Dorong Olahraga Inklusif, Kemenpora Latih 115 Penggerak Olahraga Disabilitas di Mojokerto Realisasi PAD Mojokerto Capai 59,95 Persen, Pemkab Apresiasi Wajib Pajak Lewat Undian PKB Satpol PP Mojokerto Sisir 15 Titik, Peredaran Rokok Ilegal Nihil, Pedagang Diminta Tolak Tawaran Murah Serapan Anggaran Dinsos P3A Baru 37,9 Persen, Komisi III DPRD Kota Mojokerto Dorong Percepatan dan Penguatan Perlindungan Sosial Harkopnas ke-79, Pemkab Mojokerto Dorong Koperasi Lebih Modern, Berdaya Saing dan Berbasis Kolaborasi Komisi III DPRD Kota Mojokerto Klarifikasi Aduan Seragam SMPN 3, Sekolah Tegaskan Tidak Pernah Mewajibkan Pembelian Atribut

Advertorial

Ning Ita Berikan Pendampingan Keamanan Pangan

badge-check


					Ning Ita Berikan Pendampingan Keamanan Pangan Perbesar

Ning Ita Berikan Pendampingan Keamanan Pangan

MOJOKERTO – Ratusan warga di Kota Mojokerto mengikuti pelatihan inkubasi wirausaha makanan minuman (mamin). Pelaothan ini menjadi bagian dari mendapatkan izin kepengurusan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga). Total ada 130 peserta Program Inkubasi Wirausaha makanan dan minuman (mamin) mendapatkan Pendampingan Keamanan Pangan (PKP) dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) kota Mojokerto.

Diketahui PKP merupakan syarat untuk mendapatkan izin PIRT ( agar para pelaku UMKM di kota Mojokerto lebih berdaya saing dalam mendukung Kota Mojokerto menuju kota pariwisata. Diawali dengan forum KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) terkait Keamanan pangan bagi pelaku Inkubasi Wirausaha tahun 2021, bertempat di sebuah hotel di Jalan By Pass KM 8 kota Mojokerto, pada Senin (29/11/2021).

Forum ini merupakan langkah berkelanjutan dari program Inkubasi Wirausaha yang difasilitasi Pemkot Mojokerto bagi warga terdampak Covid-19 yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2021. “Selain kami lakukan Pendampingan Keamanan Pangan (PKP) sebagai syarat untuk mendapatkan izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga), setelah itu kami akan dampingi peserta Inkubasi Wirausaha berproses untuk mendapatkan sertifikasi halal, kami lakukan secara bertahap untuk menjadikan pelaku UMKM di kota Mojokerto ini agar lebih memiliki daya saing” ujar Wali Kota Ika Puspitasari.

Lebih lanjut ia mengimbau kepada seluruh peserta Inkubasi Wirausaha yang hadir agar mempraktekan ilmu yang telah didapat, baik dibidang pembuatan produk, maupun ilmu tentang standar keamanan pangan dari mamin yang diproduksi.

“Karena produk yang dihasilkan dan dipasarkan ini dalam rangka mendukung program prioritas Pemkot Mojokerto yaitu Mojokerto kota sebagai kota Pariwisata, maka dua hal ini penting” jelas Ning Ita sapaan akrab Wali Kota. (mar/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dorong Olahraga Inklusif, Kemenpora Latih 115 Penggerak Olahraga Disabilitas di Mojokerto

1 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Realisasi PAD Mojokerto Capai 59,95 Persen, Pemkab Apresiasi Wajib Pajak Lewat Undian PKB

30 Juli 2026 - 07:35 WIB

Realisasi PAD Mojokerto Capai 59,95 Persen, Pemkab Apresiasi Wajib Pajak Lewat Undian PKB

Satpol PP Mojokerto Sisir 15 Titik, Peredaran Rokok Ilegal Nihil, Pedagang Diminta Tolak Tawaran Murah

27 Juli 2026 - 14:47 WIB

Satpol PP Mojokerto Sisir 15 Titik, Peredaran Rokok Ilegal Nihil, Pedagang Diminta Tolak Tawaran Murah

Serapan Anggaran Dinsos P3A Baru 37,9 Persen, Komisi III DPRD Kota Mojokerto Dorong Percepatan dan Penguatan Perlindungan Sosial

22 Juli 2026 - 11:25 WIB

Serapan Anggaran Dinsos P3A Baru 37,9 Persen, Komisi III DPRD Kota Mojokerto Dorong Percepatan dan Penguatan Perlindungan Sosial

Harkopnas ke-79, Pemkab Mojokerto Dorong Koperasi Lebih Modern, Berdaya Saing dan Berbasis Kolaborasi

21 Juli 2026 - 11:13 WIB

Trending di Advertorial