Disumpah Jadi Advokat, Hadi Purwanto Didorong Perkuat Peran Hukum untuk Kepentingan Publik DPRD Kota Mojokerto Soroti Optimalisasi PAD dalam 18 Rekomendasi LKPJ 2025 Gangguan Pendengaran pada Anak Sering Terabaikan, RSUD Jombang Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Tekan Konsumsi BBM, Ning Ita Hidupkan Kembali Gerakan “Jumat Gowes” untuk ASN Pariwisata Jadi Mesin Baru Ekonomi Kota Mojokerto, Pemkot Genjot Kolaborasi dan Investasi SMKN 1 Jatirejo Berbagi Kasih Sayang di Bulan Ramadan

Berita Pemkot Mojokerto

Pemkot Mojokerto Gelar Koordinasi Tim Pembina Pesantren Sehat 2025: Wujudkan Lingkungan Santri yang Bersih dan Bermutu

badge-check


					Pemkot Mojokerto Gelar Koordinasi Tim Pembina Pesantren Sehat 2025: Wujudkan Lingkungan Santri yang Bersih dan Bermutu
Perbesar

Pemkot Mojokerto Gelar Koordinasi Tim Pembina Pesantren Sehat 2025: Wujudkan Lingkungan Santri yang Bersih dan Bermutu

Kota Mojokerto, Majalahdetektif.com — Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Pertemuan Koordinasi Tim Pembina Pesantren Sehat 2025 di Ruang Command Center, Balai Kota Mojokerto, Kamis (5/6). Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan pesantren yang sehat, bersih, dan nyaman.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa peran pesantren tidak hanya terbatas pada pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai pusat pembentukan karakter generasi muda. Karena itu, kualitas lingkungan pesantren perlu menjadi perhatian bersama.

> “Santri tinggal 24 jam di lingkungan pesantren. Artinya, kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan harus menjadi prioritas. Masih ada pesantren yang belum memenuhi standar kesehatan lingkungan, dan ini menjadi tugas kita bersama untuk mendampingi dan membina secara berkelanjutan,” kata Ning Ita.

Melalui forum ini, Pemkot Mojokerto mendorong kesiapan, kemampuan, dan kemauan dari semua pihak, khususnya Tim Pembina Pesantren Sehat, untuk mengawal transformasi pesantren menjadi lembaga pendidikan yang layak, sehat, dan bermutu.

> “Pesantren-pesantren di Kota Mojokerto harus bisa unggul, tidak hanya dari sisi ilmu agama, tetapi juga dalam menyediakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang santri secara fisik dan mental,” tambahnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data Indeks Kemandirian Kesehatan Pesantren (IKI Pesat) Jawa Timur, terdapat 16 pesantren di Kota Mojokerto, dengan 12 di antaranya telah memiliki Poskestren (Pos Kesehatan Pesantren). Upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan di lingkungan pesantren akan terus didorong agar menyentuh seluruh lembaga secara merata.

> “Inilah bentuk sinergi nyata lintas sektor. Kami ingin menciptakan pesantren yang tidak hanya menjadi benteng moral, tetapi juga lingkungan yang sehat dan layak bagi para santri,” pungkas Ning Ita. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Mojokerto Hadirkan Combo Diskon PBB-P2 2026

29 Januari 2026 - 04:04 WIB

Pemkot Mojokerto Hadirkan Combo Diskon PBB-P2 2026

Pemkot Mojokerto Kembali Sabet UHC Awards 2026, Akses Layanan Kesehatan Warga Kian Terjamin

28 Januari 2026 - 06:01 WIB

Pemkot Mojokerto Kembali Sabet UHC Awards 2026, Akses Layanan Kesehatan Warga Kian Terjamin

Apel Pembukaan Maraton, Wawali Ingatkan untuk Manfaatkan Listrik dengan Bijak

29 Oktober 2025 - 03:44 WIB

Apel Pembukaan Maraton, Wawali Ingatkan untuk Manfaatkan Listrik dengan Bijak

Festival Pemuda 2025, Ning Ita Serahkan Beasiswa dan Bonus bagi Pemuda serta Atlet Berprestasi

29 Oktober 2025 - 02:33 WIB

Festival Pemuda 2025, Ning Ita Serahkan Beasiswa dan Bonus bagi Pemuda serta Atlet Berprestasi

Festival Pemuda Kota Mojokerto 2025 Meriah, Wali Kota: “Pemuda Adalah Pewaris Kejayaan Majapahit”

29 Oktober 2025 - 02:13 WIB

Festival Pemuda Kota Mojokerto 2025 Meriah, Wali Kota: “Pemuda Adalah Pewaris Kejayaan Majapahit”
Trending di Berita Pemkot Mojokerto