Bapenda Jadi Motor Digitalisasi Fiskal, Dorong Kemandirian Pembangunan Kabupaten Mojokerto DPRD Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pertanian, Tekan Pengangguran Mojokerto DKPP Kota Mojokerto dan Bulog Cabang Mojokerto Dukung Gerakan Pangan Murah Nasional Jelang Musim Haji 2026, Pemkot Mojokerto Perkuat Pembinaan dan Layanan bagi 224 Jamaah DPRD Kota Mojokerto Kunci Akses Layanan Kesehatan Warga, JKN Nonaktif Jadi Sorotan Serius Harumkan Nama PWMR, Ketua PWMR Jadi Pembina Upacara dan Narasumber Seminar di SMKN 1 Sooko Mojokerto

Advertorial

Gebyar PKH, Wali Kota Mojokerto Berharap Penerima PKH Punya Produktivitas

badge-check


					Gebyar PKH, Wali Kota Mojokerto Berharap Penerima PKH Punya Produktivitas Perbesar

Gebyar PKH, Wali Kota Mojokerto Berharap Penerima PKH Punya Produktivitas

Mojokerto, majalahdetektif.com – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar kegiatan Gebyar Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2022 di halaman Rumah Rakyat, sabtu pagi (12/11/2022).

Dalam sambutannya, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan, acara ini dilaksanakan untuk mengakrabkan silaturahmi penerima dengan Pendamping juga sesama penerima. Akan tetapi Pemkot Mojokerto tidak dapat menghadirkan seluruh penerima dikarenakan keterbatasan tempat.

“Menurut data yang dimiliki Pemerintah Kota Mojokerto total ada 3.200 peserta dan yang dihadirkan di Gebyar PKH ini hanya 500 peserta. Semoga tahun depan Pemkot Mojokerto dapat menghadirkan semuanya. Kalau semua dihadirkan tempatnya tidak mungkin disini, bisanya hanya di lapangan. Semoga nanti kedepan GOR Mojopahit yang sekarang dalam proses revitalisasi selesai sehingga bisa digunakan. Mungkin juga bisa dilaksanakan di alun-alun dengan menikmati nuansa baru dengan tugu dan skywalk sebagai area kuliner dengan trotoar baru sebagai center point atau titik pusat masyarakat Mojokerto berkegiatan,” harap Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

lebih lanjut dikatakannya, stunting Kota Mojokerto ketika mengawali kepemimpinannya berada di angka 9,45% dan di Tahun 2022 setelah 4 tahun kepemimpinannya turun menjadi 5,95% dan merupakan stunting terendah ke 2 tingkat Nasional.

 

“Hal ini merupakan keberhasilan bersama seluruh jajaran Dinas terkait yang sudah bergandengan tangan bekerja bersama-sama dengan program yang terintegrasi. Dalam kesempatan ini saya juga mengajak para peserta untuk tidak hanya mengharapkan penghasilan suami akan tetapi harus multitalenta, karenanya bagi peserta penerima PKH yang belum memiliki ketrampilan atau produktivitas kedepan pemerintah akan membuat program dengan fasilitas inkubasi wirausaha,” pesan Ning Ita. (Mar/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bapenda Jadi Motor Digitalisasi Fiskal, Dorong Kemandirian Pembangunan Kabupaten Mojokerto

24 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bapenda Jadi Motor Digitalisasi Fiskal, Dorong Kemandirian Pembangunan Kabupaten Mojokerto

DPRD Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pertanian, Tekan Pengangguran Mojokerto

17 Februari 2026 - 10:23 WIB

DPRD Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pertanian, Tekan Pengangguran Mojokerto

Jelang Musim Haji 2026, Pemkot Mojokerto Perkuat Pembinaan dan Layanan bagi 224 Jamaah

13 Februari 2026 - 04:17 WIB

Jelang Musim Haji 2026, Pemkot Mojokerto Perkuat Pembinaan dan Layanan bagi 224 Jamaah

DPRD Kota Mojokerto Kunci Akses Layanan Kesehatan Warga, JKN Nonaktif Jadi Sorotan Serius

13 Februari 2026 - 03:02 WIB

DPRD Kota Mojokerto Kunci Akses Layanan Kesehatan Warga, JKN Nonaktif Jadi Sorotan Serius

DPRD Kota Mojokerto Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional, Apresiasi Peran Strategis Insan Pers

8 Februari 2026 - 08:19 WIB

DPRD Kota Mojokerto Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional, Apresiasi Peran Strategis Insan Pers
Trending di Advertorial