Dorong Olahraga Inklusif, Kemenpora Latih 115 Penggerak Olahraga Disabilitas di Mojokerto Satpol PP Mojokerto Sisir 15 Titik, Peredaran Rokok Ilegal Nihil, Pedagang Diminta Tolak Tawaran Murah Serapan Anggaran Dinsos P3A Baru 37,9 Persen, Komisi III DPRD Kota Mojokerto Dorong Percepatan dan Penguatan Perlindungan Sosial Harkopnas ke-79, Pemkab Mojokerto Dorong Koperasi Lebih Modern, Berdaya Saing dan Berbasis Kolaborasi Komisi III DPRD Kota Mojokerto Klarifikasi Aduan Seragam SMPN 3, Sekolah Tegaskan Tidak Pernah Mewajibkan Pembelian Atribut Disambut Musik dan Senyum Guru! 400 Siswa Baru SMAN 2 Mojokerto Jalani MPLS 5 Hari Tanpa Perpeloncoan

Advertorial

Bapenda Jadi Motor Digitalisasi Fiskal, Dorong Kemandirian Pembangunan Kabupaten Mojokerto

badge-check


					Bapenda Jadi Motor Digitalisasi Fiskal, Dorong Kemandirian Pembangunan Kabupaten Mojokerto Perbesar

Bapenda Jadi Motor Digitalisasi Fiskal, Dorong Kemandirian Pembangunan Kabupaten Mojokerto

Kabupaten Mojokerto, majalahdetektif.com – Upaya penguatan kemandirian fiskal daerah terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Dalam satu tahun terakhir, Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Mojokerto (Bapenda) tampil sebagai salah satu perangkat daerah yang berperan strategis dalam mendukung visi kepemimpinan Muhammad Albarra bersama Wakil Bupati dr. M. Rizal Octavian, untuk mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang maju, adil, dan makmur.

Melalui berbagai terobosan kebijakan serta inovasi pelayanan di bidang perpajakan daerah, Bapenda tidak hanya berfokus pada peningkatan penerimaan, tetapi juga pada pembenahan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap transformasi digital. Langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan daerah di Bumi Majapahit.

Selama periode satu tahun kepemimpinan kepala daerah saat ini, Bapenda Kabupaten Mojokerto berhasil mencatatkan sejumlah prestasi membanggakan. Salah satunya, Bapenda dinobatkan sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) dengan persentase pencatatan transaksi pengadaan barang dan jasa tertinggi melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) pada tahun 2025. Capaian ini menunjukkan komitmen kuat terhadap transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan belanja pemerintah daerah.

Tak hanya itu, Kabupaten Mojokerto juga meraih penghargaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) sebagai Kabupaten Terbaik II wilayah Jawa–Bali. Penghargaan tersebut mencerminkan keberhasilan pemerintah daerah dalam mempercepat digitalisasi transaksi keuangan daerah, sekaligus meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi.

Sejumlah capaian tersebut semakin mengukuhkan peran Bapenda sebagai OPD yang responsif dalam mendukung penyusunan kebijakan fiskal dan pertumbuhan ekonomi daerah. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus didorong sebagai penopang utama keberlanjutan pembangunan Kabupaten Mojokerto.

Kepala Bapenda Kabupaten Mojokerto, Nurul Istiqomah, menegaskan bahwa berbagai inovasi dan pembenahan pelayanan pajak daerah yang dilakukan selama ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung arah pembangunan daerah.

“Seluruh program dan inovasi kami rancang untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, memperkuat digitalisasi sistem perpajakan, serta mendorong optimalisasi pendapatan asli daerah sebagai fondasi pembangunan. Upaya ini selaras dengan visi mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur,” ujarnya.

Dengan konsistensi inovasi dan tata kelola yang semakin modern, Bapenda Kabupaten Mojokerto diharapkan terus menjadi motor penggerak penguatan fiskal daerah sekaligus mitra strategis dalam pembangunan berkelanjutan. (Den/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dorong Olahraga Inklusif, Kemenpora Latih 115 Penggerak Olahraga Disabilitas di Mojokerto

1 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Satpol PP Mojokerto Sisir 15 Titik, Peredaran Rokok Ilegal Nihil, Pedagang Diminta Tolak Tawaran Murah

27 Juli 2026 - 14:47 WIB

Satpol PP Mojokerto Sisir 15 Titik, Peredaran Rokok Ilegal Nihil, Pedagang Diminta Tolak Tawaran Murah

Serapan Anggaran Dinsos P3A Baru 37,9 Persen, Komisi III DPRD Kota Mojokerto Dorong Percepatan dan Penguatan Perlindungan Sosial

22 Juli 2026 - 11:25 WIB

Serapan Anggaran Dinsos P3A Baru 37,9 Persen, Komisi III DPRD Kota Mojokerto Dorong Percepatan dan Penguatan Perlindungan Sosial

Harkopnas ke-79, Pemkab Mojokerto Dorong Koperasi Lebih Modern, Berdaya Saing dan Berbasis Kolaborasi

21 Juli 2026 - 11:13 WIB

Komisi III DPRD Kota Mojokerto Klarifikasi Aduan Seragam SMPN 3, Sekolah Tegaskan Tidak Pernah Mewajibkan Pembelian Atribut

15 Juli 2026 - 13:30 WIB

Komisi III DPRD Kota Mojokerto Klarifikasi Aduan Seragam SMPN 3, Sekolah Tegaskan Tidak Pernah Mewajibkan Pembelian Atribut
Trending di Advertorial