DPRD Kota Mojokerto Tekankan Percepatan APBD Perubahan 2026, OPD Diminta Matangkan Program dan Anggaran PKDI Mojokerto Juara PKDI Cup II 2026, Gol Arif Rahman Antar Trofi ke Bumi Majapahit POHON TUMBANG GANGGU LALU LINTAS DI PEREMPATAN JAYANEGARA–PAHLAWAN, POHON KEROPOS JADI SOROTAN Wawali Mojokerto Dorong Perusahaan Lindungi Pekerja, Bukan Sekadar Takut Sanksi Tekan Kriminalitas dari Lingkungan Terkecil, Ning Ita Perkuat Gerakan Kelurahan Sadar Hukum Ning Ita Minta Siskamling Tak Hanya Aktif Saat Lomba, Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

Berita Pemkot Mojokerto

Ning Ita Minta Siskamling Tak Hanya Aktif Saat Lomba, Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

badge-check


					Ning Ita Minta Siskamling Tak Hanya Aktif Saat Lomba, Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama Perbesar

MOJOKERTO — Keamanan lingkungan tidak semestinya hanya menjadi tanggung jawab aparat. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mendorong masyarakat kembali memperkuat budaya gotong royong melalui pengaktifan sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan optimalisasi pos keamanan lingkungan (Poskamling).
Menurut Ning Ita, sapaan akrab Ika Puspitasari, keamanan dan kenyamanan wilayah merupakan kepentingan sekaligus tanggung jawab bersama. Karena itu, masyarakat perlu mengambil peran aktif untuk memastikan lingkungan tempat tinggal tetap aman, nyaman, dan kondusif.
“Keamanan, kenyamanan kota ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Kita yang tinggal di dalamnya, nyaman dan tidaknya, kondusif dan tidaknya, itu tanggung jawab kita bareng-bareng,” kata Ning Ita saat memberikan penguatan peran RT/RW dan Satlinmas di Kelurahan Pulorejo, Kota Mojokerto, Selasa (8/9/2026).
Ia menekankan, keberadaan siskamling jangan sampai hanya terlihat ketika sebuah wilayah menghadapi penilaian ataupun perlombaan. Lebih dari itu, aktivitas tersebut harus menjadi bagian nyata dari upaya menjaga ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibum Linmas).
Dengan demikian, Poskamling tidak berhenti sebagai fasilitas lingkungan, tetapi benar-benar dimanfaatkan sebagai ruang partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah masing-masing.
Untuk memastikan hal tersebut berjalan optimal, Ning Ita meminta camat, lurah, Satpol PP, serta seluruh unsur masyarakat memperkuat koordinasi. Menurutnya, sinergi antarelemen menjadi kunci agar pengaktifan siskamling dapat berlangsung secara konsisten dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
“Kalau kota ini, kelurahan ini aman, nyaman, tenteram, kondusif, manfaatnya juga dirasakan oleh warga sendiri,” kata Ning Ita.
Optimalisasi siskamling dan Poskamling diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Pemerintah Kota Mojokerto mendorong agar budaya gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta koordinasi antara pemerintah dan masyarakat terus tumbuh sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Dengan keterlibatan warga dari tingkat lingkungan, keamanan dan ketenteraman di Kota Mojokerto diharapkan dapat dijaga secara bersama dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wawali Mojokerto Dorong Perusahaan Lindungi Pekerja, Bukan Sekadar Takut Sanksi

11 September 2026 - 10:14 WIB

Tekan Kriminalitas dari Lingkungan Terkecil, Ning Ita Perkuat Gerakan Kelurahan Sadar Hukum

9 September 2026 - 08:50 WIB

PBB 90 Persen hingga Lingkungan Bersih, Ini Lima Kriteria Kelurahan Sadar Hukum

8 September 2026 - 10:16 WIB

Dibekali Keterampilan Kuliner, 60 Warga Binaan Lapas Mojokerto Disiapkan Mandiri Usai Bebas

7 September 2026 - 17:20 WIB

Ning Ita: Kebijakan TKD Harus Fleksibel, Setiap Kota Punya Kebutuhan Berbeda

5 September 2026 - 10:23 WIB

Trending di Berita Pemkot Mojokerto