DPRD Kota Mojokerto Tekankan Percepatan APBD Perubahan 2026, OPD Diminta Matangkan Program dan Anggaran PKDI Mojokerto Juara PKDI Cup II 2026, Gol Arif Rahman Antar Trofi ke Bumi Majapahit POHON TUMBANG GANGGU LALU LINTAS DI PEREMPATAN JAYANEGARA–PAHLAWAN, POHON KEROPOS JADI SOROTAN Wawali Mojokerto Dorong Perusahaan Lindungi Pekerja, Bukan Sekadar Takut Sanksi Tekan Kriminalitas dari Lingkungan Terkecil, Ning Ita Perkuat Gerakan Kelurahan Sadar Hukum Ning Ita Minta Siskamling Tak Hanya Aktif Saat Lomba, Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

Berita Mojokerto

Pendidikan, Kesehatan & Angkutan Gratis Jadi Prioritas Ketua DPRD Kota Mojokerto

badge-check

Mojokerto – majalahdetektif.com : DPRD kota mojokerto melaksanakan masa reses I masa persidangan I tahun sidang 2019. Reses diselenggarakan selama 5 hari dimulai pada hari Kamis tanggal 7 Maret hingga Senin 11 Maret 2019. Digelar secara serentak di masing-masing daerah pemilihan, acara ini mendapat sambutan yang baik dari masyarakat. Momen tersebut dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, bahkan ide untuk program-program di kota mojokerto.

Ketua DPRD Febriana Meldyawati, SH mengungkapkan bahwa “Reses merupakan momentum Anggota DPRD untuk bertemu dengan masyarakat guna mendengarkan aspirasi yang disampaikan untuk di perjuangkan. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan dengan maksimal kegiatan ini”

Bermacam-macam keluhan dari masyarakat disampaikan antara lain mengenai pendidikan, ekonomi, kesehatan, infrastruktur dan lainnya. Salah satu hal yang paling banyak ditanyakan adalah pelayanan kesehatan JKN KIS. Hasil RDP antara DPRD, Dinkes, Dispendukcapil dan BPJS Kesehatan juga tak luput disampaikan “ DPRD sudah 2 kali melakukan RDP, kami mendesak untuk segera dibentuknya forum bersama antara Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, dan Dispendukcapil untuk membuat SOP terkait pelayanan kesehatan dengan berbasis teknologi informasi” Imbuhnya.

Selain itu, permasalahan penanganan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) mendapat atensi.
“Dibutuhkan perhatian dan pemahaman masyarakat bahwa ODGJ dapat disembuhkan. Peran aktif warga untuk membantu proses kesembuhan sangat di butuhkan. Perhatian keluarga besar manfaatnya untuk ODGJ. Pemerintah sendiri juga harus ambil andil dalam hal ini, yaitu dengan memberdayakan dan memberikan pelatihan untuk ODGJ. Misalnya pertanian hidroponik, perikanan dan perternakan “ tambahnya.

Disamping itu, masyarakat berharap agar program-program yang sudah berjalan baik saat ini seperti pendidikan, kesehatan, seragam, bahkan angkutan sekolah gratis dipertahankan.

Aspirasi warga yang disampaikan pada kegiatan reses akan terhimpun dalam pokok-pokok pikiran DPRD tahun 2019 yang mana akan dibahas di musrenbang tingkat Kota dan di anggarkan pada tahun 2020. “ Didalam reses terdapat peran partisipatif masyarakat dengan menyampaikan usulan dan saran yang membangun guna diteruskan untuk diperjuangkan oleh DPRD dengan pemerintah Kota Mojokerto. Dari kebutuhan riil masyarakat inilah yang akan menentukan pola pembangunan dan pengembangan Kota Mojokerto berproses kedepan”. tutupnya. (Mar/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PKDI Mojokerto Juara PKDI Cup II 2026, Gol Arif Rahman Antar Trofi ke Bumi Majapahit

14 September 2026 - 18:06 WIB

POHON TUMBANG GANGGU LALU LINTAS DI PEREMPATAN JAYANEGARA–PAHLAWAN, POHON KEROPOS JADI SOROTAN

13 September 2026 - 12:43 WIB

BULOG Mojokerto Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan 100 Persen, 156.513 PBP Terima Beras dan Minyak Goreng

19 Juni 2026 - 23:20 WIB

BULOG Mojokerto Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan 100 Persen, 156.513 PBP Terima Beras dan Minyak Goreng

SMKN 1 Dlanggu Buka SPMB Tahap 4 Jalur Prestasi Nilai Akademik, Kuota 65 Persen

5 Juni 2026 - 22:41 WIB

SMKN 1 Jatirejo Berbagi Kasih Sayang di Bulan Ramadan

12 Maret 2026 - 22:43 WIB

Trending di Berita Mojokerto