Semangat Kemerdekaan, Perumdam Mojopahit Mojokerto Terus Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Dorong Olahraga Inklusif, Kemenpora Latih 115 Penggerak Olahraga Disabilitas di Mojokerto Realisasi PAD Mojokerto Capai 59,95 Persen, Pemkab Apresiasi Wajib Pajak Lewat Undian PKB Satpol PP Mojokerto Sisir 15 Titik, Peredaran Rokok Ilegal Nihil, Pedagang Diminta Tolak Tawaran Murah Serapan Anggaran Dinsos P3A Baru 37,9 Persen, Komisi III DPRD Kota Mojokerto Dorong Percepatan dan Penguatan Perlindungan Sosial Harkopnas ke-79, Pemkab Mojokerto Dorong Koperasi Lebih Modern, Berdaya Saing dan Berbasis Kolaborasi

Berita Sidoarjo

Sanitasi Juga Sebabkan Stunting, Komisi D Desak Perbaikan

badge-check


					Ilustrasi pipa PDAM Perbesar

Ilustrasi pipa PDAM

SIDOARJO, majalah detektif.com – Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo menaruh perhatian khusus terkait program nasional percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sidoarjo. Banyak aspek yang menyebabkan terjadinya kasus stunting, selain masalah ekonomi.

“Tidak hanya masalah Ekonomi dan asupan gizi saja yang menyebabkan stunting, masalah sanitasi yang tidak bersih pun jadi salah satu faktornya penyebabnya,”kata Abdillah Nasikh, Ketua Komisi D DPRD Kab. Sidoarjo melalui telp selulernya, Senin (31/10/2022).

Politisi PKB ini menjelaskan bila asupan gizi terpenuhi dengan baik, namun apabila peralatan makan yang digunakan tidak bersih, juga kebersihan masyarakat yang kurang baik karena sanitasi yang kurang bagus juga menjadi salah satu penyebab terjadinya stunting. Untuk itu, diharapkan pemerintah daerah melalui dinas terkait yaitu PDAM Delta Tirta juga Dinas PU Bina Marga bisa segera melakukan perbaikan -perbaikan sanitasi yang dibutuhkan masyarakat khususnya di lokus-lokus stunting yang ada di Sidoarjo,”paparnya.”Di Sidoarjo ini ada 7 kecamatan dengan 24 lokus stunting. Saya harapkan dinas terkait bisa segera menyelesaikan masalah sanitasi ini. Apalagi daerah yang dekat dengan perkotaan, seperti Waru dan Gedangan. Sangat ironis di dua kecamatan tersebut masih menjadi lokus stunting serta sanitasi yang kurang bagus,”tegasnya.

Secara terpisah, Direktur Pelayanan PDAM Delta Tirta Sidoarjo, Fatihul Fauzan mengatakan untuk kedua wilayah tersebut khusus Perumda Delta Tirta akan mengawal agenda penanganan stunting, antara lain melakukan pemasangan pipa distribusi guna memanfaatkan air umbulan.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Maria Ernawati mengatakan program nasional percepatan penurunan angka stunting di Indonesia khususnya di Jawa Timur sangat membutuhkan peran aktif dari semua pihak. Banyak faktor yang menyebabkan stunting mulai dari Ekomoni, budaya, termasuk masalah sanitasi.

“Benar memang masalah kebersihan air minum menjadi perhatian karena bisa menyebabkan stunting. Untuk di Sidoarjo sudah ada tim percepatan penurunan angka stunting dan kami sangat senang , saat mendengar sanitasi juga menjadi perhatian khusus Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo. Dengan kepedulian dan perhatian semua pihak maka percepatan penurunan angka stunting bisa diwujudkan,” tandasnya.(Ldy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Selain RTLH dan BPJS Plt. Bupati Sidoarjo juga Upayakan Jamban Sehat untuk Keluarga Munodo

1 Juni 2024 - 06:50 WIB

Plt. Bupati Sidoarjo Ajak Masyarakat Amalkan Nilai-nilai Pancasila

1 Juni 2024 - 06:35 WIB

Tim Panelis stunting apresiasi inovasi cegah stunting di Pemkab Sidoarjo

31 Mei 2024 - 07:50 WIB

Plt. Bupati Sidoarjo Gerakkan Seluruh ASN dengan Aksi Kerja Bakti Massal

31 Mei 2024 - 07:39 WIB

Satgas TMMD ke-120 Kodim 0816/Sidoarjo Menyapa dengan Hangat, Masuk Dapur dan Berbagi Sembako di Desa Penambangan

30 Mei 2024 - 14:12 WIB

Trending di Berita Sidoarjo