Pemkot Mojokerto Hadirkan Combo Diskon PBB-P2 2026 Membanggakan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Pratama Pemkot Mojokerto Kembali Sabet UHC Awards 2026, Akses Layanan Kesehatan Warga Kian Terjamin Optimisme PAD Mojokerto 2026: Target Rp 881,7 Miliar, Pajak dan Retribusi Jadi Andalan PKD Kabupaten Mojokerto Matangkan Persiapan Mini Soccer PWMR CUP 2026 Istiqomah Selawatan, Menanam Doa untuk Masa Depan Generasi

Berita Mojokerto

DPRD Kota Mojokerto Pertanyakan Belum Diaspalnya Kerusakan Jalan Gajah Mada Hingga Jalan Pahlawan

badge-check
MOJOKERTO – majalahdetektif.com : Kerusakan aspal sepanjang jalan Gajah Mada hingga jalan Pahlawan Kota Mojokerto akibat dari pengerjaan proyek Pembangunan Revitalisasi Saluran Air dan Trotoar sepanjang jalan Gajah Mada – Pahlawan (Gamapala) pada akhir 2016 lalu, hingga detik ini belum tersentuh secara total. Jalan yang awalnya halus dan mulus itu, , dibiarkan rusak begitu saja oleh kontraktor pelaksana proyek tersebut. Ironisnya, Pemda setempat terkesan melakukan pembiaran atas kerusakan fisilitas umum (Fasum) yang merupakan jalan utama di Kota Mojokerto ini.
Meski demikian setelah menuai banyak kritikan dinas terkait baru melakukan penambalan dibeberapa titik, namun tambal-sulam yang dilakukannya nampak setengah hati saja. Pasalnya, pasca dilakukan tambal-sulam, dalam beberapa pekan saja beberapa kanisiran aspal itu telah mengelupas lagi. Tak ayal, kerusakan aspal sepanjang jalan Gamapala ini, memantik reaksi pedas kalangan anggota Legislator atas kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto.
Bahkan, pihak Komisi II DPRD Kota Mojokerto mempertanyakan kemampuan manajerial dinas yang membawahi sarana jalan itu. “Tahu saya, sebelum dilaksanakannya proyek Gamapala (Red: Pembangunan Revitalisasi Saluran Air dan Trotoar sepanjang jalan Gajah Mada – Pahlawan), kondisi jalan Gajah Mada – jalan Pahlawan dari ujung ke ujungnya halus dan mulus. Namun, pasca pengerjaan proyek Gamapala, kondisi jalan tersebut menjadi rusak parah. Ini menjadi catatan kita”, ujar anggota Komisi II DPRD Kota Mojokerto, Junaedi Malik, Selasa (06/06/2017).
Anggota Komisi II DPRD Kota Mojokerto yang juga Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) inipun mengungkapkan keheranannya atas kerusakan aspal sepanjang jalan Gajah Mada – Pahlawan yang ditinggalkan begitu saja oleh pelaksana proyek Gamapala. “Pasca mengerjakan proyek Gamapala, kerusakan jalan yang sedemikian parahnya ditinggal begitu saja oleh pelaksananya. Sementara instansi yang membawahi proyek Gamapala terkesan diam saja. Adap apa ini…!? Padahal, tahun sebelumnya (Red: 2015), jalan tersebut baru direvitalisasi dengan anggaran puluhan miliar…!? Ini jelas merugikan daerah dan akan kita kejar”, tandas Junaedi Malik.
Terkait belum diperbaikinya jalan Gajah Mada – Pahlawan hingga saat ini, Junaedi Malik pun menyatakan keheranannya. Pasalnya, anggaran untuk proyek pengaspalan sudah di dok sejak lama, yang semestinya secara otomatis sudah bisa dijalankan. “Anggaran untuk pengerjaan proyek pengaspalan ini sudah di dok sejak dulu. Mestinya, jika menejerial PU kuat, proyek pengaspalan sudah bisa dilaksanakan sejak awal tahun anggaran 2017. Jika sampai saat ini belum dikerjakan, ada apa lagi ini…? Harus dibongkar akar permasalahannya. Yang perlu digaris bawahi, ini uang negara dan untuk kepentingan masyarakat”, pungkasnya, tegas.
Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Pembangunan, Agoes Heri Santoso menjelaskan, bahwa pihak Dinas PUTR hingga saat ini belum menyerahkan dokumen lelang pengaspalan jalan. “Terkait proyek aspalisasi, hingga aaat ini belum ada dokumen yang masuk. Untuk itu, kita belum memrosesnya”, jelas Kabag Administrasi  Pembangunan Setdakot Mojokerto, Agoes Heri Santoso, Selasa (06/06/2017).
Sayangnya, ketika beberapa kali dikonfirmasi melalui nomor selulernya tentang persoalan tersebut, Kepala DPUTR Pemkot Mojokerto Wiwit Febrianto terkesan tak mau mengangkat hand-phonenya. (Mar/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Membanggakan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Pratama

29 Januari 2026 - 00:53 WIB

Membanggakan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Pratama

SMKN 1 Mojokerto Gelar Career Match & Campus Fest 2026: Cari Kerja atau Kuliah?

23 Januari 2026 - 15:04 WIB

SMKN 1 Mojokerto Gelar Career Match & Campus Fest 2026: Cari Kerja atau Kuliah?

CESA 2026 SMAN 2 Mojokerto: Cari Kampus Impianmu

23 Januari 2026 - 14:13 WIB

CESA 2026 SMAN 2 Mojokerto: Cari Kampus Impianmu

Kades Temon Absen Sidang Sengketa Informasi, Permohonan Transparansi APBDes Tetap Berlanjut

22 Januari 2026 - 06:45 WIB

Kades Temon Absen Sidang Sengketa Informasi, Permohonan Transparansi APBDes Tetap Berlanjut

Kalah di Komisi Informasi, Ketua PKDI Mojokerto Wajib Buka Dokumen Anggaran Desa

9 Januari 2026 - 15:41 WIB

Kalah di Komisi Informasi, Ketua PKDI Mojokerto Wajib Buka Dokumen Anggaran Desa
Trending di Berita Mojokerto