Pemkab Mojokerto Serahkan Bantuan Senilai 3M+ Untuk Pertanian Dan Peternakan Komunal Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Pemkab Mojokerto Tingkatkan Kapasitas Vertical Rescue 12.199 Pekerja Rentan di Kota Mojokerto Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar Kota Mojokerto Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp146,19 Juta SMAN 2 Kota Mojokerto Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Semangat Nasionalisme Generasi Muda

Berita Pemkot Mojokerto

Buka Diklat PADI, Wali Kota Mojokerto Tegaskan Budaya Integritas sebagai Fondasi Pemberantasan Korupsi

badge-check


					Buka Diklat PADI, Wali Kota Mojokerto Tegaskan Budaya Integritas sebagai Fondasi Pemberantasan Korupsi Perbesar

Buka Diklat PADI, Wali Kota Mojokerto Tegaskan Budaya Integritas sebagai Fondasi Pemberantasan Korupsi

Kota Mojokerto, majalahdetektif.com — Komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas kembali ditegaskan oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari. Hal ini disampaikannya saat membuka Diklat Pengetahuan Antikorupsi Dasar dan Integritas (PADI) yang digelar secara virtual pada Selasa malam (22/7/2025).

Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak bisa hanya mengandalkan tindakan hukum semata, namun harus ditopang oleh budaya integritas yang kuat dan menyeluruh di semua lini birokrasi.

> “Pemberantasan korupsi tidak akan berhasil tanpa adanya budaya integritas. Budaya ini tidak tumbuh dalam semalam, tapi dibentuk melalui penegakan kode etik yang tegas, konsistensi dalam pelaporan LHKPN, serta penguatan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK),” tegasnya.

Ning Ita juga menekankan bahwa membangun sistem pengawasan penting, namun membentuk sumber daya manusia yang berintegritas jauh lebih fundamental. Menurutnya, setiap ASN harus mampu menjadi teladan dan motor penggerak perubahan.

> “Kita bisa membangun sistem secanggih apa pun, tapi jika integritas manusianya rapuh, semua akan sia-sia. ASN harus menjadi agen perubahan yang mendorong semangat kolektif menuju pemerintahan yang bersih,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita turut mengingatkan pentingnya menjunjung nilai-nilai dasar ASN dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai BerAKHLAK bukan sekadar slogan, melainkan pedoman moral yang harus melekat dalam sikap dan tindakan setiap aparatur negara.

Sebagai bentuk nyata komitmen terhadap integritas, Kota Mojokerto berhasil mencetak capaian luar biasa di tahun 2024. Melalui indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kota Mojokerto meraih skor 98,41 — tertinggi di Jawa Timur dan masuk tiga besar nasional.

Capaian tersebut mencerminkan keseriusan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menanamkan prinsip akuntabilitas dan transparansi di setiap aspek pelayanan publik.

Diklat PADI ini diharapkan menjadi ruang penguatan kapasitas ASN dalam memahami dan menginternalisasi nilai-nilai antikorupsi secara praktis, sekaligus sebagai upaya berkelanjutan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan berdaya saing. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

12.199 Pekerja Rentan di Kota Mojokerto Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

2 September 2026 - 19:48 WIB

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

2 September 2026 - 19:44 WIB

Kota Mojokerto Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp146,19 Juta

2 September 2026 - 19:19 WIB

Pemkot Mojokerto Hadirkan Combo Diskon PBB-P2 2026

29 Januari 2026 - 04:04 WIB

Pemkot Mojokerto Hadirkan Combo Diskon PBB-P2 2026

Pemkot Mojokerto Kembali Sabet UHC Awards 2026, Akses Layanan Kesehatan Warga Kian Terjamin

28 Januari 2026 - 06:01 WIB

Pemkot Mojokerto Kembali Sabet UHC Awards 2026, Akses Layanan Kesehatan Warga Kian Terjamin
Trending di Berita Pemkot Mojokerto