PKD Kabupaten Mojokerto Matangkan Persiapan Mini Soccer PWMR CUP 2026 Istiqomah Selawatan, Menanam Doa untuk Masa Depan Generasi SMKN 1 Mojokerto Gelar Career Match & Campus Fest 2026: Cari Kerja atau Kuliah? CESA 2026 SMAN 2 Mojokerto: Cari Kampus Impianmu Kades Temon Absen Sidang Sengketa Informasi, Permohonan Transparansi APBDes Tetap Berlanjut Kalah di Komisi Informasi, Ketua PKDI Mojokerto Wajib Buka Dokumen Anggaran Desa

Berita Mojokerto

Jelang Nataru, Bulog Mojokerto dan DKPP Kota Mojokerto Sidak ke Pasar Modern Bersama Polres Mojokerto Kota dan TPID Kota Mojokerto

badge-check


					Pincab Perum Bulog Mojokerto saat sidak di Pasar Modern Perbesar

Pincab Perum Bulog Mojokerto saat sidak di Pasar Modern

Majalahdetektif.com, Mojokerto – Jelang Nataru, Bulog Mojokerto Pastikan Stok Pangan Mojokerto Aman dan Harga Stabil. Kepastian ini disampaikan oleh Pimpinan Cabang (Pincab) Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Mojokerto, Muhammad Husin, usai memimpin inspeksi mendadak (sidak) bersama Polres Mojokerto Kota dan TPID Kota Mojokerto di sejumlah pasar modern pada Rabu (24/12/2025).

 

“Kami pastikan stok aman dan tetap tersedia. Harga juga cukup stabil, termasuk beras SPHP dari Bulog yang kita siapkan untuk memenuhi kebutuhan pasar,” ungkap Husin.

 

Husin merinci, harga beras SPHP dijual seharga Rp11.000 per kilogram langsung dari gudang Bulog. Sementara itu, di tingkat pedagang pasar, harga jual berkisar antara Rp11.500 hingga Rp12.000 per kilogram.

 

“Harga tersebut masih jauh di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp12.500 per kilogram,” paparnya.

 

Tidak hanya beras, Perum Bulog KC Mojokerto juga menjamin ketersediaan komoditas pokok penting lainnya, seperti gula dan minyak goreng.

 

Penyaluran kedua komoditas ini juga dilakukan secara aktif melalui pasar tradisional dan KDMP untuk mencegah gejolak harga yang signifikan selama masa Nataru.

 

Dengan kondisi stok yang memadai dan harga yang terkontrol, masyarakat Mojokerto diimbau tidak perlu khawatir akan terjadi lonjakan harga atau kelangkaan barang untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka selama periode perayaan akhir tahun.

 

“Sebagai bentuk penegasan, jelang Nataru ini stok komoditas pangan, termasuk harganya, kami pastikan aman,” ujar Husin.

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto, Novi Rahardjo menambahkan, jadi sinergi sidak bersama Bulog Mojokerto ini sudah dilakukan secara rutin apalagi sekarang ini menjeleng nataru.

 

“Hari ini kami sidak untuk persiapan natal 2025. Insha Allah nanti tanggal 29 Desember 2025 sidak untuk persiapan tahun baru 2026,” ungkapnya.

 

Ditambahkannya, jadi sejauh ini apa yang dilakukan Bulog Mojokerto sudah sangat mempengaruhi situasi pasar dan kebutuhan masyarakat.

 

“Ketersediaan cukup, distribusi pasokan juga sangat lancar sehingga masyarakat tidak kesulitan. Tadi agen dan toko sempat menyampaikan kalau sangat terbantu dengan adanya supplai dari Bulog Mojokerto. Beras SPHP harganya murah, terjangkau dan diminati banyak pihak membuat stabilitas harga di pasar tetap terjaga,” tegasnya. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SMKN 1 Mojokerto Gelar Career Match & Campus Fest 2026: Cari Kerja atau Kuliah?

23 Januari 2026 - 15:04 WIB

SMKN 1 Mojokerto Gelar Career Match & Campus Fest 2026: Cari Kerja atau Kuliah?

CESA 2026 SMAN 2 Mojokerto: Cari Kampus Impianmu

23 Januari 2026 - 14:13 WIB

CESA 2026 SMAN 2 Mojokerto: Cari Kampus Impianmu

Kades Temon Absen Sidang Sengketa Informasi, Permohonan Transparansi APBDes Tetap Berlanjut

22 Januari 2026 - 06:45 WIB

Kades Temon Absen Sidang Sengketa Informasi, Permohonan Transparansi APBDes Tetap Berlanjut

Kalah di Komisi Informasi, Ketua PKDI Mojokerto Wajib Buka Dokumen Anggaran Desa

9 Januari 2026 - 15:41 WIB

Kalah di Komisi Informasi, Ketua PKDI Mojokerto Wajib Buka Dokumen Anggaran Desa

Pelaku Pembunuhan Mutilasi Pacet Terancam Hukuman Mati, Pengacara Ajukan Keberatan (Eksepsi)

5 Januari 2026 - 22:45 WIB

Pelaku Pembunuhan Mutilasi Pacet Terancam Hukuman Mati, Pengacara Ajukan Keberatan (Eksepsi)
Trending di Berita Mojokerto