Medali Siapkan “Seminggu Nonton Bareng”, Carnival 2027 Usung Tema Kerajaan Majapahit HUT ke-81 RI, Direktur RSUD Jombang Tekankan Kekompakan dan Peningkatan Pelayanan Karangdiyeng Culture Carnival 2026: 19 RT Sulap Jalan Desa Jadi Panggung Budaya Operasi Sidak ke-8, Satpol PP Kota Mojokerto Sisir 15 Titik dan Nihil Temuan Rokok Ilegal DPRD Kota Mojokerto Uji Publik Tiga Raperda Inisiatif, Masukan Masyarakat Jadi Bahan Finalisasi Pemutihan Pajak Kendaraan di Mojokerto Tinggal Sepekan, Bapenda Imbau Warga Segera Manfaatkan

Advertorial

Medali Siapkan “Seminggu Nonton Bareng”, Carnival 2027 Usung Tema Kerajaan Majapahit

badge-check


					Medali Siapkan “Seminggu Nonton Bareng”, Carnival 2027 Usung Tema Kerajaan Majapahit Perbesar

MOJOKERTO | Majalahdetektif.com — Ruwah Desa Medali 2027 mulai dipersiapkan dengan konsep yang lebih panjang dan beragam. Pemerintah Desa Medali menyiapkan rangkaian acara bertajuk “Seminggu Nonton Bareng di Medali”, dengan Medali Spectakular Carnival sebagai salah satu agenda utamanya.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama para peserta yang telah mendaftar untuk mengikuti Medali Spectakular Carnival 2027, Selasa (25/8/2026).

Kepala Desa Medali, Miftahuddin, ST., yang akrab disapa Bupati Horeg, mengatakan hingga rapat berlangsung sudah ada sekitar 30 peserta yang mendaftarkan diri.

Untuk pelaksanaan tahun depan, Pemerintah Desa Medali menetapkan Kerajaan Majapahit sebagai tema besar yang akan dibawa dalam karnaval.

Peserta nantinya tidak diperkenankan membuat tema sendiri. Pemerintah desa akan menentukan tema yang akan diberikan kepada masing-masing peserta, kemudian peserta bebas mengembangkan konsep tersebut sesuai kreativitas masing-masing.

“Temanya nanti kerajaan Majapahit. Peserta akan diberikan tema-tema yang sudah ditentukan dan wajib menampilkan sesuai kreativitas masing-masing,” jelas Miftahuddin.

Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Desa Medali untuk membangun karakter Medali Spectakular Carnival sebagai karnaval budaya, bukan sekadar pertunjukan sound horeg.

Miftahuddin mengatakan sound horeg ditempatkan sebagai bagian dari rangkaian penampilan peserta. Sementara unsur tema, kreativitas dan budaya menjadi bagian yang harus ditampilkan dalam karnaval.

Menurutnya, konsep Kerajaan Majapahit juga diharapkan menjadi sarana untuk memperkenalkan budaya dan sejarah Majapahit melalui kegiatan yang dikemas dalam bentuk pertunjukan.

Perkembangan media digital menjadi salah satu pertimbangan. Dokumentasi kegiatan diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas, tidak hanya di Indonesia tetapi juga mancanegara.

Jumlah peserta yang nantinya terdaftar juga akan menentukan durasi pelaksanaan Medali Spectakular Carnival 2027.

Jika peserta lebih dari 30, kegiatan akan digelar selama dua hari, 30 dan 31 Januari 2027. Sementara jika jumlah peserta tidak lebih dari 30, kegiatan akan dilaksanakan selama satu hari.

Miftahuddin menjelaskan, pilihan untuk menggelar acara selama dua hari bukan semata-mata memperpanjang kegiatan. Pemerintah desa ingin memberikan waktu yang cukup bagi peserta untuk menampilkan konsep dan kreativitas mereka secara maksimal.

Dengan waktu yang lebih longgar, peserta tidak harus terburu-buru menyelesaikan seluruh penampilan dalam satu hari.

Medali Spectakular Carnival bukan satu-satunya kegiatan yang disiapkan dalam Ruwah Desa 2027. Melalui tagline “Seminggu Nonton Bareng di Medali”, pemerintah desa menyiapkan sejumlah agenda lain yang akan mengisi rangkaian kegiatan.

Di antaranya Barian dan tumpengan, Parade Night Marchingband Fest, Kontes Sound Miniatur, Kontes Costum Fest, prepare dan cek sound Medali Spectakular Carnival, serta penutup berupa Medali Spectakular Bersholawat dengan menghadirkan tokoh agama nasional.

Rangkaian kegiatan tersebut merupakan pengembangan dari pelaksanaan Ruwah Desa pada tahun-tahun sebelumnya. Kesuksesan sejumlah acara sebelumnya menjadi bahan bagi Pemerintah Desa Medali untuk terus melakukan pembenahan dan mengembangkan konsep kegiatan.

Bukan hanya hiburan, rangkaian kegiatan tersebut juga membuka ruang bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Pelaku UMKM turut mendapatkan peluang dari ramainya kegiatan yang digelar di desa.

Bagi Pemerintah Desa Medali, Ruwah Desa 2027 diarahkan menjadi rangkaian kegiatan yang mempertemukan hiburan, kreativitas, budaya dan sejarah dalam satu agenda tahunan, dengan Medali Spectakular Carnival 2027 bertema Kerajaan Majapahit sebagai salah satu daya tarik utamanya. (Den/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HUT ke-81 RI, Direktur RSUD Jombang Tekankan Kekompakan dan Peningkatan Pelayanan

24 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Karangdiyeng Culture Carnival 2026: 19 RT Sulap Jalan Desa Jadi Panggung Budaya

23 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Karangdiyeng Culture Carnival 2026: 19 RT Sulap Jalan Desa Jadi Panggung Budaya

Operasi Sidak ke-8, Satpol PP Kota Mojokerto Sisir 15 Titik dan Nihil Temuan Rokok Ilegal

20 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Operasi Sidak ke-8, Satpol PP Kota Mojokerto Sisir 15 Titik dan Nihil Temuan Rokok Ilegal

DPRD Kota Mojokerto Uji Publik Tiga Raperda Inisiatif, Masukan Masyarakat Jadi Bahan Finalisasi

20 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan di Mojokerto Tinggal Sepekan, Bapenda Imbau Warga Segera Manfaatkan

14 Agustus 2026 - 08:08 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan di Mojokerto Tinggal Sepekan, Bapenda Imbau Warga Segera Manfaatkan
Trending di Advertorial