Dari Ruang Sidang ke Jakarta, Ery Purwanti Bawa Semangat Kartini dalam Aksi Nyata Bela Wong Cilik BOSDA 2026 Diperkuat, Pemkot Mojokerto Pastikan Pendidikan Gratis Tepat Sasaran dan Transparan Pasca Longsor Gondang, 146 Warga Terima Bantuan: Pemkab Mojokerto Percepat Pemulihan Akses Air Bersih Tanpa Denda hingga Akhir Juni! Pemkab Mojokerto Buka “Jalan Ringan” Lunasi Pajak di HUT ke-733 Disumpah Jadi Advokat, Hadi Purwanto Didorong Perkuat Peran Hukum untuk Kepentingan Publik DPRD Kota Mojokerto Soroti Optimalisasi PAD dalam 18 Rekomendasi LKPJ 2025

Berita Sidoarjo

Wujudkan Ketahanan Pangan dan Hewani, Istri Wakil Bupati Sidoarjo dr Sriatun Subandi Ikut Memanen Nila di Kolam Budidaya Pemdes Medaeng

badge-check


					Wujudkan Ketahanan Pangan dan Hewani, Istri Wakil Bupati Sidoarjo dr. Sriatun Subandi ikut Memanen Nila di Kolam Budidaya Pemdes Medaeng Perbesar

Wujudkan Ketahanan Pangan dan Hewani, Istri Wakil Bupati Sidoarjo dr. Sriatun Subandi ikut Memanen Nila di Kolam Budidaya Pemdes Medaeng

SIDOARJO, majalah detektif.com – Istri Wakil Bupati Sidoarjo dr. Hj. Sriatun Subandi bersama Forkopimka Waru dan Kepala Desa Medaeng melakukan panen raya budidaya ikan nila di lahan Tanah Kas Desa (TKD) Desa Medaeng, Senin (7/11). Kegiatan panen raya ikan tersebut merupakan wujud program ketahanan pangan dan hewani yang berasal dari Dana Desa (DD).

Sebelumnya, Hj. Sriatun menghaturkan permohonan maaf atas ketidakhadiran bapak Wakil Bupati H. Subandi dikarenakan sakit. Kehadirannya untuk mewakilinya.  Ia mengapresiasi langkah Pemdes Medaeng membuat budidaya ikan nilai yang dibangun sejak bulan Juli lalu.

“Sekarang sudah panen sampai 5 kuintal, ini perlu ditingkatkan. Agar lebih memberi manfaat ke warga,” ucap Sriatun.

Wujudkan Ketahanan Pangan dan Hewani, Istri Wakil Bupati Sidoarjo dr Sriatun Subandi Ikut Memanen Nila di Kolam Budidaya Pemdes Medaeng

Wujudkan Ketahanan Pangan dan Hewani, Istri Wakil Bupati Sidoarjo dr Sriatun Subandi Ikut Memanen Nila di Kolam Budidaya Pemdes Medaeng

Dikatakannya, Pemerintah mengucurkan Dana Desa (DD) ke sejumlah desa di Sidoarjo tahun 2022. Nilainya mencapai Rp 315,2 miliar. Namun, pemerintah pusat juga menerbitkan ketentuan terkait peruntukan DD.

“Salah satunya DD wajib untuk program ketahanan pangan dan hewani paling sedikit 20 persen, seperti dialokasikan untuk budidaya ikan nila seperti ini, alokasi untuk ketahanan pangan dan hewani itu wajib direalisasikan karena sudah ketentuan dari pemerintah pusat,”ucapnya.

Selain itu lanjut Hj. Sriatun, desa juga wajib mengalokasikan paling sedikit 40 persen untuk program perlindungan sosial berupa bantuan langsung tunai.

“Ini juga untuk kesejahteraan warga juga,” jelas Hj. Sriatun.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Medaeng Abdul Zuri mengatakan program ketahanan pangan dan hewani dari Dana Desa telah diimplementasikan di desanya. Salah satunya membangun kolam budidaya ikan nila. Ikan yang dibudidaya itu juga telah dipanen.

“Dalam mewujudkan ketahanan pangan dan hewani dari DD ini memanfaatkan Tanah Kas Desa (TKD),” jelas Kepala Desa Medaeng, Abdul Zuri.

Abdul  Zuri menambahkan, tahun ini Desa Medaeng mendapat kucuran DD sebesar Rp 1,2 miliar. Selain dari DD, Pemdes Medaeng juga mendapat pemasukan dari alokasi lain. Seperti dari bantuan keuangan desa Rp 150 juta, bagi hasil retribusi daerah Rp 29 juta, bagi hasil pajak daerah Rp 424 juta, dan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 427 juta. (Ldy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Selain RTLH dan BPJS Plt. Bupati Sidoarjo juga Upayakan Jamban Sehat untuk Keluarga Munodo

1 Juni 2024 - 06:50 WIB

Plt. Bupati Sidoarjo Ajak Masyarakat Amalkan Nilai-nilai Pancasila

1 Juni 2024 - 06:35 WIB

Tim Panelis stunting apresiasi inovasi cegah stunting di Pemkab Sidoarjo

31 Mei 2024 - 07:50 WIB

Plt. Bupati Sidoarjo Gerakkan Seluruh ASN dengan Aksi Kerja Bakti Massal

31 Mei 2024 - 07:39 WIB

Satgas TMMD ke-120 Kodim 0816/Sidoarjo Menyapa dengan Hangat, Masuk Dapur dan Berbagi Sembako di Desa Penambangan

30 Mei 2024 - 14:12 WIB

Trending di Berita Sidoarjo