Harkopnas ke-79, Pemkab Mojokerto Dorong Koperasi Lebih Modern, Berdaya Saing dan Berbasis Kolaborasi Komisi III DPRD Kota Mojokerto Klarifikasi Aduan Seragam SMPN 3, Sekolah Tegaskan Tidak Pernah Mewajibkan Pembelian Atribut Gus Barra Dorong KPM PKH Naik Kelas, Pemkab Mojokerto Bekali Pelatihan dan Peralatan Usaha Ning Ita Buka Indonesia City Expo 2026, Dorong Kolaborasi Kota dan Penguatan UMKM Reses Fun Bike DPRD Kota Mojokerto Diserbu Ribuan Peserta, Serap Aspirasi Sambil Kampanyekan Hidup Sehat Kirab Budaya Mojo Bangkit Spektakuler, 1.080 Peserta Hidupkan Spirit Kejayaan Majapahit

Advertorial

Harkopnas ke-79, Pemkab Mojokerto Dorong Koperasi Lebih Modern, Berdaya Saing dan Berbasis Kolaborasi

badge-check


					Harkopnas ke-79, Pemkab Mojokerto Dorong Koperasi Lebih Modern, Berdaya Saing dan Berbasis Kolaborasi Perbesar

MOJOKERTO | Majalah Detektif – Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggelar Seminar Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 di Pendopo Graha Maja Tama, Selasa (21/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Inovasi, Transformasi, dan Kolaborasi Koperasi Menuju Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” tersebut menjadi momentum memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang profesional, modern, dan adaptif menghadapi tantangan zaman.

Seminar dibuka secara resmi oleh Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum. dengan menghadirkan narasumber Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zurroh, SE., MM., Irfan Fathoni, SE., M.Si., Ak., CA. dari PT Duta Nawasena Daksa Malang, serta dimoderatori Pimpinan Radio Maja FM, Sayyidul Mala Muzakki.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto, Abdullah Muchtar, menjelaskan bahwa peringatan Harkopnas tahun ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan gerakan koperasi.

Ia menyebutkan terdapat dua kepanitiaan dalam rangkaian peringatan Harkopnas 2026. Panitia pertama bertugas menyelenggarakan seminar di Pendopo Graha Maja Tama dengan dukungan pendanaan dari APBD dan partisipasi gerakan koperasi. Sementara panitia kedua menangani pelaksanaan Jambore Koperasi Siswa dan berbagai kegiatan lainnya di Dekopinda Jabon yang didukung melalui partisipasi gerakan koperasi.

Seminar diikuti sekitar 500 peserta yang berasal dari pengurus koperasi unit desa, koperasi simpan pinjam, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), koperasi wanita, koperasi karyawan, serta berbagai jenis koperasi lainnya.

Abdullah Muchtar mengungkapkan, hingga saat ini terdapat 559 koperasi aktif di Kabupaten Mojokerto, di luar 34 KDKMP. Dari jumlah tersebut, 94 persen KDKMP telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025.

Menurutnya, Dinas Koperasi secara rutin melaksanakan penilaian tingkat kesehatan koperasi pada semester pertama, kemudian dilanjutkan dengan pendampingan, pemeriksaan, dan pengawasan pada semester kedua agar koperasi yang belum aktif mampu memperbaiki tata kelola serta meningkatkan kesehatannya.

“Pendampingan terus dilakukan agar koperasi memiliki tata kelola usaha dan keuangan yang sehat, profesional, serta mampu berkembang sesuai prinsip-prinsip perkoperasian,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga memberikan penghargaan kepada koperasi-koperasi berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam pengembangan ekonomi daerah.

Kategori KDKMP Terbaik diraih oleh KDKMP Kembangbelor sebagai terbaik I, KDKMP Gempolkrep terbaik II, dan KDKMP Mojowiryo terbaik III, disertai piagam penghargaan serta uang pembinaan. Penghargaan juga diberikan kepada tiga kategori harapan.

Selain itu, penghargaan studi kelayakan usaha berbasis potensi desa diberikan kepada KDKMP Wijaya Kecamatan Trowulan melalui program beras kemasan, KDKMP Balongmojo Kecamatan Puri dengan usaha pentol kelor, serta KDKMP Mojowiryo Kecamatan Kemlagi melalui usaha pengemasan minyak goreng dan produksi briket kayu.

Apresiasi juga diberikan kepada koperasi unggulan dalam kategori transformasi digital, kerja sama dengan UMKM, serta pendidikan dan pelatihan keanggotaan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan daya saing koperasi di Kabupaten Mojokerto.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra menegaskan bahwa koperasi tetap menjadi salah satu pilar utama ekonomi kerakyatan di tengah dinamika ekonomi global yang dipengaruhi perkembangan teknologi, perubahan iklim, hingga persaingan usaha yang semakin kompetitif.

Menurutnya, Kabupaten Mojokerto memiliki potensi besar di sektor pertanian, UMKM, pariwisata, serta sumber daya manusia yang harus terus diperkuat melalui gerakan koperasi yang sehat dan profesional.

“Koperasi harus mampu bertransformasi menjadi organisasi yang profesional, modern, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi agar mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggotanya maupun masyarakat,” tegas Bupati.

Ia juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, mulai dari tata kelola koperasi yang perlu semakin profesional, rendahnya keterlibatan generasi muda, hingga skala usaha koperasi yang masih terbatas.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Mojokerto berkomitmen terus memperkuat pengembangan koperasi melalui pendampingan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi, perluasan akses pembiayaan, promosi produk unggulan daerah, serta penguatan kemitraan.

Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyukseskan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai salah satu penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan.

Sebagai arah pengembangan koperasi ke depan, Bupati menekankan tiga pilar utama, yakni inovasi, transformasi digital, dan kolaborasi. Menurutnya, ketiga aspek tersebut menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing koperasi, memperluas akses pasar dan pembiayaan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Mengakhiri sambutannya, Bupati berharap Seminar Harkopnas ke-79 mampu melahirkan berbagai gagasan dan rekomendasi strategis untuk memperkuat kebijakan perkoperasian di Kabupaten Mojokerto sekaligus mempercepat terwujudnya koperasi yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing menuju Indonesia berjaya.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Mojokerto secara resmi membuka Seminar Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026. (Den/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi III DPRD Kota Mojokerto Klarifikasi Aduan Seragam SMPN 3, Sekolah Tegaskan Tidak Pernah Mewajibkan Pembelian Atribut

15 Juli 2026 - 13:30 WIB

Komisi III DPRD Kota Mojokerto Klarifikasi Aduan Seragam SMPN 3, Sekolah Tegaskan Tidak Pernah Mewajibkan Pembelian Atribut

Gus Barra Dorong KPM PKH Naik Kelas, Pemkab Mojokerto Bekali Pelatihan dan Peralatan Usaha

13 Juli 2026 - 12:02 WIB

Gus Barra Dorong KPM PKH Naik Kelas, Pemkab Mojokerto Bekali Pelatihan dan Peralatan Usaha

Ning Ita Buka Indonesia City Expo 2026, Dorong Kolaborasi Kota dan Penguatan UMKM

2 Juli 2026 - 10:57 WIB

Ning Ita Buka Indonesia City Expo 2026, Dorong Kolaborasi Kota dan Penguatan UMKM

Reses Fun Bike DPRD Kota Mojokerto Diserbu Ribuan Peserta, Serap Aspirasi Sambil Kampanyekan Hidup Sehat

28 Juni 2026 - 13:57 WIB

Kirab Budaya Mojo Bangkit Spektakuler, 1.080 Peserta Hidupkan Spirit Kejayaan Majapahit

28 Juni 2026 - 06:11 WIB

Kirab Budaya Mojo Bangkit Spektakuler, 1.080 Peserta Hidupkan Spirit Kejayaan Majapahit
Trending di Advertorial