Bapenda Kabupaten Mojokerto Tertibkan Reklame Tak Patuh Pajak, Segel hingga Pembongkaran Kapolres Mojokerto Buka Ruang Kritik, Minta Pers Sajikan Pemberitaan Objektif Bapenda Kabupaten Mojokerto Evaluasi Kinerja Pegawai, Strategi Optimalisasi Pajak Daerah Diperkuat DPRD Kota Mojokerto Tekankan Percepatan APBD Perubahan 2026, OPD Diminta Matangkan Program dan Anggaran PKDI Mojokerto Juara PKDI Cup II 2026, Gol Arif Rahman Antar Trofi ke Bumi Majapahit POHON TUMBANG GANGGU LALU LINTAS DI PEREMPATAN JAYANEGARA–PAHLAWAN, POHON KEROPOS JADI SOROTAN

Berita Mojokerto

Wali Kota Mojokerto Ajak Kader Kesehatan Jadi Teladan PHBS, Tegaskan Pentingnya Peran dalam Masyarakat

badge-check


					Wali Kota Mojokerto Ajak Kader Kesehatan Jadi Teladan PHBS, Tegaskan Pentingnya Peran dalam Masyarakat Perbesar

Wali Kota Mojokerto Ajak Kader Kesehatan Jadi Teladan PHBS, Tegaskan Pentingnya Peran dalam Masyarakat

Kota Mojokerto, Majalahdetektif com — Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengajak seluruh kader motivator kesehatan untuk terus menggalakkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tengah masyarakat. Dalam arahannya pada kegiatan pembinaan kader kesehatan di Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Rabu (14/5/2025), ia menegaskan bahwa keberadaan kader sangat vital dalam membentuk pola hidup sehat di lingkungan sekitar.

“Kader kesehatan adalah garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Ini bukan hanya soal tugas, tapi bentuk pengabdian sosial dan kemanusiaan,” ujar Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota.

Menurutnya, PHBS tidak hanya menyangkut kebersihan individu, tetapi juga keterlibatan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Oleh karena itu, kader dituntut lebih kreatif dalam mengedukasi masyarakat, misalnya melalui lomba kebersihan atau pendekatan lain yang komunikatif dan menyenangkan.

“PHBS bukan sekadar rutinitas, tetapi budaya hidup. Kader bisa menciptakan kegiatan yang menarik agar warga tertarik ikut serta,” jelasnya.

Ning Ita juga menekankan pentingnya keteladanan dari setiap kader. Ia menyampaikan bahwa minimal setiap kader bertanggung jawab membina 20 rumah tangga di lingkungan sekitar agar konsisten menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Kalau seluruh elemen masyarakat bergerak bersama, maka lingkungan akan bersih. Dan dari lingkungan yang bersih, akan lahir masyarakat yang sehat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menyoroti pentingnya kolaborasi antar sektor, termasuk peran aktif TNI dan Polri, dalam upaya mewujudkan lingkungan yang sehat dan tertib. Sinergi lintas sektor menurutnya menjadi kunci sukses dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.

Di akhir sambutannya, Ning Ita mengingatkan bahwa kesehatan merupakan aspek paling fundamental dalam kehidupan manusia, yang nilainya tak bisa diukur secara materi.

“Kesehatan tidak bisa dibeli dengan rupiah. Karena itu, mari kita jaga bersama. Karena hanya dengan tubuh yang sehat, kita bisa berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat,” pungkasnya. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolres Mojokerto Buka Ruang Kritik, Minta Pers Sajikan Pemberitaan Objektif

10 Oktober 2026 - 09:38 WIB

PKDI Mojokerto Juara PKDI Cup II 2026, Gol Arif Rahman Antar Trofi ke Bumi Majapahit

14 September 2026 - 18:06 WIB

POHON TUMBANG GANGGU LALU LINTAS DI PEREMPATAN JAYANEGARA–PAHLAWAN, POHON KEROPOS JADI SOROTAN

13 September 2026 - 12:43 WIB

BULOG Mojokerto Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan 100 Persen, 156.513 PBP Terima Beras dan Minyak Goreng

19 Juni 2026 - 23:20 WIB

BULOG Mojokerto Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan 100 Persen, 156.513 PBP Terima Beras dan Minyak Goreng

SMKN 1 Dlanggu Buka SPMB Tahap 4 Jalur Prestasi Nilai Akademik, Kuota 65 Persen

5 Juni 2026 - 22:41 WIB

Trending di Berita Mojokerto