Semangat Kemerdekaan, Perumdam Mojopahit Mojokerto Terus Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Dorong Olahraga Inklusif, Kemenpora Latih 115 Penggerak Olahraga Disabilitas di Mojokerto Realisasi PAD Mojokerto Capai 59,95 Persen, Pemkab Apresiasi Wajib Pajak Lewat Undian PKB Satpol PP Mojokerto Sisir 15 Titik, Peredaran Rokok Ilegal Nihil, Pedagang Diminta Tolak Tawaran Murah Serapan Anggaran Dinsos P3A Baru 37,9 Persen, Komisi III DPRD Kota Mojokerto Dorong Percepatan dan Penguatan Perlindungan Sosial Harkopnas ke-79, Pemkab Mojokerto Dorong Koperasi Lebih Modern, Berdaya Saing dan Berbasis Kolaborasi

KALSEL

Tahanan Polres Tapin Berhasil Ditangkap, 1 Mati Dalam Pengejaran

badge-check


					Tahanan Polres Tapin Berhasil Ditangkap, 1 Mati Dalam Pengejaran Perbesar

Tahanan Polres Tapin Berhasil Ditangkap, 1 Mati Dalam Pengejaran

TAPIN, KALSEL – Majalahdetektif.com : 5 dari 6 tahanan di Tapin, Kalimantan Selatan, kembali ditangkap polisi setelah kabur dari penjara. Selasa (25/4) petang kemarin. Dari informasi yang didapat dari Kabid Humas Polres Tapin AKP.Agung Setiawan, 5 tahanan kembali ditangkap sekitar pukul 17:30 waktu setempat di dusun Balunan Haduk, Desa Lokpaikat, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin. Kalsel.

 

Dalam waktu sekitar dua hari sejak perlarian mereka dengan cara membobol atap platfon Polres Tapin Minggu (23/4) dini hari pekan kemarin. Mereka bersembunyi dari kejaran petugas yang semangat terus mencari sampai ke tengah hutan selama dua hari dua malam.

 

Dalam aksi penangkapan para petugas bertubuh kekar dan terdepan di kepolisian ini terlihat cepat dalam melakukan pengejaran. Mereka saling kejar-kejaran sambil berteriak pada para tahanan yang mau ditangkap hingga buat tahanan terkejut melihat kepungan petugas dan selang beberapa menit berhasil ditangkap petugas kembali lalu direbahkan ke atas tanah.

 

“5 dari 6 tahanan yang berhasil kembali diamankan polisi, 1 tahanan meninggal dunia. Dan 1 tahanan masih terus dalam pengejaran aparat tim yang diterjunkan,”katanya.

 

Tahanan yang meninggal Syarifudin (45) asal Banua Anyar, Banjar meninggal dunia dalam pengejaran. Diduga karena faktor kelelahan fisik dengan faktor berat badan yang overweigh. Untuk saat ini, jenazah sudah berada di RSUD Datu Sanggul Rantau.1 tahanan masih terus dalam pengejaran polisi adalah Irfendi (34), alamat Desa Kumbang, Banjar.

 

Identitas 6 orang tahanan itu adalah Muhammad Riduan (39) asal Desa Parigi, Kecamatan Bakarangan. Irfendi (34), alamat Desa Kumbang, Banjar. Suriansyah (37) asal Desa Malutu, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Muhyar (36) asal Desa Tatakan, Tapin. Taufik (51) asal Desa Pemantang Karangan, Tapin dan Syarifudin (45) asal Banua Anyar, Banjar.(Nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Tapin Gelar Apel Operasi Lilin 2024 NATARU

20 Desember 2024 - 07:05 WIB

Polres Tapin Gelar Apel Operasi Lilin 2024 NATARU

PT.BRE Salurkan Bantuan Beasiswa Prasejahtera

18 Desember 2024 - 21:15 WIB

PT.BRE Salurkan Bantuan Beasiswa Prasejahtera

Apel Hari Kesadaran Nasional Sekaligus Penyerahan Reward Dan Hadiah

17 Desember 2024 - 21:11 WIB

TAPIN EXPO 2024 Dinas Perindustrian Tampilkan Produk Lokal UMKM Warga Binaannya

17 Desember 2024 - 20:30 WIB

Event Bakar Ikan Lingkup SKPD Se-Kabupaten Tapin

16 Desember 2024 - 21:35 WIB

Event Bakar Ikan Lingkup SKPD Se-Kabupaten Tapin
Trending di KALSEL