DKPP Kota Mojokerto dan Bulog Cabang Mojokerto Dukung Gerakan Pangan Murah Nasional Jelang Musim Haji 2026, Pemkot Mojokerto Perkuat Pembinaan dan Layanan bagi 224 Jamaah DPRD Kota Mojokerto Kunci Akses Layanan Kesehatan Warga, JKN Nonaktif Jadi Sorotan Serius Harumkan Nama PWMR, Ketua PWMR Jadi Pembina Upacara dan Narasumber Seminar di SMKN 1 Sooko Mojokerto DPRD Kota Mojokerto Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional, Apresiasi Peran Strategis Insan Pers Enam Proyek Prioritas Pemkot Mojokerto 2026, Dari Kantor BPBD hingga Revitalisasi Gelora A. Yani

Berita Mojokerto

DKPP Kota Mojokerto dan Bulog Cabang Mojokerto Dukung Gerakan Pangan Murah Nasional

badge-check


					DKPP Kota Mojokerto dan Bulog Cabang Mojokerto Dukung Gerakan Pangan Murah Nasional Perbesar

DKPP Kota Mojokerto dan Bulog Cabang Mojokerto Dukung Gerakan Pangan Murah Nasional

Mojokerto – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto bekerja sama dengan Bulog Cabang Mojokerto untuk mendukung gerakan pangan murah serentak nasional, Jumat (13/2/2026) di Kantor DKPP Kota Mojokerto.

 

Pimpinan Cabang Perum Bulog Mojokerto, Muhammad Husin, S.H., M.H., menyatakan bahwa stok beras dan minyak goreng aman. “Kami menjamin kebutuhan pangan pokok masyarakat selama Ramadan terpenuhi. Melalui program SPHP dan GPM (Gerakan Pangan Murah), kami berupaya menjaga harga beras dan minyak goreng tetap stabil dan terjangkau di tingkat konsumen,” katanya.

 

Melalui Gerakan Pangan Murah serentak ini, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga dan inflasi pangan dapat dikendalikan secara efektif. “Semoga gerakan pangan murah seperti ini bisa terus berlanjut,” harapnya.

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto, Novi Rahardjo, S.STP, (tautan tidak tersedia), menambahkan bahwa gerakan pangan murah serentak nasional adalah kegiatan yang dilaksanakan sebagai respons terhadap kenaikan harga pangan. “Menjelang Ramadan, kami hadir untuk menawarkan harga pangan yang murah, baik untuk komoditas beras, minyak, sayur, dan ikan. Jadi, harga jualnya lebih rendah daripada pasar,” ujarnya.

 

Ditambahkannya, gerakan pangan murah serentak nasional juga merupakan bagian dari rencana aksi tim inflasi daerah. “Kedepannya, gerakan pangan murah ini akan dijual melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sehingga masyarakat dapat memperoleh komoditas dengan harga di bawah pasar dan mendapatkan keuntungan,” tutupnya. (Den/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Harumkan Nama PWMR, Ketua PWMR Jadi Pembina Upacara dan Narasumber Seminar di SMKN 1 Sooko Mojokerto

9 Februari 2026 - 13:26 WIB

Harumkan Nama PWMR, Ketua PWMR Jadi Pembina Upacara dan Narasumber Seminar di SMKN 1 Sooko Mojokerto

Membanggakan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Pratama

29 Januari 2026 - 00:53 WIB

Membanggakan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Pratama

SMKN 1 Mojokerto Gelar Career Match & Campus Fest 2026: Cari Kerja atau Kuliah?

23 Januari 2026 - 15:04 WIB

SMKN 1 Mojokerto Gelar Career Match & Campus Fest 2026: Cari Kerja atau Kuliah?

CESA 2026 SMAN 2 Mojokerto: Cari Kampus Impianmu

23 Januari 2026 - 14:13 WIB

CESA 2026 SMAN 2 Mojokerto: Cari Kampus Impianmu

Kades Temon Absen Sidang Sengketa Informasi, Permohonan Transparansi APBDes Tetap Berlanjut

22 Januari 2026 - 06:45 WIB

Kades Temon Absen Sidang Sengketa Informasi, Permohonan Transparansi APBDes Tetap Berlanjut
Trending di Berita Mojokerto