Pemkab Mojokerto Serahkan Bantuan Senilai 3M+ Untuk Pertanian Dan Peternakan Komunal Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Pemkab Mojokerto Tingkatkan Kapasitas Vertical Rescue 12.199 Pekerja Rentan di Kota Mojokerto Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar Kota Mojokerto Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp146,19 Juta SMAN 2 Kota Mojokerto Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Semangat Nasionalisme Generasi Muda

Berita Mojokerto

DPRD Kota Mojokerto Tekankan Pengawasan Peredaran Obat Terlarang

badge-check
MOJOKERTO – majalahdetektif.com : Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara telah di hebohkan obat Paracetamol, Caffeine, and Carisoprodol (PCC). Anak-anak yang meminum obat ilegal tersebut mengalami efek kejang, mengamuk, hingga bertingkah seperti zombi. DPRD kota Mojokerto menekan untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Mojokerto yang terkait untuk mencegah penjualan bebas pada obat terlarang di wilayah kota Mojokerto.
Dewan dari Fraksi Partai Golkar, Sonny Basuki Rahardjo mengatakan pentingnya memperketat untuk menjual bebas obat terlarang ini. “Untuk program pengawasan obat dan makanan, upaya apa yang dilakukan Pemerintah kota Mojokerto khususnya SKPD yang terkait dengan program pengawasan obat dan makanan, mengingat adanya peredaran obat-obatan terlarang saat ini sedang marak di media elektronik.” Katanya disela Rapat Paripurna Pandangan Umum Raperda PAPBD anggaran 2017 kota Mojokerto di gedung DPRD kota Mojokerto, jalan Gajahmada kota Mojokerto. Rabu (20/9/2017).
Sementara,Pemkot Mojokerto melalui Dinas Kesehatan menggelar Memorandum of Understand (MoU) tentang Penandatanganan Komitmen Organisasi Profesi Bidang Kesehatan bersama pemilik apotek. Bertempat di Pendopo Graha Praja Wijaya Kantor Pemkot Mojokerto, kegiatan ini dalam rangka menjaga Kota Mojokerto terbebas dari peredarang obat ilegal dan penyalahgunaan obat narkotika dan obat berbahaya.
Sebelum pelaksanaan kegiatan Mou, Dinas Kesehatan dan jajaran terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau beberapa tempat terkait peredaran PCC yang telah marak diberitakan di media massa.
Hasilnya semua melaksanakan kegiatan yang prosedural dan profesional. “Secara keseluruhan lokasi sidak tidak ada peredaran pil PCC. Kami berharap setelah penandatanganan kesepakatan ini Dinas Kesehatan bersama jajaran terkait bisa secara rutin melaksanakan pembinaan demi keamanan yang kondusif,” jelas Christiana Indah Wahyu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto. (Mar/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BULOG Mojokerto Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan 100 Persen, 156.513 PBP Terima Beras dan Minyak Goreng

19 Juni 2026 - 23:20 WIB

BULOG Mojokerto Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan 100 Persen, 156.513 PBP Terima Beras dan Minyak Goreng

SMKN 1 Dlanggu Buka SPMB Tahap 4 Jalur Prestasi Nilai Akademik, Kuota 65 Persen

5 Juni 2026 - 22:41 WIB

SMKN 1 Jatirejo Berbagi Kasih Sayang di Bulan Ramadan

12 Maret 2026 - 22:43 WIB

DKPP Kota Mojokerto dan Bulog Cabang Mojokerto Dukung Gerakan Pangan Murah Nasional

13 Februari 2026 - 14:30 WIB

DKPP Kota Mojokerto dan Bulog Cabang Mojokerto Dukung Gerakan Pangan Murah Nasional

Harumkan Nama PWMR, Ketua PWMR Jadi Pembina Upacara dan Narasumber Seminar di SMKN 1 Sooko Mojokerto

9 Februari 2026 - 13:26 WIB

Harumkan Nama PWMR, Ketua PWMR Jadi Pembina Upacara dan Narasumber Seminar di SMKN 1 Sooko Mojokerto
Trending di Berita Mojokerto