Bapenda Kabupaten Mojokerto Evaluasi Kinerja Pegawai, Strategi Optimalisasi Pajak Daerah Diperkuat DPRD Kota Mojokerto Tekankan Percepatan APBD Perubahan 2026, OPD Diminta Matangkan Program dan Anggaran PKDI Mojokerto Juara PKDI Cup II 2026, Gol Arif Rahman Antar Trofi ke Bumi Majapahit POHON TUMBANG GANGGU LALU LINTAS DI PEREMPATAN JAYANEGARA–PAHLAWAN, POHON KEROPOS JADI SOROTAN Wawali Mojokerto Dorong Perusahaan Lindungi Pekerja, Bukan Sekadar Takut Sanksi Tekan Kriminalitas dari Lingkungan Terkecil, Ning Ita Perkuat Gerakan Kelurahan Sadar Hukum

Advertorial

Tekan Konsumsi BBM, Ning Ita Hidupkan Kembali Gerakan “Jumat Gowes” untuk ASN

badge-check


					Tekan Konsumsi BBM, Ning Ita Hidupkan Kembali Gerakan “Jumat Gowes” untuk ASN Perbesar

Tekan Konsumsi BBM, Ning Ita Hidupkan Kembali Gerakan “Jumat Gowes” untuk ASN

Kota Mojokerto, majalahdetektif.com – Upaya penghematan energi tidak selalu harus bertumpu pada kebijakan pusat semata. Pemerintah Kota Mojokerto memilih menghadirkan langkah konkret berbasis kearifan lokal dengan menghidupkan kembali budaya bersepeda bagi aparatur sipil negara (ASN). Kebijakan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap agenda efisiensi bahan bakar minyak (BBM) yang tengah digaungkan secara nasional.

Di tengah dorongan pemerintah pusat terkait penerapan work from home (WFH) untuk menekan konsumsi energi, Pemkot Mojokerto justru memperluas pendekatan dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor secara langsung. Melalui gerakan “Jumat Gowes”, ASN diajak berperan aktif dalam efisiensi energi sekaligus membangun gaya hidup ramah lingkungan di lingkungan birokrasi.

Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, pada hari pertama masuk kerja usai libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (25/3/2026). Perempuan yang akrab disapa Ning Ita itu menegaskan bahwa semangat penghematan BBM harus diterjemahkan dalam aksi nyata yang bisa dirasakan dampaknya secara langsung.

“Kalau orientasinya penghematan BBM hingga 20 persen melalui WFH, maka kita juga bisa mendorong efisiensi itu lewat kebiasaan sederhana, salah satunya dengan tidak menggunakan kendaraan bermotor setiap hari Jumat,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan ini bukan sekadar aktivitas seremonial, melainkan bagian dari gerakan berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek efisiensi energi, kesehatan, serta kepedulian lingkungan. Ia juga mengaitkan langkah tersebut dengan program “Indonesia Asri” yang mendorong partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Lebih lanjut, Ning Ita mengungkapkan bahwa konsep ini bukan hal baru bagi Kota Mojokerto. Pada periode kepemimpinan sebelumnya, kegiatan gowes bersama ASN yang dilanjutkan dengan kerja bakti di tengah masyarakat telah berjalan dan memberikan dampak positif. Kini, program tersebut dihidupkan kembali dengan pendekatan yang lebih terintegrasi.

“Dulu sudah pernah kita lakukan, ASN gowes lalu turun langsung ke masyarakat. Sekarang kita aktifkan kembali, sekaligus kita padukan dengan kerja bakti agar manfaatnya lebih luas,” jelasnya.

Dalam implementasinya, ASN diberikan keleluasaan mengenakan pakaian yang lebih fleksibel guna menunjang mobilitas dan aktivitas lapangan. Setelah gowes, para ASN dijadwalkan terlibat langsung dalam kegiatan kerja bakti bersama warga di berbagai titik, sebagai bentuk penguatan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Pemkot Mojokerto berharap, gerakan ini tidak hanya berdampak pada penurunan konsumsi BBM dan emisi, tetapi juga mampu membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya gaya hidup berkelanjutan. Di sisi lain, kedekatan antara ASN dan masyarakat diharapkan semakin terjalin melalui interaksi langsung di lapangan.

Dengan langkah ini, Kota Mojokerto mencoba menunjukkan bahwa inovasi kebijakan tidak selalu harus berskala besar, namun bisa dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh elemen pemerintahan. (Den/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bapenda Kabupaten Mojokerto Evaluasi Kinerja Pegawai, Strategi Optimalisasi Pajak Daerah Diperkuat

25 September 2026 - 16:06 WIB

DPRD Kota Mojokerto Tekankan Percepatan APBD Perubahan 2026, OPD Diminta Matangkan Program dan Anggaran

23 September 2026 - 22:51 WIB

242 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan di Mojokerto, Pemkab dan BPN Perkuat Perlindungan Aset Umat

8 September 2026 - 12:06 WIB

Kepatuhan Wajib Pajak Diguyur Apresiasi, Bapenda Mojokerto Catat PAD Rp621,06 Miliar

5 September 2026 - 06:42 WIB

Bambang Widjanarko Serap Aspirasi Warga Trowulan melalui Reses Tahap II 2026

4 September 2026 - 18:48 WIB

Trending di Advertorial