Sinergi DPRD–Kejari Mojokerto, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pengelolaan APBD Direktur Perumdam Mojopahit Mojokerto Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H RDP TPA Randegan, Warga Kedundung Soroti Dampak Lingkungan hingga Kesehatan DPRD Kabupaten Mojokerto Tegaskan Dukungan Relokasi Ibu Kota, Anggarkan Rp100 Miliar dengan Syarat Perencanaan Matang Bapenda Jadi Motor Digitalisasi Fiskal, Dorong Kemandirian Pembangunan Kabupaten Mojokerto DPRD Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pertanian, Tekan Pengangguran Mojokerto

Berita Mojokerto

Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Mojokerto Terkait 3 Raperda Telah Dijawab Bupati

badge-check
MOJOKERTO – majalahdetektif.com : Rapat kali ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto H Ismail Pribadi serta didampingi ke dua wakilnya H Subandi dan HJ Aini Zuroh, beserta para anggota DPRD Kabupaten Mojokerto sejumlah yang hadir yakni 27 Anggota Dewan yang bertempatkan di Gedung Graha Wichesa Kabupaten Mojokerto, Kamis (22/02/2018).
Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto H Ismail pribadi mengatakan “Sesuai dengan pasal 88 ayat 2 no 1 tahun 2017 tentang peraturan tata tertib DPRD, rapat paripurna harus dilaksanakan sesuai dengan tahapan. Seperti kali ini rapat telah berlangsung diawali dengan pembukaan, diteruskan dengan penyampaian jawaban Bupati atas pandangan fraksi fraksi terhadap 3 Raperda Kabupaten Mojokerto, serta bakal dilanjutkan dengan pembacaan keputusan DPRD tentang pembentukan Pansus I dan Pansus II DPRD Kab Mojokerto,” jelasnya.
“3 Raperda yang bakal dibahas kali ini yakni Raperda tentang perubahan atas peraturan Daerah no 1 tahun 2015 Tentang Kepala Desa, dari Fraksi keadilan sejahtera mengusulkan norma baru yang lebih moderat yakni syarat calon kepala Desa dibuktikan dengan tanda penduduk (KTP/E-KTP),” pungkasnya.
“Yang kedua yakni Rancangan Peraturan daerah tentang perubahan atas perda no 2 tahun 2015 tentang perangkat Desa, fraksi PAN dan fraksi Demokrat menanyakan bagaimana menyikapi tata cara mengatur hak asal usul adat istiadat dan nilai sosial budaya masyarakat Desa,” tambahnya.
”Sedangkan Raperda yang ketiga tentang badan permusyawaratan Desa, fraksi partai golkar menanyakan tentang konsideran mengingat apa tidak perlu dicantumkan Perda no 3 tahun 2015 yang mestinya akan dicabut, ” tutupnya. (Achmad Mardianto/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DKPP Kota Mojokerto dan Bulog Cabang Mojokerto Dukung Gerakan Pangan Murah Nasional

13 Februari 2026 - 14:30 WIB

DKPP Kota Mojokerto dan Bulog Cabang Mojokerto Dukung Gerakan Pangan Murah Nasional

Harumkan Nama PWMR, Ketua PWMR Jadi Pembina Upacara dan Narasumber Seminar di SMKN 1 Sooko Mojokerto

9 Februari 2026 - 13:26 WIB

Harumkan Nama PWMR, Ketua PWMR Jadi Pembina Upacara dan Narasumber Seminar di SMKN 1 Sooko Mojokerto

Membanggakan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Pratama

29 Januari 2026 - 00:53 WIB

Membanggakan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Pratama

SMKN 1 Mojokerto Gelar Career Match & Campus Fest 2026: Cari Kerja atau Kuliah?

23 Januari 2026 - 15:04 WIB

SMKN 1 Mojokerto Gelar Career Match & Campus Fest 2026: Cari Kerja atau Kuliah?

CESA 2026 SMAN 2 Mojokerto: Cari Kampus Impianmu

23 Januari 2026 - 14:13 WIB

CESA 2026 SMAN 2 Mojokerto: Cari Kampus Impianmu
Trending di Berita Mojokerto