Dari Ruang Sidang ke Jakarta, Ery Purwanti Bawa Semangat Kartini dalam Aksi Nyata Bela Wong Cilik BOSDA 2026 Diperkuat, Pemkot Mojokerto Pastikan Pendidikan Gratis Tepat Sasaran dan Transparan Pasca Longsor Gondang, 146 Warga Terima Bantuan: Pemkab Mojokerto Percepat Pemulihan Akses Air Bersih Tanpa Denda hingga Akhir Juni! Pemkab Mojokerto Buka “Jalan Ringan” Lunasi Pajak di HUT ke-733 Disumpah Jadi Advokat, Hadi Purwanto Didorong Perkuat Peran Hukum untuk Kepentingan Publik DPRD Kota Mojokerto Soroti Optimalisasi PAD dalam 18 Rekomendasi LKPJ 2025

Berita Sidoarjo

Gus Muhdlor Realisasikan Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni, Tahun Ini Tetapkan 340 Sasaran

badge-check


					Gus Muhdlor Realisasikan Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni, Tahun Ini Tetapkan 340 Sasaran Perbesar

Gus Muhdlor Realisasikan Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni, Tahun Ini Tetapkan 340 Sasaran

SIDOARJO, majalah detektif.com  – Program bedah rumah menjadi salah satu komitmen Pemkab Sidoarjo mensejahterahkan masyarakatnya. Tahun ini ada sebanyak 340 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang mendapatkan bantuan perbaikan. Seperti yang dilakukan kepada warga Desa Jatikalang Kecamatan Prambon.

 

Terdapat enam RTLH yang mendapatkan bantuan program bedah rumah tersebut. Siang tadi, bantuan program bedah rumah tersebut diserahkan Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor S.IP di balai Desa Jatikalang Prambon, Kamis, (22/9). Bupati H. Ahmad Muhdlor atau Gus Muhdlor juga meninjau langsung pembangunannya.

 

Gus Muhdlor mengatakan Pemkab Sidoarjo tetap berkomitmen untuk mensejahterahkan masyarakatnya. Salah satunya lewat program bedah rumah. Diupayakan setiap tahun program tersebut ada, karena merupakan salah satu program prioritasnya. Bahkan sasaran penerima manfaatnya akan ditingkatkan jumlahnya.

 

“Setiap tahun akan kami usahakan,”ucapnya usai meninjau rumah salah satu penerima manfaat program bedah rumah.

 

Gus Muhdlor meminta peran serta Pemerintah Desa/Pemdes dalam mensukseskan program bedah rumah tersebut. Pemdes dapat menyampaikan usulan penerima manfaat dari program itu. Dengan begitu Pemkab Sidoarjo dapat membantu kesulitan warga melalui program bedah rumah seperti ini.

 

“Kami minta proaktif dari teman-teman yang lain kalau ada usulan, kebetulan bapak kepala desa ini (Kades Jatikalang) menurut kami sangat proaktif memberikan informasi masyarakat yang berhak menerima program bedah rumah ini,”sampainya.

 

Gus Muhdlor mengatakan tahun ini ada 340 unit RTLH yang akan dibedah. 50 unit rumah dari APBD, 15 unit melalui program TMMD dan 275 melalui APBN. Program tersebut juga akan menggandeng lembaga lain. Tujuannya agar semakin banyak masyarakat Sidoarjo menerima manfaat dari program tersebut. Salah satunya yang saat ini digandeng Baznas Sidoarjo.

 

“Kita akan membuka ruang-ruang yang lain, termasuk dari Baznas yang ternyata banyak program dari Baznas pusat maupun provinsi yang menunggu proaktif dari kabupaten, salah satunya program bedah rumah milil Baznas Sidoarjo kali ini,”ucapnya.

 

Satukin (45) warga Dusun Suwaluh, Desa Jatikalang merasa bersyukur rumahnya mendapat bantuan rehab dari Pemkab Sidoarjo. Rumah berdinding bambu (sesek) berukuran 3×6 itu ditinjau langsung oleh Bupati Sidoarjo. Kondisinya sangat memprihatinkan, bila musim hujan , atapnya bocor. Tiangnya penyangga juga sudah miring.

 

Selama ini, rumah itu hanya ditinggali Satukin sendiri. Karena istri anaknya yang masih usia 3,5 tahun memilih  tinggal bersama orangtuanya. Perhatian dari Pemkab membuat pria pekerja kuli bangunan kadang kerja serabutan itu berkali-kali mengungkapkan rasa terimakasih pada Bupati Sidoarjo dan jajarannya.

 

“Terimakasih Pak Bupati, bantuan rehab rumah sungguh sangat membantu kami sekeluarga,” ucap Satukin. (Ldy)

SIDOARJO, majalah detektif.com – Program bedah rumah menjadi salah satu komitmen Pemkab Sidoarjo mensejahterahkan masyarakatnya. Tahun ini ada sebanyak 340 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang mendapatkan bantuan perbaikan. Seperti yang dilakukan kepada warga Desa Jatikalang Kecamatan Prambon.

Terdapat enam RTLH yang mendapatkan bantuan program bedah rumah tersebut. Siang tadi, bantuan program bedah rumah tersebut diserahkan Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor S.IP di balai Desa Jatikalang Prambon, Kamis, (22/9). Bupati H. Ahmad Muhdlor atau Gus Muhdlor juga meninjau langsung pembangunannya.

Gus Muhdlor mengatakan Pemkab Sidoarjo tetap berkomitmen untuk mensejahterahkan masyarakatnya. Salah satunya lewat program bedah rumah. Diupayakan setiap tahun program tersebut ada, karena merupakan salah satu program prioritasnya. Bahkan sasaran penerima manfaatnya akan ditingkatkan jumlahnya.

“Setiap tahun akan kami usahakan,”ucapnya usai meninjau rumah salah satu penerima manfaat program bedah rumah.

Gus Muhdlor meminta peran serta Pemerintah Desa/Pemdes dalam mensukseskan program bedah rumah tersebut. Pemdes dapat menyampaikan usulan penerima manfaat dari program itu. Dengan begitu Pemkab Sidoarjo dapat membantu kesulitan warga melalui program bedah rumah seperti ini.

“Kami minta proaktif dari teman-teman yang lain kalau ada usulan, kebetulan bapak kepala desa ini (Kades Jatikalang) menurut kami sangat proaktif memberikan informasi masyarakat yang berhak menerima program bedah rumah ini,”sampainya.

Gus Muhdlor mengatakan tahun ini ada 340 unit RTLH yang akan dibedah. 50 unit rumah dari APBD, 15 unit melalui program TMMD dan 275 melalui APBN. Program tersebut juga akan menggandeng lembaga lain. Tujuannya agar semakin banyak masyarakat Sidoarjo menerima manfaat dari program tersebut. Salah satunya yang saat ini digandeng Baznas Sidoarjo.

“Kita akan membuka ruang-ruang yang lain, termasuk dari Baznas yang ternyata banyak program dari Baznas pusat maupun provinsi yang menunggu proaktif dari kabupaten, salah satunya program bedah rumah milil Baznas Sidoarjo kali ini,”ucapnya.

Satukin (45) warga Dusun Suwaluh, Desa Jatikalang merasa bersyukur rumahnya mendapat bantuan rehab dari Pemkab Sidoarjo. Rumah berdinding bambu (sesek) berukuran 3×6 itu ditinjau langsung oleh Bupati Sidoarjo. Kondisinya sangat memprihatinkan, bila musim hujan , atapnya bocor. Tiangnya penyangga juga sudah miring.

Selama ini, rumah itu hanya ditinggali Satukin sendiri. Karena istri anaknya yang masih usia 3,5 tahun memilih tinggal bersama orangtuanya. Perhatian dari Pemkab membuat pria pekerja kuli bangunan kadang kerja serabutan itu berkali-kali mengungkapkan rasa terimakasih pada Bupati Sidoarjo dan jajarannya.

“Terimakasih Pak Bupati, bantuan rehab rumah sungguh sangat membantu kami sekeluarga,” ucap Satukin. (Ldy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Selain RTLH dan BPJS Plt. Bupati Sidoarjo juga Upayakan Jamban Sehat untuk Keluarga Munodo

1 Juni 2024 - 06:50 WIB

Plt. Bupati Sidoarjo Ajak Masyarakat Amalkan Nilai-nilai Pancasila

1 Juni 2024 - 06:35 WIB

Tim Panelis stunting apresiasi inovasi cegah stunting di Pemkab Sidoarjo

31 Mei 2024 - 07:50 WIB

Plt. Bupati Sidoarjo Gerakkan Seluruh ASN dengan Aksi Kerja Bakti Massal

31 Mei 2024 - 07:39 WIB

Satgas TMMD ke-120 Kodim 0816/Sidoarjo Menyapa dengan Hangat, Masuk Dapur dan Berbagi Sembako di Desa Penambangan

30 Mei 2024 - 14:12 WIB

Trending di Berita Sidoarjo