Ning Ita Berikan Pendampingan Keamanan Pangan

MOJOKERTO – Ratusan warga di Kota Mojokerto mengikuti pelatihan inkubasi wirausaha makanan minuman (mamin). Pelaothan ini menjadi bagian dari mendapatkan izin kepengurusan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga). Total ada 130 peserta Program Inkubasi Wirausaha makanan dan minuman (mamin) mendapatkan Pendampingan Keamanan Pangan (PKP) dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) kota Mojokerto.

Diketahui PKP merupakan syarat untuk mendapatkan izin PIRT ( agar para pelaku UMKM di kota Mojokerto lebih berdaya saing dalam mendukung Kota Mojokerto menuju kota pariwisata. Diawali dengan forum KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) terkait Keamanan pangan bagi pelaku Inkubasi Wirausaha tahun 2021, bertempat di sebuah hotel di Jalan By Pass KM 8 kota Mojokerto, pada Senin (29/11/2021).

Forum ini merupakan langkah berkelanjutan dari program Inkubasi Wirausaha yang difasilitasi Pemkot Mojokerto bagi warga terdampak Covid-19 yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2021. “Selain kami lakukan Pendampingan Keamanan Pangan (PKP) sebagai syarat untuk mendapatkan izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga), setelah itu kami akan dampingi peserta Inkubasi Wirausaha berproses untuk mendapatkan sertifikasi halal, kami lakukan secara bertahap untuk menjadikan pelaku UMKM di kota Mojokerto ini agar lebih memiliki daya saing” ujar Wali Kota Ika Puspitasari.

Lebih lanjut ia mengimbau kepada seluruh peserta Inkubasi Wirausaha yang hadir agar mempraktekan ilmu yang telah didapat, baik dibidang pembuatan produk, maupun ilmu tentang standar keamanan pangan dari mamin yang diproduksi.

“Karena produk yang dihasilkan dan dipasarkan ini dalam rangka mendukung program prioritas Pemkot Mojokerto yaitu Mojokerto kota sebagai kota Pariwisata, maka dua hal ini penting” jelas Ning Ita sapaan akrab Wali Kota. (mar/adv)

Leave a Reply