Pemkab Mojokerto Serahkan Bantuan Senilai 3M+ Untuk Pertanian Dan Peternakan Komunal Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Pemkab Mojokerto Tingkatkan Kapasitas Vertical Rescue 12.199 Pekerja Rentan di Kota Mojokerto Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar Kota Mojokerto Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp146,19 Juta SMAN 2 Kota Mojokerto Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Semangat Nasionalisme Generasi Muda

Berita Pemkot Mojokerto

Wali Kota Mojokerto Raih Penghargaan Tokoh Pembina Koperasi dari Gubernur Jawa Timur

badge-check


					Wali Kota Mojokerto Raih Penghargaan Tokoh Pembina Koperasi dari Gubernur Jawa Timur Perbesar

Wali Kota Mojokerto Raih Penghargaan Tokoh Pembina Koperasi dari Gubernur Jawa Timur

Kota Mojokerto, majalahdetektif.com — Komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam mengembangkan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan kembali menuai apresiasi. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dianugerahi penghargaan sebagai Tokoh Pembina Koperasi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-78 Provinsi Jawa Timur, yang digelar di Stadion Letjend H. Soedirman, Bojonegoro, Kamis (17/7).

Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi, yang mewakili Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Ika Puspitasari.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas langkah inisiatif Wali Kota dalam mendukung percepatan legalisasi koperasi melalui akta notaris yang sepenuhnya dibiayai dari APBD Kota Mojokerto.

> “Saat ini di 18 kelurahan se-Kota Mojokerto telah terbentuk Koperasi Merah Putih (KMP). Tidak hanya kami bantu dari sisi legalitas, tapi juga kami fasilitasi pelatihan untuk pengurus dan pengawas koperasi,” terang Ning Ita.

Ia menegaskan bahwa koperasi bukan hanya menjadi program struktural semata, melainkan instrumen penting dalam mempercepat transformasi ekonomi berbasis kolektivitas dan pemerataan kesejahteraan.

> “Pembentukan koperasi ini bukan sekadar menjalankan instruksi presiden, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang membangun demokratisasi ekonomi. Koperasi harus jadi motor penggerak kesejahteraan berbasis gotong royong,” imbuhnya.

Saat ini, terdapat 183 koperasi yang aktif di Kota Mojokerto, dengan klasifikasi sebagai berikut:

43 Koperasi Simpan Pinjam

93 Koperasi Konsumen

7 Koperasi Pemasaran

1 Koperasi Jasa

21 Koperasi Produsen

18 Koperasi Kelurahan Merah Putih

Dalam upaya menjaga keberlanjutan koperasi agar tetap sehat dan produktif, Pemerintah Kota Mojokerto terus memberikan pendampingan dan pelatihan secara berkelanjutan melalui berbagai inisiatif, salah satunya adalah layanan Klinik Koroena (Konsultasi dan Rencana Aksi) yang diperuntukkan khusus bagi koperasi.

> “Kami ingin semua koperasi di Kota Mojokerto bisa naik kelas dan menjadi koperasi yang sehat. Maka dari itu, pelatihan, evaluasi, serta penguatan kelembagaan akan terus kami intensifkan,” pungkas Ning Ita.

Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi Pemkot Mojokerto untuk terus berinovasi dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan dan berkelanjutan melalui gerakan koperasi. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

12.199 Pekerja Rentan di Kota Mojokerto Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

2 September 2026 - 19:48 WIB

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

2 September 2026 - 19:44 WIB

Kota Mojokerto Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp146,19 Juta

2 September 2026 - 19:19 WIB

Pemkot Mojokerto Hadirkan Combo Diskon PBB-P2 2026

29 Januari 2026 - 04:04 WIB

Pemkot Mojokerto Hadirkan Combo Diskon PBB-P2 2026

Pemkot Mojokerto Kembali Sabet UHC Awards 2026, Akses Layanan Kesehatan Warga Kian Terjamin

28 Januari 2026 - 06:01 WIB

Pemkot Mojokerto Kembali Sabet UHC Awards 2026, Akses Layanan Kesehatan Warga Kian Terjamin
Trending di Berita Pemkot Mojokerto