HUT ke-81 RI, Direktur RSUD Jombang Tekankan Kekompakan dan Peningkatan Pelayanan Karangdiyeng Culture Carnival 2026: 19 RT Sulap Jalan Desa Jadi Panggung Budaya Operasi Sidak ke-8, Satpol PP Kota Mojokerto Sisir 15 Titik dan Nihil Temuan Rokok Ilegal Semangat Kemerdekaan, Perumdam Mojopahit Mojokerto Terus Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Dorong Olahraga Inklusif, Kemenpora Latih 115 Penggerak Olahraga Disabilitas di Mojokerto Realisasi PAD Mojokerto Capai 59,95 Persen, Pemkab Apresiasi Wajib Pajak Lewat Undian PKB

Advertorial

Ning Ita Pimpin Upacara Hari Santri 2022

badge-check


					Suasana Foto Bersama Perbesar

Suasana Foto Bersama

Majalahdetektif.com, Mojokerto – Dalam rangka memperingati Hari Santri tahun 2022. Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menggelar Upacara Bendera.

 

Upacara hari santri 2022 kali ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari, S.E. Wali Kota Mojokerto membacakan amanat dari Menteri Agama RI Qolil Yaqut Qoumas.

 

“Tema Hari Santri Tahun 2022 adalah Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan. Maksud tema Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan adalah bahwa santri dalam kesejarahannya selalu terlibat aktif dalam setiap fase perjalanan Indonesia,” ungkap Ning Ita sapaan karibnya di halaman Kantor Pemerintah Kota Mojokerto Jalan Gajah Mada 145, pada Sabtu (22/10) pagi.

 

Lebih lanjut dikatakannya, ketika Indonesia memanggil, santri tidak pernah mengatakan tidak. Santri dengan berbagai latar belakangnya siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara.

 

“Para santri tidak hanya aktif selama masa perjuangan kemerdekaan. Pasca kemerdekaan pun para santri menjadi lebih semangat untuk memenuhi panggilan Ibu Pertiwi. Tidak asyik dengan diri sendiri tapi juga terlibat secara aktif tidak hanya bidang agama tapi juga politik, pendidikan, sosial, ekonomi dan ilmu pengetahuan,” jelas Ning Ita.

 

Lebih jauh dikatakannya, santri dengan segala kemampuannya bisamenjadi apa saja. Santri sekarang telah merambah ke berbagai bidang profesi, memiliki keahlian bermacam-macam,bahkan mereka menjadi pemimpin negara.

 

“Meskipun santri bisa menjadi apa saja hendaknya para santri tidak melupakan tugas utamanya, yaitu menjaga agama. Santri selalu mengedepankan nilai-nilai agama dalam setiap perilakunya. Bagi santri, agama adalah mata air yang selalu mengalirkan inspirasi-inspirasi untuk menjaga dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan,” terang Ning Ita. (Mar/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HUT ke-81 RI, Direktur RSUD Jombang Tekankan Kekompakan dan Peningkatan Pelayanan

24 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Karangdiyeng Culture Carnival 2026: 19 RT Sulap Jalan Desa Jadi Panggung Budaya

23 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Karangdiyeng Culture Carnival 2026: 19 RT Sulap Jalan Desa Jadi Panggung Budaya

Operasi Sidak ke-8, Satpol PP Kota Mojokerto Sisir 15 Titik dan Nihil Temuan Rokok Ilegal

20 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Operasi Sidak ke-8, Satpol PP Kota Mojokerto Sisir 15 Titik dan Nihil Temuan Rokok Ilegal

Semangat Kemerdekaan, Perumdam Mojopahit Mojokerto Terus Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan

11 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Semangat Kemerdekaan, Perumdam Mojopahit Mojokerto Terus Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan

Dorong Olahraga Inklusif, Kemenpora Latih 115 Penggerak Olahraga Disabilitas di Mojokerto

1 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Trending di Advertorial