PKDI Mojokerto Juara PKDI Cup II 2026, Gol Arif Rahman Antar Trofi ke Bumi Majapahit POHON TUMBANG GANGGU LALU LINTAS DI PEREMPATAN JAYANEGARA–PAHLAWAN, POHON KEROPOS JADI SOROTAN Wawali Mojokerto Dorong Perusahaan Lindungi Pekerja, Bukan Sekadar Takut Sanksi Tekan Kriminalitas dari Lingkungan Terkecil, Ning Ita Perkuat Gerakan Kelurahan Sadar Hukum Ning Ita Minta Siskamling Tak Hanya Aktif Saat Lomba, Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama 242 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan di Mojokerto, Pemkab dan BPN Perkuat Perlindungan Aset Umat

Berita Pemkot Mojokerto

Pawai Budaya Surodinawan Semarakkan HUT RI, Ning Ita Dorong Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi Warga

badge-check


					Pawai Budaya Surodinawan Semarakkan HUT RI, Ning Ita Dorong Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi Warga Perbesar

MOJOKERTO | Majalahdetektif.com — Pawai budaya di Kelurahan Surodinawan, Kota Mojokerto, bukan hanya menjadi panggung kreativitas warga dalam merayakan kemerdekaan. Kehadiran stan UMKM dan pengunjung dari luar wilayah membuat kegiatan tahunan tersebut ikut membuka ruang perputaran ekonomi masyarakat.

Pawai Budaya dan Kreativitas dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu digelar warga Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon, Minggu (30/8).

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberangkatkan peserta pawai dari kawasan Pasar Rakyat Ketidur. Perwakilan dari masing-masing RW turut ambil bagian dengan menampilkan beragam kreativitas masyarakat.

Ning Ita, sapaan akrab Ika Puspitasari, mengapresiasi antusiasme warga yang tetap tinggi meski rangkaian perayaan kemerdekaan telah memasuki penghujung Agustus.

Menurutnya, semangat masyarakat Kota Mojokerto selama bulan kemerdekaan tahun ini terasa semakin kuat. Selain HUT ke-81 Kemerdekaan RI, masyarakat juga merayakan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Semangatnya warga Kota Mojokerto di bulan Agustus ini naik berlipat ganda. Kegiatan masyarakat di pelosok-pelosok kampung di masing-masing kelurahan luar biasa meningkat selama bulan Agustus ini,” ujarnya.

Tradisi yang Melibatkan Lintas Generasi

Bagi Ning Ita, konsistensi warga Surodinawan mempertahankan pawai kebudayaan setiap tahun menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.

Kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan kelompok tertentu. Tokoh masyarakat hingga anak-anak turut mengambil bagian dalam pawai.

“Di penghujung bulan Agustus ini masih tetap istikamah, tetap konsisten untuk melaksanakan pawai kebudayaan yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya. Dalam pawai kali ini berbagai unsur masyarakat, mulai dari para tokoh sampai dengan krucil-krucilnya semuanya terlibat,” tutur Ning Ita.

Keterlibatan berbagai kelompok masyarakat tersebut membuat pawai tidak sekadar menjadi kegiatan perayaan, tetapi juga ruang bertemu dan memperkuat kebersamaan warga.

Di sisi lain, kegiatan berskala besar seperti ini juga dinilai memiliki efek ekonomi. Sejumlah stan UMKM hadir di kawasan Pasar Rakyat Ketidur untuk melayani masyarakat yang datang.

Ning Ita berharap aktivitas masyarakat yang mampu menarik banyak pengunjung dapat ikut menggerakkan perekonomian di tingkat akar rumput.

“Kalau kegiatan pagi hari ini ada stan-stan UMKM yang terlibat, saya berterima kasih sekali. Ini mengundang kehadiran masyarakat tidak hanya warga Surodinawan, tidak hanya warga Kota Mojokerto, tetapi masyarakat dari luar Kota Mojokerto juga ikut hadir dan berbelanja di UMKM kita,” katanya.

Layanan IKD Hadir di Tengah Kegiatan Warga

Selain pawai dan aktivitas UMKM, Pemerintah Kota Mojokerto turut menghadirkan layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di lokasi kegiatan.

Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan digitalisasi dokumen kependudukan. Ning Ita menyampaikan bahwa Kota Mojokerto merupakan salah satu daerah yang menjadi piloting project digitalisasi KTP.

Melalui IKD, masyarakat dapat mengakses sejumlah dokumen kependudukan, seperti KTP, kartu keluarga, dan akta kelahiran melalui satu aplikasi di telepon seluler.

“Target kita akhir tahun 2026 ini 100 persen warga Kota Mojokerto sudah memiliki KTP digital,” tegasnya.

Masyarakat yang hadir juga dapat memanfaatkan layanan perekaman IKD yang disediakan di lokasi kegiatan. Menurut Ning Ita, kepemilikan IKD nantinya memberikan kemudahan dalam mengakses layanan administrasi pemerintahan.

Bagi pemerintah kota, hadirnya layanan tersebut di tengah kegiatan masyarakat menjadi salah satu cara mendekatkan pelayanan publik kepada warga.

Menjaga Semangat Setelah Agustus

Di tengah kemeriahan pawai, Ning Ita juga mengingatkan agar semangat kemerdekaan tidak berhenti setelah rangkaian kegiatan Agustus berakhir.

Ia berharap semangat tersebut diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap menjaga toleransi dan kebersamaan.

“Semoga semangat merah putih terus berada di dalam hati kita, sanubari kita, dan kita wujudkan dalam bentuk tindakan dengan terus mempertahankan toleransi,” pungkasnya.

Pawai Budaya dan Kreativitas Kelurahan Surodinawan mengambil rute dari Pasar Rakyat Ketidur, Jalan Suromurukan Raya, Jalan Citra Surodinawan Estate, Jalan Surodinawan, kemudian kembali ke Pasar Rakyat Ketidur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wawali Mojokerto Dorong Perusahaan Lindungi Pekerja, Bukan Sekadar Takut Sanksi

11 September 2026 - 10:14 WIB

Tekan Kriminalitas dari Lingkungan Terkecil, Ning Ita Perkuat Gerakan Kelurahan Sadar Hukum

9 September 2026 - 08:50 WIB

Ning Ita Minta Siskamling Tak Hanya Aktif Saat Lomba, Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

8 September 2026 - 16:50 WIB

PBB 90 Persen hingga Lingkungan Bersih, Ini Lima Kriteria Kelurahan Sadar Hukum

8 September 2026 - 10:16 WIB

Dibekali Keterampilan Kuliner, 60 Warga Binaan Lapas Mojokerto Disiapkan Mandiri Usai Bebas

7 September 2026 - 17:20 WIB

Trending di Berita Pemkot Mojokerto