Operasi Sidak ke-8, Satpol PP Kota Mojokerto Sisir 15 Titik dan Nihil Temuan Rokok Ilegal Semangat Kemerdekaan, Perumdam Mojopahit Mojokerto Terus Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Dorong Olahraga Inklusif, Kemenpora Latih 115 Penggerak Olahraga Disabilitas di Mojokerto Realisasi PAD Mojokerto Capai 59,95 Persen, Pemkab Apresiasi Wajib Pajak Lewat Undian PKB Satpol PP Mojokerto Sisir 15 Titik, Peredaran Rokok Ilegal Nihil, Pedagang Diminta Tolak Tawaran Murah Serapan Anggaran Dinsos P3A Baru 37,9 Persen, Komisi III DPRD Kota Mojokerto Dorong Percepatan dan Penguatan Perlindungan Sosial

Advertorial

DPRD Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pertanian, Tekan Pengangguran Mojokerto

badge-check


					DPRD Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pertanian, Tekan Pengangguran Mojokerto Perbesar

DPRD Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pertanian, Tekan Pengangguran Mojokerto

Kabupaten Mojokerto, majalahdetektif.com — Angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Mojokerto yang masih berada di kisaran 3,49 persen pada tahun 2025 menjadi perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto. Meski tergolong rendah dibanding sejumlah daerah lain, DPRD menilai capaian tersebut belum mencerminkan pemerataan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ayni Zuroh, menegaskan bahwa tantangan utama pembangunan daerah saat ini bukan semata menekan angka pengangguran, melainkan memastikan terciptanya lapangan kerja yang berkelanjutan dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, hal itu hanya dapat dicapai melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dirancang secara terarah dan inklusif.

Ia mengungkapkan, Kabupaten Mojokerto memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian Jawa Timur. Namun di sisi lain, masih terdapat kesenjangan ekonomi antarwilayah dan antarsektor yang perlu segera diatasi melalui kebijakan daerah yang lebih berpihak kepada masyarakat akar rumput.

“Intervensi kebijakan daerah harus difokuskan pada penguatan sektor yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat, terutama UMKM dan pertanian. Dua sektor ini terbukti memiliki daya serap tenaga kerja yang besar dan berperan langsung terhadap kesejahteraan warga,” ujar Ayni Zuroh, Selasa (17/2/2026).

Selain aspek ekonomi, DPRD juga menekankan pentingnya prinsip keadilan dalam pelayanan publik. Menurut Ayni, setiap warga Kabupaten Mojokerto berhak memperoleh perlakuan yang setara dan proporsional, baik dalam bidang ekonomi, hukum, sosial, maupun pendidikan.

“Pemerintah daerah harus memastikan bahwa seluruh sumber daya pemerintahan dan potensi kewilayahan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui sistem pelayanan publik yang adil dan merata,” tegasnya.

DPRD Kabupaten Mojokerto berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret dan terukur untuk memperkuat pemberdayaan UMKM dan sektor pertanian, sekaligus membuka peluang kerja baru. Upaya tersebut dinilai penting guna menekan angka pengangguran, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Den/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Operasi Sidak ke-8, Satpol PP Kota Mojokerto Sisir 15 Titik dan Nihil Temuan Rokok Ilegal

20 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Operasi Sidak ke-8, Satpol PP Kota Mojokerto Sisir 15 Titik dan Nihil Temuan Rokok Ilegal

Semangat Kemerdekaan, Perumdam Mojopahit Mojokerto Terus Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan

11 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Semangat Kemerdekaan, Perumdam Mojopahit Mojokerto Terus Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan

Dorong Olahraga Inklusif, Kemenpora Latih 115 Penggerak Olahraga Disabilitas di Mojokerto

1 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Realisasi PAD Mojokerto Capai 59,95 Persen, Pemkab Apresiasi Wajib Pajak Lewat Undian PKB

30 Juli 2026 - 07:35 WIB

Realisasi PAD Mojokerto Capai 59,95 Persen, Pemkab Apresiasi Wajib Pajak Lewat Undian PKB

Satpol PP Mojokerto Sisir 15 Titik, Peredaran Rokok Ilegal Nihil, Pedagang Diminta Tolak Tawaran Murah

27 Juli 2026 - 14:47 WIB

Satpol PP Mojokerto Sisir 15 Titik, Peredaran Rokok Ilegal Nihil, Pedagang Diminta Tolak Tawaran Murah
Trending di Advertorial