PKS Dorong Raperda Kesejahteraan Sosial Berpihak pada Rakyat Kecil HUT ke-733 Mojokerto, Gus Barra Tegaskan Perang Melawan Rokok Ilegal: 11 Juta Batang Dimusnahkan Bapenda Mojokerto Perketat Penagihan Pajak, Lima Perusahaan Kena Surat Paksa Rp 4,9 Miliar Paripurna HUT ke-733, DPRD dan Pemkab Mojokerto Perkuat Komitmen Bangun Daerah yang Inklusif dan Berdaya Dari Ruang Sidang ke Jakarta, Ery Purwanti Bawa Semangat Kartini dalam Aksi Nyata Bela Wong Cilik BOSDA 2026 Diperkuat, Pemkot Mojokerto Pastikan Pendidikan Gratis Tepat Sasaran dan Transparan

Advertorial

Ning Ita Pimpin Upacara Hari Santri 2022

badge-check


					Suasana Foto Bersama Perbesar

Suasana Foto Bersama

Majalahdetektif.com, Mojokerto – Dalam rangka memperingati Hari Santri tahun 2022. Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menggelar Upacara Bendera.

 

Upacara hari santri 2022 kali ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari, S.E. Wali Kota Mojokerto membacakan amanat dari Menteri Agama RI Qolil Yaqut Qoumas.

 

“Tema Hari Santri Tahun 2022 adalah Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan. Maksud tema Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan adalah bahwa santri dalam kesejarahannya selalu terlibat aktif dalam setiap fase perjalanan Indonesia,” ungkap Ning Ita sapaan karibnya di halaman Kantor Pemerintah Kota Mojokerto Jalan Gajah Mada 145, pada Sabtu (22/10) pagi.

 

Lebih lanjut dikatakannya, ketika Indonesia memanggil, santri tidak pernah mengatakan tidak. Santri dengan berbagai latar belakangnya siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara.

 

“Para santri tidak hanya aktif selama masa perjuangan kemerdekaan. Pasca kemerdekaan pun para santri menjadi lebih semangat untuk memenuhi panggilan Ibu Pertiwi. Tidak asyik dengan diri sendiri tapi juga terlibat secara aktif tidak hanya bidang agama tapi juga politik, pendidikan, sosial, ekonomi dan ilmu pengetahuan,” jelas Ning Ita.

 

Lebih jauh dikatakannya, santri dengan segala kemampuannya bisamenjadi apa saja. Santri sekarang telah merambah ke berbagai bidang profesi, memiliki keahlian bermacam-macam,bahkan mereka menjadi pemimpin negara.

 

“Meskipun santri bisa menjadi apa saja hendaknya para santri tidak melupakan tugas utamanya, yaitu menjaga agama. Santri selalu mengedepankan nilai-nilai agama dalam setiap perilakunya. Bagi santri, agama adalah mata air yang selalu mengalirkan inspirasi-inspirasi untuk menjaga dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan,” terang Ning Ita. (Mar/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PKS Dorong Raperda Kesejahteraan Sosial Berpihak pada Rakyat Kecil

22 Mei 2026 - 17:25 WIB

PKS Dorong Raperda Kesejahteraan Sosial Berpihak pada Rakyat Kecil

HUT ke-733 Mojokerto, Gus Barra Tegaskan Perang Melawan Rokok Ilegal: 11 Juta Batang Dimusnahkan

21 Mei 2026 - 12:37 WIB

HUT ke-733 Mojokerto, Gus Barra Tegaskan Perang Melawan Rokok Ilegal: 11 Juta Batang Dimusnahkan

Bapenda Mojokerto Perketat Penagihan Pajak, Lima Perusahaan Kena Surat Paksa Rp 4,9 Miliar

14 Mei 2026 - 07:38 WIB

Bapenda Mojokerto Perketat Penagihan Pajak, Lima Perusahaan Kena Surat Paksa Rp 4,9 Miliar

Paripurna HUT ke-733, DPRD dan Pemkab Mojokerto Perkuat Komitmen Bangun Daerah yang Inklusif dan Berdaya

9 Mei 2026 - 06:02 WIB

Paripurna HUT ke-733, DPRD dan Pemkab Mojokerto Perkuat Komitmen Bangun Daerah yang Inklusif dan Berdaya

Dari Ruang Sidang ke Jakarta, Ery Purwanti Bawa Semangat Kartini dalam Aksi Nyata Bela Wong Cilik

28 April 2026 - 10:20 WIB

Dari Ruang Sidang ke Jakarta, Ery Purwanti Bawa Semangat Kartini dalam Aksi Nyata Bela Wong Cilik
Trending di Advertorial