Perangkat Desa Mojokerto Curhat Soal Siltap, BPJS hingga Purna Bakti, PKB Janji Kawal ke Banggar Sholat Idul Adha PCM Magersari Berlangsung Khidmat, Sekdakot Mojokerto Ajak Perkuat Kepedulian Sosial SMAN 1 Bangsal Tetapkan Kelulusan Berdasarkan Rapat Dewan Guru dan Standar Kompetensi Lulusan DPRD Kota Mojokerto Sambut Idul Adha 1447 H dengan Semangat Pengabdian dan Kebersamaan PKS Dorong Raperda Kesejahteraan Sosial Berpihak pada Rakyat Kecil HUT ke-733 Mojokerto, Gus Barra Tegaskan Perang Melawan Rokok Ilegal: 11 Juta Batang Dimusnahkan

Berita Mojokerto

Kasus Pertanian Kabupaten Mojokerto Masih Mlempem, Aktivis LSM Umek

badge-check
Mojokerto – majalahdetektif.com : Kasus Pertanian yang telah menetapkan Kepala Dinas Pertanian Sulistyowati dipertanyakan banyak pihak salah satunya Aktivis LSM Urip Supangkat yang menganggap Pihak Kejaksaan lambat mengeksekusi dan menindaklanjuti perkara KKN pembangunan sarana dan prasarana pertanian bernilai puluhan miliaran rupiah melibatkan banyak pejabat dan puluhan kontraktor ini, Aktivis LSM- Kontraktor beken ini menganggap pihak Kejaksaan terkesan mlempem dan kurang cepat dalam menangani.
Hal itu dikemukakan Urip Supangkat saat ditemui media ini Rabu (5/08/2020) dirumahnya. Sebagai Aktivis LSM yang telah lama mengkritisi masalah korupsi, Urip berharap agar pihak penyidik untuk lebih pro aktif dan lebih cepat menangani kasus yang diduga melibatkan banyak orang ini.
“Selaku aktivis LSM saya berharap agar kasus Pertanian Kabupaten Mojokerto yang telah lama menetapkan tersangka sudah lama tidak ada tindak lanjut dan tidak ada eksekusi kesannya Kejaksaan mlempem soalnya kasus ini sudah banyak diketahui khalayak dan sudah berjalan hampir sepuluh tahun,” ujarnya.
Menurutnya, tidak ada alasan pihak Kejari Mojokerto mengalami kesulitan mengumpulkan data, keterangan dan saksi-saksi, maka pihaknya akan pro aktif memberikan masukan dan jika dalam waktu dekat jika penanganan kasus ini tidak ada tindak lanjut ataupun eksekusi terhadap tersangka, pihaknya akan mengelar unjuk rasa dan melaporkan kinerja Kejaksaan Kabupaten yang dinilainya lamban dalam bekerja menyelesaikan kasus KKN.
“Jika penanganan kasus pertanian Kabupaten Mojokerto terus hanya jalan ditempat dan tidak ada progres padahal beberapa tersangka sudah ditetapkan, maka kami agendakan unras dalam waktu dekat, saat menyambut hari Anti Korupsi pasti kami melaporkan kinerja Kejari Mojokerto yang lambat agar kasus tersebut bisa terang benderang dan jika ada kerugian negara harus dibongkar segera dikembalikan, pihak yang dinyatakan bersalah harus segera diadili dan dihukum sesuai kesalahannya agar jera,” ungkapnya. (achmadmardianto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SMKN 1 Jatirejo Berbagi Kasih Sayang di Bulan Ramadan

12 Maret 2026 - 22:43 WIB

DKPP Kota Mojokerto dan Bulog Cabang Mojokerto Dukung Gerakan Pangan Murah Nasional

13 Februari 2026 - 14:30 WIB

DKPP Kota Mojokerto dan Bulog Cabang Mojokerto Dukung Gerakan Pangan Murah Nasional

Harumkan Nama PWMR, Ketua PWMR Jadi Pembina Upacara dan Narasumber Seminar di SMKN 1 Sooko Mojokerto

9 Februari 2026 - 13:26 WIB

Harumkan Nama PWMR, Ketua PWMR Jadi Pembina Upacara dan Narasumber Seminar di SMKN 1 Sooko Mojokerto

Membanggakan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Pratama

29 Januari 2026 - 00:53 WIB

Membanggakan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Pratama

SMKN 1 Mojokerto Gelar Career Match & Campus Fest 2026: Cari Kerja atau Kuliah?

23 Januari 2026 - 15:04 WIB

SMKN 1 Mojokerto Gelar Career Match & Campus Fest 2026: Cari Kerja atau Kuliah?
Trending di Berita Mojokerto