Bapenda Kabupaten Mojokerto Galakkan Kepatuhan Pajak Kendaraan Dana Transfer Berkurang Rp 105 M, Badan Anggaran DPRD Kota Mojokerto Berharap Pemkot Mojokerto Prioritaskan Pelayanan Selawatan ke-17 di LBH Djawa Dwipa: Doa Bersama untuk Orang Tua dan Penguatan Syiar Keagamaan di Kedunglengkong Bea Cukai Sidoarjo Ajak Masyarakat Mojokerto Perangi Rokok Ilegal dalam Sosialisasi Ketentuan Cukai Pimpinan PKS DPRD Kota Mojokerto Angkat Bicara Terkait Proses APBD 2026 Mojo Hakordia Run 5K Warnai Kota Mojokerto, Ribuan Peserta Meriahkan Peringatan HAKORDIA dan HUT ke-54 Korpri

Berita Sidoarjo

Petani di Sidoarjo Keluhkan Harga Sayur Terlalu Murah

badge-check


					Petani Keluhkan Harga Sayur Terlalu Murah Perbesar

Petani Keluhkan Harga Sayur Terlalu Murah

SIDOARJO, majalahdetektif.com – Sangat disayangkan bila harga sayur di pasaran tidaklah sesuai yang diharapkan. Petani pada umumnya mengeluh bila panen sayur tiba, karena harga sayur sangatlah murah bila dijual ke tengkulak.

 

Djuwadi (66) warga Desa Durungbedug RT. 12 RW. 3, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, memaparkan kepada awak media pukul : 09.00 wib pada Hari Kamis (28/7/2022), ketika akan mencuci sayur kangkung yang baru saja dipanen.

 

Sudah berpuluh tahun Djuwadi menjadi seorang petani, “saja sejak masih muda menjadi petani mbak, hingga sekarang,”terangnya.

 

Djuwadi (66) memaparkan bahwa harga sayur terlalu murah bila dijual ke tengkulak, dengan harga Rp. 4000,- (perbongkok isi 10 ikat sayur). Tidak mesti harganya, kadang Rp. 5000,- atau bahkan bisa juga Rp. 2.500,- perbongkok,”paparnya.

 

Hal yang membuat anjloknya harga sayur, dikarenakan penuhnya pemasokan pada sayuran.

 

Dari keseluruhan sayuran yang dipanen, Djuwadi hanya mendapatkan hasil Rp. 1.000.000,- dari panjang 150 meter lahan yang ditanami sayuran, mulai dari berbagai macam sayuran seperti kangkung, bayam, sawi, dan daun ketela.

 

“Biasanya bibit sayuran saya beli 1 kg bibit sayur, dan jikalau ada lahan yang kosong saya beli bibit lagi hingga 5 kg bibit sayur yang saya inginkan”.

 

Untuk bibit sayuran Djuwadi (66) mendapatkannya dikios-kios pupuk, dan terkadang bibit sayuran dia buat sendiri, sehingga tidak mengeluarkan biaya lebih banyak, hanya pengeluaran biaya pupuk saja.

 

Djuwadi (66) berharap supaya harga sayur sesuai dan tidak terlalu rendah, supaya ada kesejahteraan bagi petani sayur,”tutupnya. (Ldy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Selain RTLH dan BPJS Plt. Bupati Sidoarjo juga Upayakan Jamban Sehat untuk Keluarga Munodo

1 Juni 2024 - 06:50 WIB

Plt. Bupati Sidoarjo Ajak Masyarakat Amalkan Nilai-nilai Pancasila

1 Juni 2024 - 06:35 WIB

Tim Panelis stunting apresiasi inovasi cegah stunting di Pemkab Sidoarjo

31 Mei 2024 - 07:50 WIB

Plt. Bupati Sidoarjo Gerakkan Seluruh ASN dengan Aksi Kerja Bakti Massal

31 Mei 2024 - 07:39 WIB

Satgas TMMD ke-120 Kodim 0816/Sidoarjo Menyapa dengan Hangat, Masuk Dapur dan Berbagi Sembako di Desa Penambangan

30 Mei 2024 - 14:12 WIB

Trending di Berita Sidoarjo