BOSDA 2026 Diperkuat, Pemkot Mojokerto Pastikan Pendidikan Gratis Tepat Sasaran dan Transparan Pasca Longsor Gondang, 146 Warga Terima Bantuan: Pemkab Mojokerto Percepat Pemulihan Akses Air Bersih Tanpa Denda hingga Akhir Juni! Pemkab Mojokerto Buka “Jalan Ringan” Lunasi Pajak di HUT ke-733 Disumpah Jadi Advokat, Hadi Purwanto Didorong Perkuat Peran Hukum untuk Kepentingan Publik DPRD Kota Mojokerto Soroti Optimalisasi PAD dalam 18 Rekomendasi LKPJ 2025 Gangguan Pendengaran pada Anak Sering Terabaikan, RSUD Jombang Tekankan Pentingnya Deteksi Dini

Berita Jambi

Heboh, Diduga Limbah PKS Unit Usaha Bunut PTPN 6 luber

badge-check


					Heboh, Diduga Limbah PKS Unit Usaha Bunut PTPN 6 luber Perbesar

Heboh, Diduga Limbah PKS Unit Usaha Bunut PTPN 6 luber

Jambi, majalahdetektif.com – PKS usaha Bunut di Desa Markanding, Kecamatan Bahar Utara, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, diduga buang limbah ke sungai.

 

Menurut informasi dari warga Desa Markading, pada 9/8/2023, air sungai diseputaran PKS berwarna hitam dan berbauk, informasinya.

 

Dengan informasi ini, pihak DLH Muaro Jambi begitu sigapnya menindak lanjuti informasi.

 

Pada 10/8/2022 pihak DLH turunkan personil guna check kebenaran informasi, turun bersama beberapa media dan lembaga.

 

Pantauan tim ini, tidak menemukan kebenaran dari informasi. Memang ditemukan tim air kanal yang bermuara ke sungai berwarna hitam, tapi bukan bersumber dari kolam limbah PKS, akan tetapi, bersumber dari kolam tadah hujan yang dipenuhi rumput rumput yang membusuk ditambah lagi dipenuhi abu boiler PKS yang terbang tertiup angin ke arah kolam, ungkap Hendra yang mewakili dari tim DLH Muaro Jambi.

 

Hal senada juga diungkapkan Hamdi Zakaria dari Tim Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, yang kebetulan ikut turun bersama tim DLH Kabupaten Muaro Jambi.

 

Menurut Hamdi Zakaria, air kanal memang berwarna hitam, akan tetapi bau air ini tidak berbau limbah PKS, melainkan bauk rerumputan mati terendam lama didalam air.

 

Sementara temuan tim kami, PKS ini memiliki len aplikasi yang berjarak ratusan meter dari kanal, begitu juga dengan 12 kolam limbah PKS, berjarak sekira seratusan meter dari kanal, dihalangi lagi dengan kolam pengaman di sekeliling kolam limbah.

 

Jadi tidak masuk akal, jika limbah PKS bisa luber ke kanal apalagi ke sungai, jadi tim kami tidak menemukan kebenaran dari informasi, ungkap Hamdi Zakaria ketua TMPLH ini.

 

Menurut Hidayat manager PKS unit usaha Bunut kepada media mengatakan, rembesan air kolam tadah sudah diperbaiki dengan rapi oleh pihak PKS, meskipun bukan merupakan aliran limbah.

 

Sementara kanal ini sendiri telah ditutup rapi dengan mempergunakan alat berat eksaparor, sehingga kanal dalam kondisi kering tanpa ada air yang mengalir lagi, ungkap Manager.

 

Media ini yang juga ikut turun bersama tim, juga tidak menemukan kebenaran dari informasi tersebut. (zidan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ini Penjelasan Kuasa Hukum Munjir Terkait SK TOL 358 Desa Tarikan

27 Oktober 2023 - 05:33 WIB

Ini Penjelasan Kuasa Hukum Munjir Terkait SK TOL 358 Desa Tarikan

TMPLHK Indonesia Kecewa Kinerja DLH Prov. Jambi terkesan Lamban

1 September 2023 - 10:17 WIB

TMPLHK Indonesia Kecewa Kinerja DLH Prov. Jambi terkesan Lamban

Diduga RAB Box Coulver Kelurahan Pelabuhan Dagang Mark Up Sisa Anggaran Dicurigai

29 Agustus 2023 - 09:32 WIB

Diduga RAB Box Coulver Kelurahan Pelabuhan Dagang Mark Up Sisa Anggaran Dicurigai

Kades Budi Akan Selalu Melakukan Yang Terbaik Untuk Seponjen

29 Agustus 2023 - 03:37 WIB

Kades Budi Akan Selalu Melakukan Yang Terbaik Untuk Seponjen

Diduga Desa Rantau Badak Lamo Terindikasi Kangkangi Permendagri no 113 th 2014 dan UU no 14 th 2008

23 Agustus 2023 - 10:40 WIB

Diduga Desa Rantau Badak Lamo Terindikasi Kangkangi Permendagri no 113 th 2014 dan UU no 14 th 2008
Trending di Berita Jambi