PKDI Mojokerto Juara PKDI Cup II 2026, Gol Arif Rahman Antar Trofi ke Bumi Majapahit POHON TUMBANG GANGGU LALU LINTAS DI PEREMPATAN JAYANEGARA–PAHLAWAN, POHON KEROPOS JADI SOROTAN Wawali Mojokerto Dorong Perusahaan Lindungi Pekerja, Bukan Sekadar Takut Sanksi Tekan Kriminalitas dari Lingkungan Terkecil, Ning Ita Perkuat Gerakan Kelurahan Sadar Hukum Ning Ita Minta Siskamling Tak Hanya Aktif Saat Lomba, Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama 242 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan di Mojokerto, Pemkab dan BPN Perkuat Perlindungan Aset Umat

Advertorial

Medali Siapkan “Seminggu Nonton Bareng”, Carnival 2027 Usung Tema Kerajaan Majapahit

badge-check


					Medali Siapkan “Seminggu Nonton Bareng”, Carnival 2027 Usung Tema Kerajaan Majapahit Perbesar

MOJOKERTO | Majalahdetektif.com — Ruwah Desa Medali 2027 mulai dipersiapkan dengan konsep yang lebih panjang dan beragam. Pemerintah Desa Medali menyiapkan rangkaian acara bertajuk “Seminggu Nonton Bareng di Medali”, dengan Medali Spectakular Carnival sebagai salah satu agenda utamanya.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama para peserta yang telah mendaftar untuk mengikuti Medali Spectakular Carnival 2027, Selasa (25/8/2026).

Kepala Desa Medali, Miftahuddin, ST., yang akrab disapa Bupati Horeg, mengatakan hingga rapat berlangsung sudah ada sekitar 30 peserta yang mendaftarkan diri.

Untuk pelaksanaan tahun depan, Pemerintah Desa Medali menetapkan Kerajaan Majapahit sebagai tema besar yang akan dibawa dalam karnaval.

Peserta nantinya tidak diperkenankan membuat tema sendiri. Pemerintah desa akan menentukan tema yang akan diberikan kepada masing-masing peserta, kemudian peserta bebas mengembangkan konsep tersebut sesuai kreativitas masing-masing.

“Temanya nanti kerajaan Majapahit. Peserta akan diberikan tema-tema yang sudah ditentukan dan wajib menampilkan sesuai kreativitas masing-masing,” jelas Miftahuddin.

Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Desa Medali untuk membangun karakter Medali Spectakular Carnival sebagai karnaval budaya, bukan sekadar pertunjukan sound horeg.

Miftahuddin mengatakan sound horeg ditempatkan sebagai bagian dari rangkaian penampilan peserta. Sementara unsur tema, kreativitas dan budaya menjadi bagian yang harus ditampilkan dalam karnaval.

Menurutnya, konsep Kerajaan Majapahit juga diharapkan menjadi sarana untuk memperkenalkan budaya dan sejarah Majapahit melalui kegiatan yang dikemas dalam bentuk pertunjukan.

Perkembangan media digital menjadi salah satu pertimbangan. Dokumentasi kegiatan diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas, tidak hanya di Indonesia tetapi juga mancanegara.

Jumlah peserta yang nantinya terdaftar juga akan menentukan durasi pelaksanaan Medali Spectakular Carnival 2027.

Jika peserta lebih dari 30, kegiatan akan digelar selama dua hari, 30 dan 31 Januari 2027. Sementara jika jumlah peserta tidak lebih dari 30, kegiatan akan dilaksanakan selama satu hari.

Miftahuddin menjelaskan, pilihan untuk menggelar acara selama dua hari bukan semata-mata memperpanjang kegiatan. Pemerintah desa ingin memberikan waktu yang cukup bagi peserta untuk menampilkan konsep dan kreativitas mereka secara maksimal.

Dengan waktu yang lebih longgar, peserta tidak harus terburu-buru menyelesaikan seluruh penampilan dalam satu hari.

Medali Spectakular Carnival bukan satu-satunya kegiatan yang disiapkan dalam Ruwah Desa 2027. Melalui tagline “Seminggu Nonton Bareng di Medali”, pemerintah desa menyiapkan sejumlah agenda lain yang akan mengisi rangkaian kegiatan.

Di antaranya Barian dan tumpengan, Parade Night Marchingband Fest, Kontes Sound Miniatur, Kontes Costum Fest, prepare dan cek sound Medali Spectakular Carnival, serta penutup berupa Medali Spectakular Bersholawat dengan menghadirkan tokoh agama nasional.

Rangkaian kegiatan tersebut merupakan pengembangan dari pelaksanaan Ruwah Desa pada tahun-tahun sebelumnya. Kesuksesan sejumlah acara sebelumnya menjadi bahan bagi Pemerintah Desa Medali untuk terus melakukan pembenahan dan mengembangkan konsep kegiatan.

Bukan hanya hiburan, rangkaian kegiatan tersebut juga membuka ruang bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Pelaku UMKM turut mendapatkan peluang dari ramainya kegiatan yang digelar di desa.

Bagi Pemerintah Desa Medali, Ruwah Desa 2027 diarahkan menjadi rangkaian kegiatan yang mempertemukan hiburan, kreativitas, budaya dan sejarah dalam satu agenda tahunan, dengan Medali Spectakular Carnival 2027 bertema Kerajaan Majapahit sebagai salah satu daya tarik utamanya. (Den/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

242 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan di Mojokerto, Pemkab dan BPN Perkuat Perlindungan Aset Umat

8 September 2026 - 12:06 WIB

Kepatuhan Wajib Pajak Diguyur Apresiasi, Bapenda Mojokerto Catat PAD Rp621,06 Miliar

5 September 2026 - 06:42 WIB

Bambang Widjanarko Serap Aspirasi Warga Trowulan melalui Reses Tahap II 2026

4 September 2026 - 18:48 WIB

SMAN 2 Kota Mojokerto Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Semangat Nasionalisme Generasi Muda

31 Agustus 2026 - 09:45 WIB

KUPA dan PPAS Perubahan 2026 Disepakati, DPRD Dorong Anggaran Mojokerto Lebih Berdampak bagi Rakyat

28 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Trending di Advertorial