DPRD Kota Mojokerto Tekankan Percepatan APBD Perubahan 2026, OPD Diminta Matangkan Program dan Anggaran PKDI Mojokerto Juara PKDI Cup II 2026, Gol Arif Rahman Antar Trofi ke Bumi Majapahit POHON TUMBANG GANGGU LALU LINTAS DI PEREMPATAN JAYANEGARA–PAHLAWAN, POHON KEROPOS JADI SOROTAN Wawali Mojokerto Dorong Perusahaan Lindungi Pekerja, Bukan Sekadar Takut Sanksi Tekan Kriminalitas dari Lingkungan Terkecil, Ning Ita Perkuat Gerakan Kelurahan Sadar Hukum Ning Ita Minta Siskamling Tak Hanya Aktif Saat Lomba, Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

Berita Mojokerto

Walikota Mojokerto: Tradisi Kenduri Massal Terus Kami Lestarikan

badge-check
MOJOKERTO – MD : Kenduri 5000 Layah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H di Kota Mojokerto dikemas kian meriah oleh Pemerintah Kota. Ribuan warga yang membawa layah berisi nasi tumpeng berjalan mengiringi arakan gunungan jajan onde-onde yang dikawal dengan atraksi pelbagai kesenian lintas budaya.
    
Apresiasi Pemerintah Kota Mojokerto memeriahkan kelahiran Nabi Umat Islam dengan gelaran bertajuk Kenduri 5000 Layah di Lapangan Raden Wijaya Jalan Surodinawan, Senin (12/12) pagi.  Tradisi ini sengaja dilestarikan untuk memupuk kebersamaan diantara warga Kota Onde-onde.
    
“Acara ini kami kemas dalam suasana kebersamaan melibatkan TNI, Polri, Birokrasi, dan masyarakat untuk kami ajak bersama-sama memperingati maulid Nabi Muhammad SAW,” kata Wali Kota Mojokerto, Mas’ud Yunus kepada wartawan.
    
“Sekarang yang sudah terkumpul hampir 6.000 tumpeng layah. Ini partisipasi masyarakat setiap RT, SKPD (satuan kerja perangkat daerah), dan kepala sekolah se Kota Mojokerto,” ujar Mas’ud. Nuansa oranye mewarnai lapangan lantaran warga kompak memakai seragam batik khas Kota Mojokerto dan kaus bertuliskan I love Mojokerto service city.
    
Usai salawat dan doa dikumandangkan, secara serempak warga menyantap tumpeng dengan wadah layah yang mereka bawa dari rumah. Suasana guyup, rukun begitu kental dalam tradisi ini. Tanpa terhalang status sosial, mereka bersama menikmati tumpeng dengan aneka lauk dan sayur itu.
    
“Tradisi ini terus kami lestarikan untuk menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, kecintaan kepada tanah air dan kecintaan kepada Kota Mojokerto,” terang Mas’ud.
    
Menurut Mas’ud, layah dipilih karena sudah menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Kota Mojokerto untuk wadah kenduri. Tempat makan dari tanah liat yang ukurannya lebih besar dari cobek itu kini kian langka karena tergusur perabot dari bahan plastik.
    
“Layah itu budaya lokal setiap peringatan maulid Nabi masyarakat memakai layah. Sementara itu, pengusaha layah lokal saat ini kalah dengan plastik, saya ingin setiap tahun memberikan dukungan kepada para pengusaha layah agar omzet penjualan mereka ikut naik,” tandasnya.
    
Tak hanya kenduri 5.000 layah, tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW ini juga diwarnai rebutan gunungan Onde-onde dan aneka kue basah. Dua gunungan besar berisi 10.000 kue khas Kota Mojokerto itu ludes diserbu warga hanya dalam hitungan menit.
    
Tradisi ini membuat warga yang ikut kenduri massal itu merasa senang. Meski menyantap menu tumpeng sederhana, mereka mengaku merasakan kenikmatan tersendiri dengan makan bersama. (Mar/Adv)

Berita Majalah Detektif Edisi 148, Desember 2016:

Pemkab Banyuwangi Vaksin Gratis Unggas
LSM Ingatkan Pemkab Mojokerto Bebas Korupsi
Jokowi Sebut Aksi 411 dan 212 Sempat Buat Situasi Politik Menghangat
Walikota Mojokerto: Tradisi Kenduri Massal Terus Kami Lestarikan
Proyek Jalan DPU Dituding Penyebab Kemacetan Arus Lalin
Pembunuh Pemandu Suara Linda Diadili PN Mojoketo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PKDI Mojokerto Juara PKDI Cup II 2026, Gol Arif Rahman Antar Trofi ke Bumi Majapahit

14 September 2026 - 18:06 WIB

POHON TUMBANG GANGGU LALU LINTAS DI PEREMPATAN JAYANEGARA–PAHLAWAN, POHON KEROPOS JADI SOROTAN

13 September 2026 - 12:43 WIB

BULOG Mojokerto Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan 100 Persen, 156.513 PBP Terima Beras dan Minyak Goreng

19 Juni 2026 - 23:20 WIB

BULOG Mojokerto Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan 100 Persen, 156.513 PBP Terima Beras dan Minyak Goreng

SMKN 1 Dlanggu Buka SPMB Tahap 4 Jalur Prestasi Nilai Akademik, Kuota 65 Persen

5 Juni 2026 - 22:41 WIB

SMKN 1 Jatirejo Berbagi Kasih Sayang di Bulan Ramadan

12 Maret 2026 - 22:43 WIB

Trending di Berita Mojokerto