Cegah Pelajar Terpapar Hoaks, Pemkot Mojokerto Perluas Edukasi Literasi Informasi ke SMP DPRD Kota Mojokerto Teguhkan Semangat Persatuan dan Kemajuan Daerah di Hari Sumpah Pemuda 2026 DPRD Kota Mojokerto Tekankan Efisiensi Birokrasi dan Kebutuhan Warga dalam Pembahasan APBD 2027 Bapenda Kabupaten Mojokerto Tertibkan Reklame Tak Patuh Pajak, Segel hingga Pembongkaran Kapolres Mojokerto Buka Ruang Kritik, Minta Pers Sajikan Pemberitaan Objektif Bapenda Kabupaten Mojokerto Evaluasi Kinerja Pegawai, Strategi Optimalisasi Pajak Daerah Diperkuat

Berita Mojokerto

DPRD Kota Mojokerto Tekankan Pengawasan Peredaran Obat Terlarang

badge-check
MOJOKERTO – majalahdetektif.com : Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara telah di hebohkan obat Paracetamol, Caffeine, and Carisoprodol (PCC). Anak-anak yang meminum obat ilegal tersebut mengalami efek kejang, mengamuk, hingga bertingkah seperti zombi. DPRD kota Mojokerto menekan untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Mojokerto yang terkait untuk mencegah penjualan bebas pada obat terlarang di wilayah kota Mojokerto.
Dewan dari Fraksi Partai Golkar, Sonny Basuki Rahardjo mengatakan pentingnya memperketat untuk menjual bebas obat terlarang ini. “Untuk program pengawasan obat dan makanan, upaya apa yang dilakukan Pemerintah kota Mojokerto khususnya SKPD yang terkait dengan program pengawasan obat dan makanan, mengingat adanya peredaran obat-obatan terlarang saat ini sedang marak di media elektronik.” Katanya disela Rapat Paripurna Pandangan Umum Raperda PAPBD anggaran 2017 kota Mojokerto di gedung DPRD kota Mojokerto, jalan Gajahmada kota Mojokerto. Rabu (20/9/2017).
Sementara,Pemkot Mojokerto melalui Dinas Kesehatan menggelar Memorandum of Understand (MoU) tentang Penandatanganan Komitmen Organisasi Profesi Bidang Kesehatan bersama pemilik apotek. Bertempat di Pendopo Graha Praja Wijaya Kantor Pemkot Mojokerto, kegiatan ini dalam rangka menjaga Kota Mojokerto terbebas dari peredarang obat ilegal dan penyalahgunaan obat narkotika dan obat berbahaya.
Sebelum pelaksanaan kegiatan Mou, Dinas Kesehatan dan jajaran terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau beberapa tempat terkait peredaran PCC yang telah marak diberitakan di media massa.
Hasilnya semua melaksanakan kegiatan yang prosedural dan profesional. “Secara keseluruhan lokasi sidak tidak ada peredaran pil PCC. Kami berharap setelah penandatanganan kesepakatan ini Dinas Kesehatan bersama jajaran terkait bisa secara rutin melaksanakan pembinaan demi keamanan yang kondusif,” jelas Christiana Indah Wahyu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto. (Mar/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolres Mojokerto Buka Ruang Kritik, Minta Pers Sajikan Pemberitaan Objektif

10 Oktober 2026 - 09:38 WIB

PKDI Mojokerto Juara PKDI Cup II 2026, Gol Arif Rahman Antar Trofi ke Bumi Majapahit

14 September 2026 - 18:06 WIB

POHON TUMBANG GANGGU LALU LINTAS DI PEREMPATAN JAYANEGARA–PAHLAWAN, POHON KEROPOS JADI SOROTAN

13 September 2026 - 12:43 WIB

BULOG Mojokerto Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan 100 Persen, 156.513 PBP Terima Beras dan Minyak Goreng

19 Juni 2026 - 23:20 WIB

BULOG Mojokerto Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan 100 Persen, 156.513 PBP Terima Beras dan Minyak Goreng

SMKN 1 Dlanggu Buka SPMB Tahap 4 Jalur Prestasi Nilai Akademik, Kuota 65 Persen

5 Juni 2026 - 22:41 WIB

Trending di Berita Mojokerto