BOSDA 2026 Diperkuat, Pemkot Mojokerto Pastikan Pendidikan Gratis Tepat Sasaran dan Transparan Pasca Longsor Gondang, 146 Warga Terima Bantuan: Pemkab Mojokerto Percepat Pemulihan Akses Air Bersih Disumpah Jadi Advokat, Hadi Purwanto Didorong Perkuat Peran Hukum untuk Kepentingan Publik DPRD Kota Mojokerto Soroti Optimalisasi PAD dalam 18 Rekomendasi LKPJ 2025 Gangguan Pendengaran pada Anak Sering Terabaikan, RSUD Jombang Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Sidang Paripurna DPRD Mojokerto Tetapkan Arah Baru Pajak dan Retribusi Daerah

Advertorial

Bupati Mojokerto Tekankan Transformasi Sosial dan Pemerintahan Menuju Pusat Pemerintahan Baru Berkelanjutan

badge-check


					Bupati Mojokerto Tekankan Transformasi Sosial dan Pemerintahan Menuju Pusat Pemerintahan Baru Berkelanjutan Perbesar

Bupati Mojokerto Tekankan Transformasi Sosial dan Pemerintahan Menuju Pusat Pemerintahan Baru Berkelanjutan

MOJOKERTO, Majalahdetektif.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Pembahasan yang diawali dengan penyampaian nota keuangan pada Senin (7/10/2025) itu menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk meneguhkan arah pembangunan menuju pusat pemerintahan baru yang berkelanjutan.

Dalam pidatonya, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menegaskan bahwa kebijakan dan program prioritas tahun depan akan difokuskan pada penguatan pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan pengurangan kesenjangan sosial antarwilayah. “Program prioritas ini bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, melainkan pijakan strategis untuk membawa Kabupaten Mojokerto menjadi daerah yang maju, inklusif, dan berdaya saing,” tegasnya.

Gus Bupati, sapaan akrab Al Barra, menjelaskan bahwa arah pembangunan 2026 dirumuskan dengan mempertimbangkan dinamika ekonomi terkini, proyeksi pertumbuhan nasional, serta tantangan global yang dapat berdampak pada ekonomi daerah. Oleh karena itu, penyusunan kebijakan APBD 2026 tetap berpedoman pada asumsi dasar ekonomi makro nasional, sehingga program daerah tetap sejalan dengan kebijakan pembangunan nasional dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara terarah dan berkesinambungan.

“Rancangan APBD 2026 disusun berdasarkan tema Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mojokerto tahun 2026, yaitu percepatan transformasi sosial ekonomi dan tata kelola pemerintahan menuju pusat pemerintahan baru yang berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Bupati memaparkan tiga fokus utama dalam kerangka transformasi tersebut. Pertama, percepatan transformasi sosial ekonomi yang menitikberatkan pada peningkatan produktivitas dan daya saing masyarakat. Pemerintah daerah, katanya, berkomitmen untuk membangun ekonomi yang tidak hanya bertumpu pada sektor tradisional, tetapi juga ditopang oleh inovasi, digitalisasi, serta pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Kedua, transformasi tata kelola pemerintahan. Menurutnya, reformasi birokrasi harus terus digerakkan agar lebih profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan publik. “Pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berbasis teknologi digital akan memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, fokus ketiga diarahkan pada pembangunan pusat pemerintahan baru yang berkelanjutan. Bupati menegaskan bahwa pembangunan fisik tidak boleh mengabaikan keseimbangan lingkungan dan keterpaduan tata ruang. “Pusat pemerintahan baru harus menjadi simbol kemajuan yang ramah lingkungan, efisien, dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah,” tandasnya.

Di akhir penyampaiannya, Gus Barra berharap proses pembahasan Raperda APBD 2026 dapat berjalan konstruktif dan transparan. “Mari kita bangun semangat kebersamaan dan keterbukaan dalam merumuskan anggaran agar hasilnya benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat Mojokerto,” pungkasnya. (Den/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BOSDA 2026 Diperkuat, Pemkot Mojokerto Pastikan Pendidikan Gratis Tepat Sasaran dan Transparan

20 April 2026 - 14:23 WIB

BOSDA 2026 Diperkuat, Pemkot Mojokerto Pastikan Pendidikan Gratis Tepat Sasaran dan Transparan

DPRD Kota Mojokerto Soroti Optimalisasi PAD dalam 18 Rekomendasi LKPJ 2025

9 April 2026 - 09:58 WIB

DPRD Kota Mojokerto Soroti Optimalisasi PAD dalam 18 Rekomendasi LKPJ 2025

Gangguan Pendengaran pada Anak Sering Terabaikan, RSUD Jombang Tekankan Pentingnya Deteksi Dini

2 April 2026 - 10:30 WIB

Gangguan Pendengaran pada Anak Sering Terabaikan, RSUD Jombang Tekankan Pentingnya Deteksi Dini

Tekan Konsumsi BBM, Ning Ita Hidupkan Kembali Gerakan “Jumat Gowes” untuk ASN

26 Maret 2026 - 08:33 WIB

Tekan Konsumsi BBM, Ning Ita Hidupkan Kembali Gerakan “Jumat Gowes” untuk ASN

Pariwisata Jadi Mesin Baru Ekonomi Kota Mojokerto, Pemkot Genjot Kolaborasi dan Investasi

17 Maret 2026 - 12:32 WIB

Pariwisata Jadi Mesin Baru Ekonomi Kota Mojokerto, Pemkot Genjot Kolaborasi dan Investasi
Trending di Advertorial