Reses Fun Bike DPRD Kota Mojokerto Diserbu Ribuan Peserta, Serap Aspirasi Sambil Kampanyekan Hidup Sehat DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Mojokerto Ke-108, Sinergi Eksekutif dan Legislatif Jadi Kunci Kemajuan BULOG Mojokerto Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan 100 Persen, 156.513 PBP Terima Beras dan Minyak Goreng Perangkat Desa Mojokerto Curhat Soal Siltap, BPJS hingga Purna Bakti, PKB Janji Kawal ke Banggar PESAN PAKDE Bapenda Mojokerto Sukses Perbarui 3.137 Data Pajak, Raih Penerimaan Rp312 Juta Sholat Idul Adha PCM Magersari Berlangsung Khidmat, Sekdakot Mojokerto Ajak Perkuat Kepedulian Sosial

Berita Sidoarjo

Plt Bupati Sidoarjo Tegaskan Pramuka Bisa Cetak Generasi Berkualitas

badge-check


					Plt Bupati Sidoarjo Tegaskan Pramuka Bisa Cetak Generasi Berkualitas Perbesar

Sidoarjo, majalahdetektif.com – Plt. Bupati Sidoarjo sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Sidoarjo, Subandi

mengapresiasi kegiatan Kursus Pembina Mahir Tingkat Dasar (KMD) yang di gelar di Kampus II Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sidoarjo pada Sabtu (11/5).

Menurutnya, KMD sangat bermanfaat dalam upaya membentuk karakter generasi bangsa yang baik sebagai calon pemimpin yang handal di masa depan.

“Melalui kegiatan KMD ini, saya percaya secara moral peserta telah menyiapkan diri untuk menjadi pembina pramuka yang profesional, agar pendidikan khususnya di Kabupaten Sidoarjo bisa terus berkembang,” katanya.
Ia mengatakan akan mengkoordinasikan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo agar infrastruktur sekolah lebih baik lagi, terutama kondisi sekolahnya, dan akses jalan menuju sekolah.

“Jangan sampai warga Sidoarjo jauh-jauh sekolah ke daerah lain hanya karena infrastruktur sekolah di Sidoarjo kurang memadai, intinya tanamkan kebanggaan sebagai warga Sidoarjo sekolah di Sidoarjo” tambahnya.

Pihak kecamatan dan desa juga harus melaporkan sekolah mana saja yang urgent untuk diperbaiki. Tujuannya agar proses pendidikan tidak terganggu.

Harapan kedepannya generasi muda Sidoarjo terbebas dari masalah sosial dan masalah kebangsaan. Masalah sosial seperti penggunaan NAPZA, pergaulan bebas dan aborsi, tawuran dan dan kriminalitas remaja. Sedangkan masalah kebangsaan berkaitan erat dengan minimnya solidaritas dan semangat kebangsaan, hilangnya rasa hormat kepada orangtua, serta gaya hidup yang tidak sehat.

Mengingat kedua permasalahan tersebut masih menjadi masalah besar di negara kita (rio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Selain RTLH dan BPJS Plt. Bupati Sidoarjo juga Upayakan Jamban Sehat untuk Keluarga Munodo

1 Juni 2024 - 06:50 WIB

Plt. Bupati Sidoarjo Ajak Masyarakat Amalkan Nilai-nilai Pancasila

1 Juni 2024 - 06:35 WIB

Tim Panelis stunting apresiasi inovasi cegah stunting di Pemkab Sidoarjo

31 Mei 2024 - 07:50 WIB

Plt. Bupati Sidoarjo Gerakkan Seluruh ASN dengan Aksi Kerja Bakti Massal

31 Mei 2024 - 07:39 WIB

Satgas TMMD ke-120 Kodim 0816/Sidoarjo Menyapa dengan Hangat, Masuk Dapur dan Berbagi Sembako di Desa Penambangan

30 Mei 2024 - 14:12 WIB

Trending di Berita Sidoarjo