Bapenda Kabupaten Mojokerto Galakkan Kepatuhan Pajak Kendaraan Dana Transfer Berkurang Rp 105 M, Badan Anggaran DPRD Kota Mojokerto Berharap Pemkot Mojokerto Prioritaskan Pelayanan Selawatan ke-17 di LBH Djawa Dwipa: Doa Bersama untuk Orang Tua dan Penguatan Syiar Keagamaan di Kedunglengkong Bea Cukai Sidoarjo Ajak Masyarakat Mojokerto Perangi Rokok Ilegal dalam Sosialisasi Ketentuan Cukai Pimpinan PKS DPRD Kota Mojokerto Angkat Bicara Terkait Proses APBD 2026 Mojo Hakordia Run 5K Warnai Kota Mojokerto, Ribuan Peserta Meriahkan Peringatan HAKORDIA dan HUT ke-54 Korpri

Berita Mojokerto

Ini Harapan Wawali Saat Pemkot Mojokerto Gelar ORI Difteri Putaran Ke 2

badge-check
MOJOKERTO – majalahdetektif.com : Provinsi Jawa Timur pada tahun 2018 ini telah dinyatakan berstatus KLB Difteri berdasarkan Surat Edaran Dirjen P2P No. UM.01.05/1/102/2018, Surat Edaran Gubernur No. 460/69/012.4/2018. Untuk itu, diwajibkan melakukan Outbreak Response Immunization (ORI) Difteri yaitu pemberian imunisasi tambahan Difteri dengan sasaran umur 1 sampai 19 tahun yang dilakukan dalam 3 putaran.

Pelaksanaan ORI Difteri pada putaran 2 di Kota Mojokerto akan dimulai tanggal 2 Juli 2018 s/d 31 Agustus 2018, dengan sasaran berjumlah 52.084 anak yang tertempat di Posyandu dan Sekolah (mulai PAUD s/d SMA/SMK/MAN). Sedangkan sebelumnya, pada putaran pertama Imunisasi difteri telah dilaksanakan di Kota Mojokerto pada Februari 2018 lalu dengan sasaran sebanyak 52.087 jiwa.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto, Christiana Indah Wahyu W mengatakan tujuan ORI difteri ini untuk memberikan kekebalan populasi/kelompok tanpa mempertimbangkan status imunisasi rutin sebelumnya, termasuk Kota Mojokerto sebagaimana tertuang Surat Keputusan Walikota Mojokerto Nomor 188.45/272/417.111/2018 tentang Penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri. “Disamping itu untuk meningkatkan kekebalan terhadap imunity gap yang terjadi dikarenakan cakupan imunisasi dasar bayi dan baduta yang rendah dan tidak merata di seluruh wilayah,” jelasnya.

Wakil Wali Kota Mojokerto Suyitno mengatakan kesehatan merupakan program prioritas sesuai dengan visi misi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Mojokerto, karena itu upaya ini membutuhkan koordinasi dengan lintas sektoral, baik OPD maupun institusi yang lain, Posyandu, Puskesmas, juga peran serta Forkopimda Mojokerto.

“ORI Difteri putaran kedua di bulan Juli 2018 ORI ini digelar untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat. Mari kita dukung untuk memutus penyebaran difteri di Kota Mojokerto,” pungkasnya, Kamis (5/7/2018). (Mar/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kiai Asep Bakal Dorong Bupati Gus Barra Sikapi Usulan Perbup Dari Ketua PWMR

7 November 2025 - 13:27 WIB

Kiai Asep Bakal Dorong Bupati Gus Barra Sikapi Usulan Perbup Dari Ketua PWMR

Desa Medali Kukuhkan Tiga Perangkat Baru, Tegaskan Komitmen Menuju Desa Digital

29 Oktober 2025 - 10:02 WIB

Desa Medali Kukuhkan Tiga Perangkat Baru, Tegaskan Komitmen Menuju Desa Digital

Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kota Mojokerto Periode 2026–2031 Resmi Dibuka

25 Oktober 2025 - 07:35 WIB

Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kota Mojokerto Periode 2026–2031 Resmi Dibuka

PKD Kabupaten Mojokerto Tegaskan Komitmen Bangun Desa Mandiri dan Digital di Era Prabowo

25 Oktober 2025 - 04:54 WIB

PKD Kabupaten Mojokerto Tegaskan Komitmen Bangun Desa Mandiri dan Digital di Era Prabowo

LSM Mojokerto Gandeng PWMR Luncurkan Gerakan Tutup Tambang Ilegal

25 Oktober 2025 - 04:46 WIB

LSM Mojokerto Gandeng PWMR Luncurkan Gerakan Tutup Tambang Ilegal
Trending di Berita Mojokerto