MOJOKERTO – MD : Tingkat kedisiplinan PNS di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto diawal tahun 2017 ternyata semakin merosot tajam. Ini terlihat pada hari pertama kerja usai cuti bersama tahun baru 2017, Selasa (3/1). Sesuai pantauan media ini tercatat 1.122 PNS bolos tanpa alasan yang jelas, sedangkan 268 lainnya terlambat. Bolos Berjamaah ini membuat geram selain Wali Kota Mojokerto juga Ketua Komisi I DPRD Kota Mojokerto.
Seperti diketahui banyaknya PNS yang bolos saat pergantian tahun 2016 dan awal 2017 baru diketahui Mas’ud saat mengecek absensi pegawai melalui monitor di ruang kerjanya saat hari pertama kerja tahun 2017, Walikota yang juga Kyai tersebut sangat kecewa saat membuka data absensi pegawai secara online sekitar pukul 12.00 WIB, sesuai pantauan media ini wajah Wali Kota Mojokerto memerah. Sang Walikota murka melihat kedisiplinan pegawai yang anjlok pasca cuti bersama tahun baru, demikian juga kalangan dewan juga menyikapi sama dengan Walikota.
Jumlah pegawai Pemkot Mojokerto keseluruhan saat ini 3.266 orang, saat itu yang bolos 1.122 orang, yang terlambat 268 orang,”Sudah digaji negara kok malah ribuan yang bolos. Nanti kami cek di SKPD mana saja yang bolos itu, sementara catatan saya ada 10 prosen pegawai yang bolos, semuanya pasti akan kami tindak sesuai ketentuan PP No 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS,” tegas Walikota saat dikonfirmasi media ini.
Saat ditemui dikantornya secara terpisah, Ketua Komisi I DPRD Kota Mojokerto Suliyat, S.H. yang salah satu bidang yang ditanganinya diantaranya membidangi pengawasan PNS Pemkot Mojokerto, senada dengan Walikota Masud Yunus segenap pimpinan dan anggota DPRD Kota Mojokerto juga mengaku kecewa adanya ribuan PNS yang bolos berjamaah. Politikus PDI Perjuangan ini meminta Wali Kota maupun BKD bersama Inspektorat memberikan sanksi tegas terhadap para PNS yang lebih 10 Prosen membolos tersebut.
“Menyangkut bolos berjamaah PNS Pemkot Mojokerto, komentar kami terus terang hampir segenap pimpinan dan anggota DPRD Kota Mojokerto selaku wakil rakyat dan selaku Ketua Komisi satu kami sangat kecewa, Kalau yang mbolos ribuan PNS ini namanya membangkang terhadap Walikota dan mengecewakan rakyat Kota Mojokerto, Kami menduga mereka yang bolos dengan sengaja pantauan kami juga banyak yang kecewa saat dimutasi” ujar mantan Pegawai PT Tjiwi Kimia tersebut. (achmad mardianto)
Berita Majalah Detektif Edisi 149, Januari 2017 :
Walikota Minta Proyek Rejoto Tidak Bermasalah, Ketua Komisi II Segera Panggil Kepala PUPR
DPR Panggil Kapolri
Panglima TNI: Indonesia Swasembada Pangan, Negara Lain Takut
Honorer Resah, Gaji Tidak Sesuai UMK
Pemkot dan Kejari Kota Mojokerto MoU Penanganan Permasalahan Hukum
Pengiriman 1.000 Liter Arak Bali Digagalkan
Ketua Komisi I DPRD Kota Mojokerto Sesalkan Ribuan PNS Bolos Kerja