojokerto 2025 Meriah, Wali Kota: “Pemuda Adalah Pewaris Kejayaan Majapahit”
Trending di Berita Pemkot Mojokerto