Bapenda Kabupaten Mojokerto Evaluasi Kinerja Pegawai, Strategi Optimalisasi Pajak Daerah Diperkuat DPRD Kota Mojokerto Tekankan Percepatan APBD Perubahan 2026, OPD Diminta Matangkan Program dan Anggaran PKDI Mojokerto Juara PKDI Cup II 2026, Gol Arif Rahman Antar Trofi ke Bumi Majapahit POHON TUMBANG GANGGU LALU LINTAS DI PEREMPATAN JAYANEGARA–PAHLAWAN, POHON KEROPOS JADI SOROTAN Wawali Mojokerto Dorong Perusahaan Lindungi Pekerja, Bukan Sekadar Takut Sanksi Tekan Kriminalitas dari Lingkungan Terkecil, Ning Ita Perkuat Gerakan Kelurahan Sadar Hukum

Berita Pemkot Mojokerto

Hari Otonomi Daerah ke-29, Pemkot Mojokerto Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Layanan Publik

badge-check


					Hari Otonomi Daerah ke-29, Pemkot Mojokerto Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Layanan Publik Perbesar

Hari Otonomi Daerah ke-29, Pemkot Mojokerto Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Layanan Publik

Kota Mojokerto, Majalahdetektif.com – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-29 di Lapangan Sasana Abhipraya, Balai Kota Mojokerto, pada Jumat (25/4/2025). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat daerah.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan sambutan resmi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, yang menekankan pentingnya semangat otonomi daerah sebagai motor penggerak pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Otonomi daerah harus menjadi instrumen percepatan pembangunan, penguatan integrasi nasional, serta peningkatan daya saing daerah yang berujung pada kemajuan bangsa,” ujar Ning Ita saat membacakan amanat Mendagri.

Dalam sambutannya, juga disampaikan bahwa pelaksanaan otonomi daerah selama hampir tiga dekade telah menunjukkan berbagai capaian positif. Namun, tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut inovasi berkelanjutan dan penguatan kelembagaan. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta untuk terus melakukan langkah-langkah strategis, seperti mendorong swasembada pangan dan energi, memperkuat pengelolaan sumber daya air, menciptakan birokrasi yang bersih dan berintegritas, serta memperluas akses pendidikan dan layanan kesehatan yang merata dan terjangkau.

“Momentum peringatan ini harus menjadi refleksi bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, responsif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” tegas Ning Ita.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya komitmen semua pihak untuk menjadikan otonomi daerah sebagai sarana peningkatan kualitas layanan publik, yang menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, Pemkot Mojokerto juga memberikan apresiasi kepada para kelurahan berprestasi. Secara simbolis, Wali Kota menyerahkan penghargaan kepada pemenang Lomba Kelurahan Tahun 2025, yakni Kelurahan Sentanan, Surodinawan, dan Wates.

Upacara Hari Otoda ke-29 ini tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi juga panggilan untuk memperkuat kolaborasi antar elemen pemerintahan dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wawali Mojokerto Dorong Perusahaan Lindungi Pekerja, Bukan Sekadar Takut Sanksi

11 September 2026 - 10:14 WIB

Tekan Kriminalitas dari Lingkungan Terkecil, Ning Ita Perkuat Gerakan Kelurahan Sadar Hukum

9 September 2026 - 08:50 WIB

Ning Ita Minta Siskamling Tak Hanya Aktif Saat Lomba, Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

8 September 2026 - 16:50 WIB

PBB 90 Persen hingga Lingkungan Bersih, Ini Lima Kriteria Kelurahan Sadar Hukum

8 September 2026 - 10:16 WIB

Dibekali Keterampilan Kuliner, 60 Warga Binaan Lapas Mojokerto Disiapkan Mandiri Usai Bebas

7 September 2026 - 17:20 WIB

Trending di Berita Pemkot Mojokerto