Medali Siapkan “Seminggu Nonton Bareng”, Carnival 2027 Usung Tema Kerajaan Majapahit Reses Budiarto Soroti Lima Persoalan Warga: Pokir Terdampak Efisiensi hingga Evaluasi Bansos HUT ke-81 RI, Direktur RSUD Jombang Tekankan Kekompakan dan Peningkatan Pelayanan Karangdiyeng Culture Carnival 2026: 19 RT Sulap Jalan Desa Jadi Panggung Budaya Operasi Sidak ke-8, Satpol PP Kota Mojokerto Sisir 15 Titik dan Nihil Temuan Rokok Ilegal DPRD Kota Mojokerto Uji Publik Tiga Raperda Inisiatif, Masukan Masyarakat Jadi Bahan Finalisasi

Berita Mojokerto

Wali Kota Mojokerto Sidak Kebutuhan Pokok Jelang Nataru

badge-check

Mojokerto – majalahdetektif.com : Walikota Mojokerto Ika Puspitasari sidak di pasar tradisional dan pasar modern untuk memastikan ketersediaan dan harga bahan-bahan kebutuhan pokok menjelang Natal dan tahun baru (Nataru), Jum’at (20/12/2019).

Pasar Tanjung Anyar, menjadi sasaran pertama sidak walikota yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto, Christiana Indah Wahyu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Ruby Hartoyo serta unsur Forkompimda setempat.

Saat mendatangi lapak-lapak pedagang di pasar tradisional terbesar di Kota Mojokerto tersebut, walikota berdialog dengan pedagang dan pengunjung pasar.

“Alhamdulillah, menjelang Natal dan tahun baru,stok aman. Tidak ada terjadi lonjakan harga yang signifikan. Karena supply and demand imbang,” ujar walikota.

Tidak hanya stok, harga-harga, sambung Ika Puspitasari, seperti, telor, daging dan beras relatif stabil. Hanya beberapa bahan-bahan kebutuhan dapur yang terjadi kenaikan harga. Kalau dari sisi supply and demand, imbang. Tapi biasanya menjelang perayaan hari besar, seperti halnya natal dan tahun baru, permintaan daging dan seafood melonjak. Hal itu yang harus diwaspadai.

Untuk menguji kualitas, tim Dinas Kesehatan dan Disperindag melakukan rapid test beberapa ikan segar dan daging dari sejumlah lapak pedagang.

“Hasil rapid test menunjukkan semuanya negatif. Semuanya aman untuk dikonsumsi. Terpenting, justru menjaga stabilitas kualitas. Karena yang namanya daging dan ikan segar tidak bertahan lama. Jangan sampai ada pencampuran bahan-bahan kimia berbahaya, yang seharusnya tidak boleh untuk bahan konsumsi manusia,” pungkasnya.

Sementara itu, tim pemantau mamin dibawah kendali Dinas Kesehatan dan Disperindag yang melakukan sidak di swalayan Superindo dan Carrefour tidak mendapati mamin berbahaya.

“Baik di Superindo maupun di Carefour tidak ada temuan (mamin berbahaya),” kata Kepala Dinas Kesehatan, Christiana Indah Wahyu.

“Fokus kita pada bahan olahan yang paling banyak dikonsumsi masyarakat menjelang perayaan hari besar,” pungkasnya.

Sejumlah bahan makanan, diantaranya udang, ikan, daging sapi dan daging ayam yang didisplay di gerai pasar modern itu disampling untuk di-rapid test. Hasilnya, semuanya negatif alias aman untuk untuk dikonsumsi masyarakat.

“Semua bahan makanan yang kita ambil samplingnya hasilnya negatif. Jadi kami pastikan aman,” katanya. (Mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BULOG Mojokerto Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan 100 Persen, 156.513 PBP Terima Beras dan Minyak Goreng

19 Juni 2026 - 23:20 WIB

BULOG Mojokerto Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan 100 Persen, 156.513 PBP Terima Beras dan Minyak Goreng

SMKN 1 Dlanggu Buka SPMB Tahap 4 Jalur Prestasi Nilai Akademik, Kuota 65 Persen

5 Juni 2026 - 22:41 WIB

SMKN 1 Jatirejo Berbagi Kasih Sayang di Bulan Ramadan

12 Maret 2026 - 22:43 WIB

DKPP Kota Mojokerto dan Bulog Cabang Mojokerto Dukung Gerakan Pangan Murah Nasional

13 Februari 2026 - 14:30 WIB

DKPP Kota Mojokerto dan Bulog Cabang Mojokerto Dukung Gerakan Pangan Murah Nasional

Harumkan Nama PWMR, Ketua PWMR Jadi Pembina Upacara dan Narasumber Seminar di SMKN 1 Sooko Mojokerto

9 Februari 2026 - 13:26 WIB

Harumkan Nama PWMR, Ketua PWMR Jadi Pembina Upacara dan Narasumber Seminar di SMKN 1 Sooko Mojokerto
Trending di Berita Mojokerto