Pemkot Mojokerto Hadirkan Combo Diskon PBB-P2 2026 Membanggakan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Pratama Pemkot Mojokerto Kembali Sabet UHC Awards 2026, Akses Layanan Kesehatan Warga Kian Terjamin Optimisme PAD Mojokerto 2026: Target Rp 881,7 Miliar, Pajak dan Retribusi Jadi Andalan PKD Kabupaten Mojokerto Matangkan Persiapan Mini Soccer PWMR CUP 2026 Istiqomah Selawatan, Menanam Doa untuk Masa Depan Generasi

Berita Mojokerto

Ini Harapan Wawali Saat Pemkot Mojokerto Gelar ORI Difteri Putaran Ke 2

badge-check
MOJOKERTO – majalahdetektif.com : Provinsi Jawa Timur pada tahun 2018 ini telah dinyatakan berstatus KLB Difteri berdasarkan Surat Edaran Dirjen P2P No. UM.01.05/1/102/2018, Surat Edaran Gubernur No. 460/69/012.4/2018. Untuk itu, diwajibkan melakukan Outbreak Response Immunization (ORI) Difteri yaitu pemberian imunisasi tambahan Difteri dengan sasaran umur 1 sampai 19 tahun yang dilakukan dalam 3 putaran.

Pelaksanaan ORI Difteri pada putaran 2 di Kota Mojokerto akan dimulai tanggal 2 Juli 2018 s/d 31 Agustus 2018, dengan sasaran berjumlah 52.084 anak yang tertempat di Posyandu dan Sekolah (mulai PAUD s/d SMA/SMK/MAN). Sedangkan sebelumnya, pada putaran pertama Imunisasi difteri telah dilaksanakan di Kota Mojokerto pada Februari 2018 lalu dengan sasaran sebanyak 52.087 jiwa.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto, Christiana Indah Wahyu W mengatakan tujuan ORI difteri ini untuk memberikan kekebalan populasi/kelompok tanpa mempertimbangkan status imunisasi rutin sebelumnya, termasuk Kota Mojokerto sebagaimana tertuang Surat Keputusan Walikota Mojokerto Nomor 188.45/272/417.111/2018 tentang Penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri. “Disamping itu untuk meningkatkan kekebalan terhadap imunity gap yang terjadi dikarenakan cakupan imunisasi dasar bayi dan baduta yang rendah dan tidak merata di seluruh wilayah,” jelasnya.

Wakil Wali Kota Mojokerto Suyitno mengatakan kesehatan merupakan program prioritas sesuai dengan visi misi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Mojokerto, karena itu upaya ini membutuhkan koordinasi dengan lintas sektoral, baik OPD maupun institusi yang lain, Posyandu, Puskesmas, juga peran serta Forkopimda Mojokerto.

“ORI Difteri putaran kedua di bulan Juli 2018 ORI ini digelar untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat. Mari kita dukung untuk memutus penyebaran difteri di Kota Mojokerto,” pungkasnya, Kamis (5/7/2018). (Mar/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Membanggakan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Pratama

29 Januari 2026 - 00:53 WIB

Membanggakan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Pratama

SMKN 1 Mojokerto Gelar Career Match & Campus Fest 2026: Cari Kerja atau Kuliah?

23 Januari 2026 - 15:04 WIB

SMKN 1 Mojokerto Gelar Career Match & Campus Fest 2026: Cari Kerja atau Kuliah?

CESA 2026 SMAN 2 Mojokerto: Cari Kampus Impianmu

23 Januari 2026 - 14:13 WIB

CESA 2026 SMAN 2 Mojokerto: Cari Kampus Impianmu

Kades Temon Absen Sidang Sengketa Informasi, Permohonan Transparansi APBDes Tetap Berlanjut

22 Januari 2026 - 06:45 WIB

Kades Temon Absen Sidang Sengketa Informasi, Permohonan Transparansi APBDes Tetap Berlanjut

Kalah di Komisi Informasi, Ketua PKDI Mojokerto Wajib Buka Dokumen Anggaran Desa

9 Januari 2026 - 15:41 WIB

Kalah di Komisi Informasi, Ketua PKDI Mojokerto Wajib Buka Dokumen Anggaran Desa
Trending di Berita Mojokerto